PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Riau Rudy Hendra Pakpahan mengambil sumpah 16 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan melantik pejabat Non Manajerial di lingkungan Kanwil Kemenkum Riau, di Ruang Serbaguna Ismail Saleh kantor tersebut, Senin (8/6/2026).
Mereka yang resmi diambil sumpah adalah para fungsional ahli pertama, meliputi Analis SDM Aparatur, Analis Kekayaan Intelektual, Perancang Peraturan Perundang-undangan, Analis Kebijakan, Analis Hukum, hingga Pranata Komputer.
Rudy Hendra Pakpahan pada kesempatan igu berpesan tentang pentingnya menjaga integritas dan pemanfaatan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) di era modern. Ia menekankan bahwa teknologi tersebut harus dipandang sebagai alat pendukung yang memperkuat kinerja, bukan ancaman bagi ASN.
Baca Juga: Karhutla Kembali Muncul di Tempuling Inhil, Setengah Hektare Lahan Gambut Terbakar
"Kita dituntut untuk melek teknologi, mulai dari tahap understand, evaluate, hingga use. Pekerjaan administratif nantinya berpotensi tergantikan, sehingga ASN harus meningkatkan kapasitas berpikir strategis, inovatif, dan out of the box," ujar Rudy.
Lebih lanjut Rudy menegaskan, kecerdasan intelektual saja tidaklah cukup. Ia mengingatkan bahwa pendidikan yang utuh harus mampu membentuk pribadi yang cerdas sekaligus berintegritas.
''Kecerdasan intelektual harus diimbangi dengan moral, etika, dan tanggung jawab. Saya berpesan kepada seluruh ASN yang baru dilantik untuk tetap menjaga amanah, rajin beribadah, serta menghargai setiap perjuangan diri dan keluarga. Jangan menjadi pribadi yang biasa-biasa saja, jadilah ASN yang berprestasi dan membanggakan bagi organisasi dan masyarakat,'' tegasnya.
Baca Juga: Bukan Sekadar Iven Lari, Pekanbaru Lestari Run Bawa Pesan Kebersihan dan Pelestarian Lingkungan
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan tertib, menandai dimulainya tanggung jawab baru bagi 16 ASN tersebut sebagai abdi negara. Rudy Hendra Pakpahan turut mengingatkan bahwa abdi masyarakat harus siap menjalankan tugas dengan landasan moral serta profesionalisme yang tinggi.(end)
Editor : Edwar Yaman