PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Proses aktivasi akun Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri Provinsi Riau Tahun Pelajaran 2026/2027 tanpa kendala berarti. Hingga Selasa (9/6) pukul 16.30 WIB, sebanyak 58.247 akun calon murid telah berhasil diaktifkan. Seiring berjalannya proses aktivasi akun, Rabu (10/6) hari ini dimulai tahapan pemilihan sekolah.
Ketua Panitia SPMB Riau Jeffri Hunter mengatakan, hingga kemarin server SPMB dalam kondisi normal. Ia mengatakan belum ada laporan gangguan maupun keluhan yang diterima Dinas Pendidikan (Disdik) Riau terkait aktivitas akun peserta. “In sya Allah aman. Update akun aktif hingga pukul 16.30 WIB (kemain, red) sebanyak 58.247 akun siswa,” ujarnya, kemarin.
Jeffri Hunter menambahkan, tahapan pemilihan sekolah akan mulai dibuka hari ini dan dimulai pukul 08.00 WIB. ‘’Calon murid yang telah mengaktifkan akun dapat langsung melanjutkan proses pendaftaran sesuai jalur yang dipilih,’’ imbaunya.
Meski demikian, panitia masih memberikan kesempatan bagi calon murid yang belum melakukan aktivasi akun. “Sesuai jadwal, memang aktivasi dibuka hingga 14 Juni 2026. Tetapi kalau masih ada yang ingin aktivasi akun tetap jalan terus. Bukan berarti dikunci sampai tanggal 14 tersebut,” jelasnya.
Namun Jeffri mengingatkan, keterlambatan aktivasi akun berpotensi mengurangi pilihan sekolah yang tersedia bagi peserta. Pasalnya, kuota sekolah akan terus terisi seiring berlangsungnya proses pendaftaran. “Risikonya, semakin lambat aktivasi akun maka akan semakin sedikit pilihan sekolah yang didapatkan,” tegasnya.
Karena itu, panitia mengimbau seluruh calon murid dan orang tua untuk segera menyelesaikan proses aktivasi akun dan memastikan seluruh data yang dimasukkan sesuai dengan dokumen resmi dan sudah lengkap.
Baca Juga: Aktivasi Akun SPMB Riau Capai 58 Ribu, Pendaftaran Pemilihan Sekolah Dibuka 10 Juni
Selain itu, peserta juga diminta melakukan pengecekan data secara teliti sebelum mengirimkan berkas serta memastikan kualitas jaringan internet dalam kondisi baik agar proses aktivasi maupun pendaftaran berjalan lancar tanpa kendala.
Dalam tahapan aktivasi akun, calon murid wajib memasukkan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) sekolah asal, Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), serta tanggal lahir yang sesuai dengan data yang tercatat dalam sistem.
Setelah proses tersebut selesai, peserta dapat melanjutkan ke tahap pendaftaran dan pemilihan sekolah sesuai jalur penerimaan yang tersedia.
Disdik Riau berharap seluruh calon murid dapat memanfaatkan waktu yang masih tersedia untuk menyelesaikan seluruh tahapan tepat waktu sehingga tidak kehilangan kesempatan mendapatkan sekolah tujuan yang diinginkan.
Sesuai jadwal, pendaftaran untuk SMA dan SMK Negeri dibuka mulai 10 Juni 2026 pukul 08.00 WIB hingga 19 Juni 2026 pukul 13.00 WIB. Pada periode tersebut, calon murid dapat memilih sekolah tujuan sekaligus mengunggah seluruh dokumen yang dipersyaratkan.
Ia menambahkan, verifikasi data oleh sekolah ditargetkan selesai pada 20 Juni 2026. Setelah itu, sistem akan melakukan proses pemeringkatan dan rekonsiliasi data pada 21 Juni guna memastikan seluruh data calon murid telah diverifikasi dan tercatat dengan benar.
Hasil seleksi penerimaan murid baru untuk sekolah negeri akan diumumkan pada 22 Juni 2026 pukul 10.00 WIB. Bagi calon murid yang dinyatakan lulus seleksi, diwajibkan melakukan daftar ulang pada 23 hingga 26 Juni 2026 sebagai bentuk konfirmasi penerimaan.
Sedangkan untuk sekolah swasta, masa pendaftaran dibuka mulai 22 Juni 2026 pukul 10.00 WIB hingga 26 Juni 2026 pukul 12.00 WIB. Pengumuman hasil seleksi sekolah swasta dijadwalkan pada 27 Juni 2026 pukul 10.00 WIB.
Disdik Riau juga telah menyiapkan sejumlah mekanisme bantuan apabila calon murid mengalami kendala saat proses pendaftaran. Jika terdapat kesalahan data NPSN, NISN, atau tanggal lahir, calon murid dapat menghubungi SMA atau SMK Negeri terdekat untuk mendapatkan bantuan perbaikan data.
Baca Juga: SPMB Pekanbaru 2026 Dimulai 22 Juni, Jalur Domisili Kini Berbasis Kelurahan
Sementara bagi calon murid yang lupa kata sandi akun, proses reset password juga dapat dilakukan melalui sekolah negeri terdekat. Untuk calon murid yang datanya belum terdaftar dalam basis data PMB 2026, Disdik Riau menyarankan agar terlebih dahulu melakukan pengecekan NISN melalui laman resmi Kemendikdasmen.
Jika status NISN masih aktif, calon murid dapat melakukan registrasi mandiri dengan melampirkan tangkapan layar hasil pengecekan, ijazah, surat keterangan lulus, atau surat keterangan lainnya yang relevan.
Seluruh satuan pendidikan diminta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama pelaksanaan SPMB berlangsung. Disdik menegaskan bahwa proses penerimaan murid baru harus berjalan secara profesional, transparan, objektif, dan akuntabel.
Calon murid dan orang tua juga diminta untuk secara berkala memantau perkembangan pendaftaran melalui dashboard akun masing-masing pada aplikasi PMB 2026 guna mengetahui status verifikasi maupun hasil seleksi yang diumumkan sesuai jadwal.
Masyarakat yang mengalami kendala atau menemukan permasalahan selama proses pendaftaran dapat menyampaikan pengaduan melalui sekolah terdekat, kantor cabang dinas pendidikan, maupun langsung ke Aula Dinas Pendidikan Provinsi Riau.
Selain posko pengaduan, Disdik Riau juga menyediakan layanan pengaduan melalui nomor telepon yang dibagi berdasarkan wilayah. Untuk tingkat provinsi, masyarakat dapat menghubungi nomor 0821-7004-304. Sementara wilayah Kabupaten Siak, Pelalawan, dan Kepulauan Meranti dilayani melalui nomor 0822-8411-1969.
Selanjutnya, masyarakat di Kabupaten Bengkalis, Rokan Hilir, dan Kota Dumai dapat menghubungi nomor 0812-7595-128. Untuk Kabupaten Kampar, Rokan Hulu, dan Kota Pekanbaru tersedia layanan pada nomor 0813-7178-7877. Sedangkan wilayah Kabupaten Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir dapat menyampaikan pengaduan melalui nomor 0822-8846-6836.(das)
Laporan DOFI ISKANDAR, Pekanbaru
Editor : Arif Oktafian