Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Walubi Riau Jalani Pradaksina dan Apresiasi Guru Agama Buddha

Prapti Dwi Lestari • Senin, 8 Juni 2026 | 23:55 WIB
Ketua Walubi Riau, Mariyana, Ketua Harian Walubi Riau, Eddy Brian dan Pembimas Buddha Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Wiryanto S Ag MM menyerahkan secara simbolis bingkisan Waisak kepada perwakilan guru agama Buddha di Pekanbaru, Ahad (7/6/2026). (Prapti Dwi Lestari/Riaupos.co)
Ketua Walubi Riau, Mariyana, Ketua Harian Walubi Riau, Eddy Brian dan Pembimas Buddha Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Wiryanto S Ag MM menyerahkan secara simbolis bingkisan Waisak kepada perwakilan guru agama Buddha di Pekanbaru, Ahad (7/6/2026). (Prapti Dwi Lestari/Riaupos.co)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Memperingati hari Tri Suci Waisak 2570 BE, Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Riau bersama ribuan umat di Pekanbaru, Ahad (7/6/2026) malam menjalani Pradaksina di Sekretariat Walubi Riau Jalan Tanjung Datuk, Pekanbaru.

Tak hanya menggelar Pradaksina, sebelumnya Wabubi Riau juga mengadakan ramah tamah bersama tokoh lintas agama sekaligus memberi bingkisan kepada guru Agama Buddha.

Turut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Riau, Dr H Muliardi MPd, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Riau, Dr. H. Boby Rachmat, S.STP., M.Si, Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau, Wiryanto S Ag MM, Ketua Walubi Riau, Mariyana, Ketua Walubi Pekanbaru, Alek Sidik dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Riau serta tamu lainnya.

 Baca Juga: Prodi Pendidikan Profesi Guru FKIP Unri Menuju Raihan Akreditasi Unggul  

Menurut Ketua Walubi Riau, Mariyana seluruh majelis dan umat yang tergabung dalam Walubi Riau merayakan Tri Suci Waisak 2570 BE tahun 2026 dengan ritual pradaksina.

Pradaksina adalah ritual penghormatan dalam agama Buddha dengan berjalan mengelilingi objek suci seperti rupang (patung) Buddha, stupa, atau pohon Bodhi sebanyak tiga kali putaran searah jarum jam yang dimaknai sebagai wujud bakti dan meditasi berjalan untuk mengingat kemuliaan Tiratana (Buddha, Dhamma, dan Sangha

Ritual Pradaksina dilakukan dengan mengelilingi objek suci sambil membawa lilin yang menyala sembari membaca doa-doa suci dan menunjukkan sikap anjali.

 Baca Juga: Saat Rapat Bersama Komisi II DPR RI, Mendagri Tito Karnavian Puji Wako Agung karena Mampu Tingkatkan PAD tanpa Memberatkan Rakyat

Diikuti Ketua Walubi Riau, Mariyana dan ratusan umat Buddda dari Martrisia Komda Riau, Majubuthi, MABGI, ZFZ Kasogatan Indonesia, MNSBDI, Lembaga Keagamaan Buddha Indonesia (LKBI) Riau serta lainnya.

"Ritual Waisak diisi juga dengan Sangha Dana, Pelimpahan Jasa, Blessing serta penyampaian Dharma. Kemudian memandikan Buddha Rupang. Tahun ini, Tri Suci Waisak mengambil tema 'Dharma Sebagai Sumber Moral dan Kebijaksanaan, Cinta Kasih Sebagai Simbol Perdamaian Dunia',"ucapnya.

Diungkapkannya lagi, kegiatan tamah tamah bersama tokoh lintas agama masih dalam rangkaian perayaan Tri Suci Waisak 2570 BE tahun 2026.

Di mana, berbagai kegiatan telah dilaksanakan Walubi Riau dalam memeriahkan Tri Suci Waisak. Di antaranya, karya bakti ke Taman Makam Pahlawan Kusuma Dharma Pekanbaru, menghadiri pawai Waisak di Jalan Karet, ikut serta dalam turnamen mini soccer, melaksanakan donor darah di Sekretariat Walubi Riau dan kegiatan lainnya.

 Baca Juga: Bukan Sekadar Iven Lari, Pekanbaru Lestari Run Bawa Pesan Kebersihan dan Pelestarian Lingkungan

Pada kesempatan tersebut, diserahkan 50 paket sembako kepada guru Agama Buddha yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) se-kota Pekanbaru.

"Ini sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi guru agama Buddha dalam mendidik anak dengan nilai-nilai buddhis. Semoga kegiatan dapat menjadi agenda rutin dan membawa kedamaian serta cinta kasih," tambahnya.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Riau, Dr H Muliardi MPd mengucapkan terima kasih kepada Walubi Riau, karena telah merayakan Waisak dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat, khususnya umat Buddha. Sehingga dapat menjalin kekompakan dan silaturahmi.

"Saya berharap seluruh umat Buddha yang tergabung dalam Walubi Riau bisa semakin kompak dan senantiasa memberikan kebaikan kepada sesama,"ucapnya.

 Baca Juga: Korban Tenggelam di Sungai Kampar Belum Ditemukan, Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Hari Kedua

Kepala Kesbangpol Riau, Boby Rachmat memberikan apresiasi kepada Walubi Riau yang membantu pemerintah dalam menjaga persatuan dan kerukunan umat beragama.

"Kita patut bersyukur, karena masyarakat di Provinsi Riau dapat beribadah dan menjalankan aktiftas dengan tenang. Ini berkat kerja sama semuanya, termasuk tokoh-tokoh agama," ungkapnya.(ayi)

 

Editor : Edwar Yaman
#Pradaksina #walubi riau #Guru Agama Buddha