PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - SUASANA haru dan bahagia menyelimuti area penjemputan jemaah haji di Bandar Seni Raja Ali Haji (Kompleks MTQ) Pekanbaru, Jumat (5/6). Sejak pagi, ratusan keluarga telah memadati lokasi untuk menyambut kepulangan sanak saudara yang baru saja menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Pelukan hangat, tangis haru, dan senyum bahagia terlihat di berbagai sudut lokasi penjemputan. Setelah berpisah hampir satu bulan lamanya, momen pertemuan kembali itu menjadi saat yang paling dinantikan keluarga jemaah.
Sebagian keluarga tak kuasa menahan air mata ketika melihat anggota keluarganya turun dari bus. Ada yang langsung memeluk erat orang tua, pasangan, maupun kerabat yang baru kembali dari Makkah dan Madinah. Beberapa jemaah bahkan memilih langsung pulang ke rumah bersama keluarga setelah proses penjemputan selesai.
Arul, salah seorang keluarga jemaah, mengaku sangat bersyukur dapat kembali bertemu kedua orang tuanya dalam keadaan sehat. “Alhamdulillah, senang sekali. Sudah hampir satu bulan tidak bertemu. Yang paling penting orang tua pulang dengan sehat dan ibadah hajinya lancar,” ujar Arul dengan wajah penuh kebahagiaan.
Perasaan serupa juga dirasakan Tiara yang datang menjemput anggota keluarganya. Menurutnya, kepulangan jemaah menjadi momen yang sangat ditunggu seluruh keluarga. “Kami sekeluarga sangat bahagia. Dari sebelum Subuh sudah bersiap menunggu. Alhamdulillah akhirnya bisa bertemu kembali dan melihat keluarga pulang dengan selamat,” kata Tiara.
Jemaah haji yang tergabung dalam Kloter BTH 03 merupakan rombongan pertama asal Provinsi Riau yang kembali ke Tanah Air tahun ini. Kedatangan mereka dibagi dalam tiga penerbangan menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.
Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho, menyambut langsung kedatangan jemaah haji kloter pertama asal Kota Pekanbaru di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II, Jumat (5/6/2026). Sebanyak 225 jemaah tiba pada penerbangan pertama dan disambut penuh haru oleh keluarga serta jajaran Pemerintah Kota Pekanbaru.
“Alhamdulillah, yang datang di penerbangan pertama ini ada 225 orang. Tadi kami menyambut sekaligus mengucapkan selamat datang dan mendoakan semoga menjadi haji yang mabrur,” kata Agung.
Dalam kesempatan itu, Agung juga menyempatkan diri berbincang dengan para jemaah mengenai pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci. Menurutnya, para jemaah mengaku puas dengan pelayanan yang diterima selama menjalankan rangkaian ibadah.
“Tadi kami menyapa dan bercerita bagaimana di sana, semua merasa happy, pelayanan cukup baik. Kami mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh jemaah haji masyarakat Pekanbaru yang berangkat kali ini,” ujarnya.
Penerbangan pertama berangkat dari Debarkasi Batam pukul 07.50 WIB dan tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim II pukul 08.45 WIB. Rombongan kemudian tiba di lokasi penyambutan MTQ sekitar pukul 09.15 WIB.
Selanjutnya, penerbangan kedua tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim II pukul 12.35 WIB dan sampai di MTQ pada pukul 13.05 WIB. Sementara penerbangan ketiga mendarat pukul 16.45 WIB dan tiba di MTQ sekitar pukul 17.15 WIB.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, mengatakan seluruh jemaah Kloter BTH 03 tiba dengan selamat meski sempat terjadi penyesuaian jadwal penerbangan dari Arab Saudi.
“Alhamdulillah jemaah haji pertama Provinsi Riau yang tergabung dalam Kloter BTH 03 telah sampai dengan selamat di tanah air. Meskipun terjadi penyesuaian jadwal penerbangan, pihak maskapai Saudi Airlines telah menyampaikan perubahan jadwal tersebut kepada PPIH Debarkasi Batam,” jelas Defizon.
Menurutnya, semula pesawat dijadwalkan berangkat dari Bandara Internasional Jeddah pada pukul 02.25 Waktu Arab Saudi (WAS). Namun karena adanya perubahan jadwal, pesawat baru lepas landas pada pukul 03.37 WAS. “Dengan penyesuaian jadwal tersebut, seluruh jemaah dapat diberangkatkan dan tiba di Tanah Air dengan selamat,” tambahnya.
Defizon menjelaskan, Kloter BTH 03 terdiri dari 443 orang jemaah dan petugas asal Provinsi Riau. Selain itu, terdapat dua jemaah tanazul asal Provinsi Kalimantan Barat yang turut bergabung dalam penerbangan tersebut.
Baca Juga: Wako Agung Nugroho Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter Pertama Asal Pekanbaru di Bandara SSK II
Jamaah Haji Kloter Pertama
Sebelumnya, Pesawat Lion Air dengan Nomor Penerbangan JT 239 yang mengangkut 213 jamaah haji dari Kota Pekanbaru mendarat dengan selamat di Bandara Sultan Syarif Kasim II pada pukul 08.50 WIB.
Pgs General Manager Bandara SSK II, Yoko Harianto mengatakan, para Jemaah Haji tersebut disambut oleh Wali Kota Pekanbaru, General Manager Bandara Sultan Syarif Kasim II, serta stakeholder terkait lainnya.
“Alhamdulillah pada hari ini sebanyak 213 jamaah haji kloter pertama Provinsi Riau yang berasal dari Kota Pekanbaru telah tiba kembali di tanah air setelah menunaikan Ibadah haji di Tanah Suci. Para Jamaah Haji ini mendarat dengan selamat di Bandara SSK II pada pukul 08.50 WIB dengan menggunakan maskapai Lion Air JT 239 dan langsung menuju Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru dengan menggunakan bus yang telah disediakan oleh Panitia Haji “ ujar Yoko Harianto.
Guna melayani kepulangan 9 kloter Jamaah Haji yang dimulai sejak 05 Juni 2026, PT Angkasa Pura Indonesia Bandara SSK II telah berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait seperti Otoritas Bandara Wilayah II, Kementerian Agama, TNI/Polri, Perum LPPNPI, Kantor Imigrasi, Kantor Bea Cukai, Balai Kekarantinaan Kesehatan, maskapai, groundhandling serta instansi lainnya serta memastikan kesiapan operasional dan fasilitas bandara guna memastikan kedatangan para Jemaah Haji berjalan dengan lancar.
Dalam Angkutan Haji tahun 2026 embarkasi Haji Feeder, total terdapat 2.472 jamaah haji yang terbagi dalam 10 kloter akan tiba kembali di tanah air melalui Bandara Bandara SSK II mulai hari ini 05 Juni 2026 hingga 21 Juni 2026 dengan jadwal kedatangan yakni 5 Juni 2026 Kloter 1 - Kota Pekanbaru, 6 Juni 2026 Kloter 2 - Kota Pekanbaru,7 Juni 2026 Kloter 3 Kabupaten Kampar, 8 Juni 2026, Kloter 4 - Kabupaten Kampar, 10 Juni 2026 Kloter 5 - Kabupaten Kuansing, 11 Juni 2026 Kloter 6 - Kota Pekanbaru, 14 Juni 2026 Kloter 7 - Kota Pekanbaru, Kabupaten Indragiri Hulu dan Kabupaten Kampar, 15 Juni 2026 Kloter 8 - Kabupaten Indragiri Hulu dan Kabupaten Pelelawan, 16 Juni 2026 Kloter 9 Kabupaten Kampar dan 21 Juni 2026 Kloter 10 - Kota Pekanbaru dan Kabupaten Pelelawan.
Pemkab Siapkan Penjemputan
Jemaah Haji dari berbagai daerah di Riau mulai berangsur-angsur tiba di tanah air. Kepulangan mereka disambut oleh masing-masing pemerintah daerah dengan berbagai fasilitas. Seperti transportasi, penginapan hingga konsumsi.
Untuk jemaah haji asal Kabupaten Kampar, setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci, jemaah yang tergabung dalam Kloter 05 Debarkasi Batam dijadwalkan tiba di Indonesia pada Sabtu (6/6) malam dan melanjutkan perjalanan pulang ke Kabupaten Kampar pada Ahad (7/6).
Hal ini disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kampar Taufiq Efendi. Menurutnya, seluruh panitia pemulangan sudah bersiaga di berbagai titik guna memastikan proses kepulangan jamaah berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga tiba kembali di kampung halaman.
Baca Juga: 307 Jemaah Haji Asal Inhil Bersiap Tinggalkan Tanah Suci, Ini Jadwal Kepulangannya
“Insya Allah jemaah haji Kampar Kloter 05 akan berangkat dari Jeddah pada 6 Juni 2026 dan tiba di Batam pada malam harinya. Panitia di Batam sudah siap menyambut kedatangan jamaah dan memastikan seluruh proses debarkasi berjalan dengan baik sebelum jamaah diberangkatkan ke Riau keesokan harinya,” ujar Taufiq, Jumat (5/6).
Berdasarkan jadwal pemulangan, jemaah akan diberangkatkan dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah pada Sabtu (6/6) pukul 07.55 Waktu Arab Saudi menggunakan pesawat Saudia dengan nomor penerbangan SV-5272. Setelah menempuh perjalanan dari Arab Saudi, rombongan diperkirakan mendarat di Bandara Internasional Hang Nadim pada pukul 21.20 WIB.
Setibanya di Batam, jamaah akan menginap selama satu malam di Asrama Haji Batam untuk menjalani proses debarkasi, pemeriksaan kesehatan, serta persiapan penerbangan lanjutan menuju Pekanbaru.
Taufiq menjelaskan, persiapan pemulangan telah dilakukan melalui koordinasi lintas instansi di Batam, Pekanbaru, dan Kampar. Panitia pemulangan dibagi ke dalam tiga titik utama, yakni Batam sebagai lokasi debarkasi, Pekanbaru sebagai pintu masuk jamaah ke Provinsi Riau, serta Bangkinang sebagai pusat penerimaan jamaah di Kabupaten Kampar.
Data Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kampar mencatat sebanyak 449 jamaah haji asal Kampar akan dipulangkan secara bertahap melalui Debarkasi Batam mulai 7 Juni hingga 1 Juli 2026. Pemulangan perdana akan dilakukan pada Ahad (7/6) dengan jumlah terbesar, yakni 432 jamaah yang tergabung dalam Kloter 05. Sementara itu, pemulangan jamaah yang tergabung dalam kloter lainnya akan berlangsung secara bertahap hingga 1 Juli 2026.
Jemaah Haji Kuansing 10 Juni
Jemaah Haji (JH) Kabupaten Kuansing sudah melaksanakan rukun ibadah haji dan bersiap -siap pulang ke tanah air. Jemaah Haji Kabupaten Kuansing tinggal melaksanakan Tawaf Wada sebelum pulang. Tawaf Wada disebut Tawaf Perpisahan atau penutup yang dilakukan seluruh jemaah sebagai bentuk penghormatan pada Baitullah sebelum meninggalkan Kota Makkah.
“Kalau jemaah haji Kuansing itu kan di Tilal Alghageer Makkah. Maka 12 jam sebelum meninggalkan hotel ini ke Jedah, sudah tuntas melaksanakan Tawaf Wada dan tidak kembali lagi untuk melaksanakan salat sunat di Masjidil Haram. Langsung pulang menuju bandara,” ungkap Kakan Kemenhaj Kuansing H Armadis SAg MPd, Jumat (5/6).
Untuk kepulangan, Jemaah Haji Kuansing sebanyak 184 orang ditambah satu petugas haji daerah, akan bertolak dari Bandara King Abdul Aziz di Jedah, Arab Saudi pada tanggal 9 Juni 2026 sekitar pukul 11.25 WAS dan sampai di embarkasi haji Batam Kepri, Rabu (10/6) sekitar pukul 00.50 WIB.
Kemudian pukul 09.00 WIB, jemaah menuju Bandara Hangnadim Batam. Jemaah Haji Kuansing akan diterbangkan dengan dua kali penerbangan. Penerbangan pertama sebanyak 177 orang jemaah dari Batam menuju Pekanbaru pada pukul 11.50 WIB dan sampai pukul 13.30 WIB. Lalu pukul 14.00 WIB dari Pekanbaru menuju Kuansing. Diperkirakan sampai pukul 18.00 WIB di Masjid Agung Ar Raudha Teluk Kuantan, Kuansing dan dilakukan penyambutan.
Jemaah Meranti Tiba Akhir Pekan
Kabar gembira bagi keluarga jemaah haji asal Kepulauan Meranti. Sebanyak 110 jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 6 dijadwalkan tiba di Tanah Air melalui Embarkasi Batam pada Ahad (7/6) malam. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memastikan seluruh proses penjemputan hingga pemulangan ke kampung halaman telah dipersiapkan.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setdakab Kepulauan Meranti Syafrizal mengatakan, jemaah diperkirakan mendarat di Bandara Hang Nadim Batam sekitar pukul 22.00 WIB. Setelah itu, mereka akan dibawa ke Asrama Haji Batam untuk menjalani proses serah terima dari Kementerian Haji dan Umrah kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.
Pemkab Meranti juga telah menyiapkan transportasi laut untuk memastikan kepulangan jemaah berlangsung aman dan nyaman. Pada Senin (8/6) sekitar pukul 11.45 WIB, seluruh jemaah akan diberangkatkan dari Batam menggunakan kapal ferry menuju Kepulauan Meranti. “Kami memfasilitasi kepulangan seluruh jamaah hingga kembali ke daerah masing-masing. Harapannya seluruh jamaah dapat tiba dengan selamat dan berkumpul kembali bersama keluarga,” katanya.
Baca Juga: Hari Ini, Jemaah Haji Riau Tiba di Pekanbaru
Untuk memudahkan distribusi jamaah, sebagian jemaah yang berasal dari Kecamatan Rangsang dan Tebingtinggi Timur akan turun di Pelabuhan Tanjung Samak. Sementara jamaah lainnya akan turun di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang, sebelum melanjutkan perjalanan ke wilayah masing-masing.
Jemaah Haji Bengkalis Juga Pekan Depan
Jika tidak ada aral melintang, jemaah haji asal Kabupaten Bengkalis yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 9 Embarkasi Batam, dijadwalkan akan tiba di Bandara Internasional Hang Nadim Batam pekan depan, tepatnya Kamis (11/6). Namun untuk proses penjemputannya, Pemerintah Kabupaten Bengkalis masih menunggu informasi resmi terkait jadwal pasti kedatangan pesawat yang membawa para jemaah tersebut.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis Ed Effendi mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam untuk memastikan jadwal kepulangan para jemaah.
“Ya, untuk jemaah haji Kabupaten Bengkalis yang tergabung dalam Kloter 9, diperkirakan tiba di Bandara Hang Nadim Batam pada tanggal 11 Juni 2026. Namun hingga saat ini kami masih menunggu informasi resmi terkait jam kedatangan pesawat serta kemungkinan apakah para jemaah dapat langsung diberangkatkan ke Bengkalis atau harus bermalam terlebih dahulu di Batam,” ujar Ed Effendi, Jumat (5/6).
Ia mengatakan, secara umum kondisi jemaah haji asal Kabupaten Bengkalis yang saat ini masih berada di Tanah Suci, dalam keadaan sehat dan tidak mengalami kendala berarti. “Alhamdulillah, mayoritas jemaah haji asal Bengkalis dalam kondisi sehat walafiat pada umumnya. Memang ada satu orang jemaah asal Bengkalis yang wafat saat menjalankan ibadah di Tanah Suci. Kami juga ikut berdukacita yang mendalam, namun untuk jemaah lainnya hingga saat ini dilaporkan dalam kondisi baik,” jelasnya.
Ed Effendi mengatakan, Pemkab Bengkalis telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk menyambut kepulangan para tamu Allah tersebut. Mulai dari transportasi, penginapan hingga konsumsi tetap menjadi tanggung jawab pemerintah daerah sebagaimana saat keberangkatan.
“Kami tetap memberikan pelayanan terbaik bagi para jemaah haji. Fasilitas transportasi, diskon dan konsumsi telah kami persiapkan sehingga para jemaah dapat kembali ke daerah dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Setibanya di daerah, para jemaah haji akan kembali melalui Pelabuhan Bandar Sri Laksamana Bengkalis menggunakan armada kapal yang sama seperti saat keberangkatan menuju Embarkasi Batam beberapa waktu lalu.
Di sisi lain, Bupati Bengkalis Hj Kasmarni bersama suaminya, H Amril Mukminin, yang juga menunaikan ibadah haji, telah terlebih dahulu kembali ke Indonesia pada 2 Juni 2026 melalui Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. “Saat ini Bupati beserta suami sudah berada di Kabupaten Bengkalis dalam keadaan sehat walafiat setelah menunaikan ibadah haji,” ungkapnya.(ilo/azr/kom/dac/wir/ksm)
Laporan TIM RIAU POS, Pekanbaru
Editor : Arif Oktafian