Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Hari Pertama SPMB Riau, 40.150 Calon Siswa Sudah Pilih Sekolah

Dofi Iskandar • Rabu, 10 Juni 2026 | 21:15 WIB
Siswa membuka web sekolah saat SPMB di salah satu tempat penjualan alat tulis kantor di Jalan Delima Pekanbaru, Rabu (10/6/2026). (Evan Gunanzar/Riaupos.co)
Siswa membuka web sekolah saat SPMB di salah satu tempat penjualan alat tulis kantor di Jalan Delima Pekanbaru, Rabu (10/6/2026). (Evan Gunanzar/Riaupos.co)

PEKANBARU (RIAU POS.CO) - Hari pertama pelaksanaan pendaftaran dan pemilihan satuan pendidikan dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA dan SMK Negeri Provinsi Riau tahun ajaran 2026/2027 disambut antusias oleh masyarakat. 

Hingga Rabu (10/6/2026) pukul 16.30 WIB, sebanyak 40.150 calon siswa telah melakukan pemilihan sekolah melalui portal resmi SPMB Riau.

Tim Teknis SPMB Riau, Jeffri Hunter, M.Pd mengatakan, proses pendaftaran dan pemilihan sekolah resmi dibuka mulai 10 Juni dan akan berlangsung hingga 19 Juni 2026 pukul 13.00 WIB.

Baca Juga: Pengguna BBM Nonsubsidi Keluhkan Kenaikan Tanpa Sosialisasi 

"Pada tanggal 10 Juni ini merupakan hari pertama dibukanya proses pendaftaran dan pemilihan satuan pendidikan untuk jenjang SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau. Hingga pukul 16.30 WIB, jumlah calon siswa yang sudah melakukan pemilihan sekolah mencapai sekitar 40.150 orang," ujar Jeffri, Rabu (10/6).

Menurutnya, antusiasme masyarakat cukup tinggi. Hal itu terlihat dari jumlah akun yang telah aktif di sistem SPMB yang mencapai 68.322 akun hingga sore hari.

"Dari total akun yang sudah aktif sebanyak 68.322 akun, sekitar 40.150 calon siswa sudah mulai memilih sekolah tujuan mereka," jelasnya.

Baca Juga: Wahid Ganti Kabid PUPR Riau Tanpa Koordinasi dengan Kepala Dinas, JPU Sebut Penyalahgunaan Kekuasaan

Jeffri mengakui selama hari pertama pelaksanaan terdapat sejumlah pengaduan dari masyarakat. Namun sebagian besar hanya terkait kendala teknis saat mengunggah dokumen persyaratan ke dalam sistem.

"Sejauh ini memang ada beberapa pengaduan. Isunya rata-rata gagal upload file. Tetapi itu tidak terlalu krusial dan masih bisa diatasi," katanya.

Ia menjelaskan, proses verifikasi dokumen oleh sekolah akan berlangsung hingga 20 Juni 2026. Karena itu, calon peserta didik diimbau untuk rutin memantau akun masing-masing selama masa pendaftaran berlangsung.

Baca Juga: Di Inhu, Pelaksanaan SPMB Dimulai 1 Juli, Tidak Dipungut Biaya 

"Kami mengimbau kepada seluruh siswa agar selalu mengecek akun SPMB mereka. Bisa saja setelah diverifikasi oleh sekolah tujuan terdapat revisi atau ada dokumen yang perlu diperbaiki," ujarnya.

Menurut Jeffri, ada kasus di mana dokumen yang diunggah tidak dapat diverifikasi karena kualitas file kurang baik, tidak terbaca, atau mengalami gangguan saat proses pengunggahan.

"Mungkin ada file yang belum terunggah dengan baik, ada dokumen yang kurang lengkap, atau terjadi gangguan jaringan sehingga file yang masuk tidak sempurna. Akibatnya file tersebut tidak bisa dibuka atau diverifikasi oleh petugas sekolah," terangnya.

Baca Juga: Digitalisasi Pajak dan Retribusi, QRIS Disiapkan untuk Tekan Kebocoran PAD Meranti

Jika kondisi tersebut terjadi, lanjut Jeffri, pihak sekolah akan memberikan catatan kepada calon siswa untuk melakukan unggah ulang dokumen yang bermasalah.

"Biasanya siswa akan diminta mengunggah ulang dokumen yang belum sesuai agar persyaratan bisa lengkap dan proses verifikasi berjalan lancar," katanya.

Pihak panitia berharap seluruh calon peserta didik dapat memanfaatkan waktu pendaftaran dengan baik dan tidak menunggu hingga batas akhir untuk melakukan pemilihan sekolah maupun melengkapi berkas persyaratan. 

Baca Juga: Menjaga Semangat Awal PI 10 Persen untuk Daerah

Dengan demikian, apabila ditemukan kendala teknis atau kekurangan dokumen, masih tersedia waktu untuk melakukan perbaikan sebelum masa pendaftaran ditutup. 

Editor : M. Erizal
#spmb riau #spmb riau 2026 #SPMB SMA SMK