PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Operasional pemulangan jemaah haji Provinsi Riau musim haji 1447 H/2026 M terus berlangsung. Hingga 11 Juni 2026, sebanyak 3.091 orang telah kembali ke tanah air melalui sejumlah kelompok terbang (kloter).
Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Riau Defizon, mengatakan total jemaah dan petugas haji yang diberangkatkan dari Riau tahun ini mencapai 4.695 orang.
"Jumlah yang diberangkatkan terdiri dari 4.626 jemaah haji, 21 Petugas Haji Daerah (PHD), 5 pembimbing KBIHU, dan 43 petugas kloter," ujar Defizon.
Baca Juga: Jaga Integritas SPMB, Kepsek di Pekanbaru Diminta Tak Main-main
Ia menjelaskan, hingga 11 Juni 2026 jumlah jemaah dan petugas yang telah kembali ke tanah air mencapai 3.091 orang. "Sampai dengan 11 Juni 2026, jemaah dan petugas yang sudah kembali ke tanah air berjumlah 3.091 orang, terdiri dari 3.046 jemaah haji, 14 PHD, 3 pembimbing KBIHU, dan 28 petugas kloter," jelasnya.
Menurut Defizon, proses pemulangan jemaah berjalan sesuai jadwal meski terdapat sejumlah mutasi antar kloter atau tanazul yang dilakukan untuk mengembalikan jemaah ke kelompok terbang asalnya.
"Mutasi antar kloter merupakan bagian dari penyesuaian operasional dan pengembalian jemaah ke kloter awal mereka. Seluruh proses dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.
Baca Juga: Pasutri di Wonosari Bengkalis Bahagia Terima Bantuan RLH Baznas Riau
Selain itu, terdapat jemaah yang masih menjalani perawatan di Arab Saudi. "Saat ini masih ada satu jemaah asal Kampar yang dirawat di Makkah dan didampingi oleh seorang pendamping dari Kloter BTH-5," ungkap Defizon.
Terkait kondisi jemaah, Defizon menyampaikan hingga saat ini tercatat 11 jemaah haji Riau wafat selama penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.
"Data yang kami terima menunjukkan satu jemaah wafat di Madinah, enam orang di Makkah, dua orang di Batam pada fase pemberangkatan, satu orang di daerah asal, dan satu orang di Batam pada fase pemulangan," terangnya.
Defizon menegaskan pihaknya terus memantau kondisi jemaah yang masih berada di Arab Saudi hingga seluruh rangkaian pemulangan selesai.
"Kami terus berkoordinasi dengan petugas di Arab Saudi dan embarkasi agar proses pemulangan berjalan lancar serta seluruh jemaah dapat kembali ke daerah masing-masing dengan selamat," tutupnya.
Editor : Rinaldi