Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Calon Peserta Didik Diimbau Aktif Cek Akun 

Raja Kasmedi • Kamis, 11 Juni 2026 | 11:00 WIB
Siswa membuka website sekolah untuk mengikuti SPMB tingkat SMAN/SMKN di salah satu tempat penjualan alat tulis kantor Jalan Delima Pekanbaru, Rabu (10/6/2026). (EVAN GUNANZAR/RIAU POS)
Siswa membuka website sekolah untuk mengikuti SPMB tingkat SMAN/SMKN di salah satu tempat penjualan alat tulis kantor Jalan Delima Pekanbaru, Rabu (10/6/2026). (EVAN GUNANZAR/RIAU POS)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA Negeri dan SMK Negeri Riau tahun ajaran 2026/2027 terus berjalan. Hingga Rabu (10/6), sebanyak 68.322 akun calon siswa diaktifkan dan 40.150 orang sudah memilih sekolah yang akan dituju melalui portal resmi SPMB Riau. Mereka diimbau untuk aktif mengecek akun.

Tim Teknis SPMB Riau Jeffri Hunter MPd mengatakan, proses pendaftaran dan pemilihan sekolah resmi dibuka mulai 10 Juni dan akan berlangsung hingga 19 Juni 2026 pukul 13.00 WIB. “Hingga pukul 16.30 WIB (kemarin, red), total akun yang sudah aktif sebanyak 68.322 akun, dan sekitar 40.150 calon siswa sudah mulai memilih sekolah tujuan mereka,” ujarnya, Rabu (10/6).

Jeffri mengakui selama hari pertama pelaksanaan pemilihan sekolah tujuan, terdapat sejumlah pengaduan dari masyarakat. Namun sebagian besar hanya terkait kendala teknis saat mengunggah dokumen persyaratan ke dalam sistem. “Sejauh ini memang ada beberapa pengaduan. Isunya rata-rata gagal upload file. Tetapi itu tidak terlalu krusial dan masih bisa diatasi,” katanya.

Baca Juga: Dani Sebut Lapor Wahid Setiap Terima Uang

Ia menjelaskan, proses verifikasi dokumen oleh sekolah akan berlangsung hingga 20 Juni. Karena itu, calon peserta didik diimbau untuk rutin memantau akun masing-masing selama masa pendaftaran berlangsung. “Kami mengimbau kepada seluruh siswa agar selalu mengecek akun SPMB mereka. Bisa saja setelah diverifikasi oleh sekolah tujuan terdapat revisi atau ada dokumen yang perlu diperbaiki,” ujarnya.

Menurut Jeffri, ada kasus di mana dokumen yang diunggah tidak dapat diverifikasi karena kualitas file kurang baik, tidak terbaca, atau mengalami gangguan saat proses pengunggahan. “Mungkin ada file yang belum terunggah dengan baik, ada dokumen yang kurang lengkap, atau terjadi gangguan jaringan sehingga file yang masuk tidak sempurna. Akibatnya file tersebut tidak bisa dibuka atau diverifikasi oleh petugas sekolah,” terangnya.

Jika kondisi tersebut terjadi, lanjut Jeffri, pihak sekolah akan memberikan catatan kepada calon siswa untuk melakukan unggah ulang dokumen yang bermasalah. “Biasanya siswa akan diminta mengunggah ulang dokumen yang belum sesuai agar persyaratan bisa lengkap dan proses verifikasi berjalan lancar,” katanya.

Baca Juga: Gerakan Mengembalikan Kedaulatan Rakyat di Riau Resmi Dideklarasikan

Pihak panitia berharap seluruh calon peserta didik dapat memanfaatkan waktu pendaftaran dengan baik dan tidak menunggu hingga batas akhir untuk melakukan pemilihan sekolah maupun melengkapi berkas persyaratan. 

Dengan demikian, apabila ditemukan kendala teknis atau kekurangan dokumen, masih tersedia waktu untuk melakukan perbaikan sebelum masa pendaftaran ditutup.

 

SPMB di Inhu  Mulai 1 Juli

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu) menetapkan jadwal penerimaan murid baru pada tanggal 1 Juli. Surat keputusan Bupati tentang petunjuk teknis SPMB kepada satuan pendidikan setiap jenjang telah disebarkan. Jalur penerimaan masih sama yakni domisili, afirmasi,  prestasi, dan mutasi.

Demikian disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Inhu, Hendrik SE, Rabu (10/6). “Kami sudah menyampaikan juknis SPMB untuk tingkat TK negeri, SDN dan SMPN sebagai panduan,” ujarnya, kemarin.

Penerimaan murid baru untuk tingkat SDN dan SMPN, ada dua pola yakni online dan manual. Pendaftaran secara online dapat menggugah https://spmbdisdik.inhukab.go.id. Sedangkan secara manual, mengisi blanko yang sudah disiapkan oleh masing-masing satuan pendidikan. “Sedikitnya ada lima persyaratan yang harus dilampirkan saat mendaftar, mulai bukti lulus dan lainnya,” ungkapnya.

Baca Juga: Pemerintah Daerah Diminta Data Galian C

Bagi masing-masing satuan pendidikan setiap tingkatannya juga akan melakukan seleksi apabila jumlah pendaftar melebihi daya tampung. Bahkan, satuan pendidikan disetiap tingkatan juga dapat melakukan pendaftaran tahap II, jika daya tampung murid tersedia.

Lebih jauh disampaikanmya, pada pelaksanaan SPMB tersebut tidak ada pungutan atau sumbangan bagi sekolah penerima Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP). Selain itu dilarang melakukan pungutan untuk membeli seragam atau buku tertentu yang dikaitkan dengan SPMB. “Pelaksanaan SPMB tidak ada pungutan atau sumbangan biaya,” terangnya.(dof/kas)

 

Editor : Arif Oktafian
#spmb riau #penerimaan murid baru #spmb #ppdb