Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Hasil SPMB Riau Diumumkan Besok Pukul 10.00 WIB, Ini Penjelasan Lengkap Kadisdik Riau Erisman Yahya

Dofi Iskandar • Minggu, 21 Juni 2026 | 14:24 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Riau Erisman Yahya. (Dok Riaupos.co)
Kepala Dinas Pendidikan Riau Erisman Yahya. (Dok Riaupos.co)

 

PEKANBARU (RIAU POS.CO)- Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Provinsi Riau Tahun Pelajaran 2026/2027 memasuki tahapan akhir seleksi. Pemerintah Provinsi Riau memastikan ketersediaan kursi pendidikan menengah masih sangat mencukupi dan masyarakat diminta tidak khawatir terhadap akses pendidikan bagi putra-putrinya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, mengatakan pelaksanaan SPMB tahun ini mengacu pada Keputusan Gubernur Riau Nomor KPTS.131/II/2026 tentang Petunjuk Teknis Penerimaan Murid Baru pada Jenjang SMA dan SMK di Provinsi Riau Tahun Pelajaran 2026/2027.

"Secara keseluruhan daya tampung sekolah negeri masih lebih besar dibandingkan jumlah pendaftar yang tercatat dalam sistem. Kondisi ini menunjukkan peluang calon murid untuk memperoleh layanan pendidikan pada jenjang SMA dan SMK di Provinsi Riau masih sangat terbuka," ujar Erisman, Ahad (21/6/2026).

 Baca Juga: Pelatih Pantai Gading Emerse Faa Kecam Kurangnya Fair Play Jerman saat Timnya Kalah 2-1

Tahapan SPMB dimulai dengan aktivasi akun dan persiapan sejak 8 Juni 2026 pukul 08.00 WIB. Selanjutnya, proses pendaftaran dan pemilihan SMA/SMK Negeri berlangsung pada 10 Juni hingga 19 Juni 2026 pukul 13.00 WIB.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Provinsi Riau, sebanyak 82.550 akun telah diaktivasi dalam sistem SPMB. Dari jumlah tersebut, tercatat 79.350 calon murid melakukan pendaftaran dengan menggunakan pilihan pertama.

Sebanyak 22.683 calon murid memanfaatkan pilihan kedua setelah keluar dari peringkat pada pilihan pertama, sedangkan 7.055 calon murid menggunakan kesempatan pilihan ketiga.

Jumlah calon murid yang telah mendaftar hingga penutupan masa pemilihan sekolah negeri tercatat sebanyak 79.350 orang. Sementara itu, total daya tampung SMA Negeri dan SMK Negeri di Provinsi Riau pada Tahun Pelajaran 2026/2027 mencapai 101.455 kursi.

 Baca Juga: Kapten Australia Maty Ryan Utamakan Tim meskipun Duduk di Bangku Cadangan

Apabila digabungkan dengan daya tampung SMA dan SMK swasta yang mencapai 31.428 kursi, maka total kapasitas penerimaan murid baru di Provinsi Riau mencapai 132.883 kursi. Jumlah tersebut jauh melampaui jumlah pendaftar yang ada saat ini.

"Hasil seleksi SMA dan SMK Negeri akan diumumkan pada Senin, 22 Juni 2026 pukul 10.00 WIB melalui portal resmi SPMB Provinsi Riau," katanya.

Bagi calon murid yang belum diterima di sekolah negeri, Pemerintah Provinsi Riau tetap membuka kesempatan melalui Jalur Afirmasi Swasta dengan pembiayaan pendidikan gratis.

Pendaftaran dan pemilihan sekolah swasta dibuka mulai 22 Juni 2026 pukul 10.00 WIB hingga 26 Juni 2026 pukul 12.00 WIB melalui portal pmb.riau.go.id. Tahapan ini khusus diperuntukkan bagi calon murid yang belum dinyatakan lulus di satuan pendidikan negeri.

 Baca Juga: Mitra MBG Provinsi Riau Sepakat Tolak Surat Edaran No 12 dari BGN

Pengumuman hasil seleksi sekolah swasta dijadwalkan pada 27 Juni 2026. Peminat Masih terkonsentrasi di Pekanbaru dan Dumai. Data pendaftaran menunjukkan sebaran peminat antar sekolah dan wilayah di Provinsi Riau masih belum merata.

Kota Pekanbaru menjadi daerah dengan jumlah peminat tertinggi. Dari kuota 11.611 kursi, tercatat sebanyak 13.872 akun telah diaktivasi dan 13.340 calon murid melakukan pemilihan sekolah.

Kabupaten Kampar memiliki kuota terbesar yakni 13.170 kursi dengan jumlah pendaftar aktif sebanyak 9.642 peserta. Kabupaten Bengkalis memiliki kuota 11.884 kursi dengan 8.675 pendaftar aktif.

Sementara itu, Kabupaten Rokan Hulu mencatat 6.687 pendaftar dari kuota 10.337 kursi, Kabupaten Siak sebanyak 6.105 pendaftar dari kuota 9.191 kursi, dan Kabupaten Rokan Hilir sebanyak 6.943 pendaftar dari kuota 8.355 kursi.

Kabupaten Indragiri Hilir mencatat 5.396 pendaftar dari kuota 7.730 kursi. Kabupaten Pelalawan memiliki 5.018 pendaftar dari kuota 6.891 kursi, Kabupaten Indragiri Hulu sebanyak 6.368 pendaftar dari kuota 6.982 kursi, serta Kabupaten Kuantan Singingi sebanyak 4.717 pendaftar dari kuota 6.861 kursi.

Di Kabupaten Kepulauan Meranti, jumlah pendaftar mencapai 1.679 peserta dari kuota 2.547 kursi. Sementara Kota Dumai mencatat 4.569 pendaftar dari kuota 4.037 kursi atau melebihi daya tampung yang tersedia.

 Baca Juga: Selat Hormuz Kembali Ditutup Iran, Kesepakatan dengan AS Terancam Batal

Menurut Erisman, tingkat persaingan tertinggi terjadi di Kota Pekanbaru dan Kota Dumai karena jumlah pendaftar melebihi daya tampung. Namun tingginya konsentrasi peminat pada sejumlah sekolah tertentu menyebabkan distribusi calon murid belum merata.

Sesuai jadwal pelaksanaan SPMB, pada 21 Juni 2026 sistem akan melakukan proses rekonsiliasi. Rekonsiliasi merupakan proses penyesuaian dan pemenuhan kuota secara otomatis terhadap jalur atau kelompok seleksi yang belum terpenuhi setelah seluruh tahapan pendaftaran berakhir.

Dalam petunjuk teknis SPMB, pemenuhan kuota yang belum terisi dilakukan dengan memanfaatkan sisa kuota pada jalur domisili untuk SMA Negeri dan kelompok seleksi berdasarkan rata-rata nilai rapor untuk SMK Negeri.

Melalui mekanisme tersebut, sistem akan mengoptimalkan pemanfaatan daya tampung sehingga kuota pada setiap satuan pendidikan dapat terisi secara lebih proporsional sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, Dinas Pendidikan juga mengingatkan bahwa masih terdapat kemungkinan sebagian calon murid yang telah dinyatakan lulus tidak melakukan daftar ulang karena memilih alternatif pendidikan lain atau alasan tertentu.

Sesuai ketentuan, apabila terdapat calon murid yang telah dinyatakan diterima namun tidak melakukan daftar ulang, maka sisa kuota akan diisi oleh calon murid cadangan atau peserta yang keluar peringkat dan belum diterima pada satuan pendidikan tersebut.

"Mekanisme ini dilakukan secara luring berdasarkan urutan peringkat yang telah ditetapkan sistem dan akan diinformasikan oleh satuan pendidikan melalui kanal informasi yang tersedia guna menjamin terpenuhinya daya tampung sekolah serta menjaga prinsip objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan," tegas Erisman.

Pemerintah Provinsi Riau mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan SPMB Tahun Pelajaran 2026/2027 serta mengimbau seluruh calon murid dan orang tua untuk terus memantau informasi resmi melalui portal SPMB Provinsi Riau dan kanal informasi Dinas Pendidikan Provinsi Riau.(dof)

Editor : Edwar Yaman
#spmb riau #Pengumuman SPMB Riau #erisman yahya #kadisdik riau