PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMAN/SMKN di Riau memasuki tahapan akhir. Hasil seleksi Tak Lulus, Manfaatkan Jalur Afirmasi Swasta diumumkan, Senin (22/6) hari ini pukul 10.00 WIB melalui portal resmi SPMB Provinsi Riau. Yang tak lulus, masih bisa memanfaatkan jalur afirmasi swasa dengan biaya pendidikan gratis.
Pendaftaran dan pemilihan sekolah swasta dibuka mulai hari ini pukul 10.00 WIB hingga 26 Juni 2026 pukul 12.00 WIB melalui portal pmb.riau.go.id. Pengumuman hasil seleksi sekolah swasta dijadwalkan pada 27 Juni 2026. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memastikan ketersediaan kursi pendidikan menengah masih sangat mencukupi dan masyarakat diminta tidak khawatir.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Riau Erisman Yahya mengatakan pelaksanaan SPMB tahun ini mengacu pada Keputusan Gubernur Riau Nomor KPTS.131/II/2026 tentang Petunjuk Teknis Penerimaan Murid Baru pada Jenjang SMA dan SMK di Provinsi Riau Tahun Pelajaran 2026/2027.
Baca Juga: Ada 141 Hotspot di Pulau Sumatera, Riau Sumbang 13 Titik
“Secara keseluruhan daya tampung sekolah negeri masih lebih besar dibandingkan jumlah pendaftar yang tercatat dalam sistem. Kondisi ini menunjukkan peluang calon murid untuk memperoleh layanan pendidikan pada jenjang SMA dan SMK di Provinsi Riau masih sangat terbuka,” ujarnya, Ahad (21/6).
Peminat masih terkonsentrasi di Pekanbaru dan Dumai. Data pendaftaran menunjukkan sebaran peminat antarsekolah dan wilayah di Riau masih belum merata. Kota Pekanbaru menjadi daerah dengan jumlah peminat tertinggi. Dari kuota 11.611 kursi, tercatat sebanyak 13.872 akun telah diaktivasi dan 13.340 calon murid melakukan pemilihan sekolah.
Kampar memiliki kuota terbesar yakni 13.170 kursi dengan jumlah pendaftar aktif sebanyak 9.642 peserta. Bengkalis memiliki kuota 11.884 kursi dengan 8.675 pendaftar aktif. Sementara itu, Rokan Hulu mencatat 6.687 pendaftar dari kuota 10.337 kursi, Siak sebanyak 6.105 pendaftar dari kuota 9.191 kursi, dan Rokan Hilir sebanyak 6.943 pendaftar dari kuota 8.355 kursi.
Baca Juga: MTQ Provinsi Riau Ditargetkan Cetak Duta Qurani untuk Tingkat Nasional
Indragiri Hilir mencatat 5.396 pendaftar dari kuota 7.730 kursi, Pelalawan memiliki 5.018 pendaftar dari kuota 6.891 kursi, Indragiri Hulu sebanyak 6.368 pendaftar dari kuota 6.982 kursi, serta Kuantan Singingi sebanyak 4.717 pendaftar dari kuota 6.861 kursi.
Di Kepulauan Meranti, jumlah pendaftar mencapai 1.679 peserta dari kuota 2.547 kursi dan Kota Dumai mencatat 4.569 pendaftar dari kuota 4.037 kursi atau melebihi daya tampung yang tersedia.
‘’Tingkat persaingan tertinggi terjadi di Kota Pekanbaru dan Kota Dumai karena jumlah pendaftar melebihi daya tampung. Namun tingginya konsentrasi peminat pada sejumlah sekolah tertentu menyebabkan distribusi calon murid belum merata,’’ ujarnya.
Sesuai jadwal pelaksanaan SPMB, Ahad (21/6) sistem akan melakukan proses rekonsiliasi. Rekonsiliasi merupakan proses penyesuaian dan pemenuhan kuota secara otomatis terhadap jalur atau kelompok seleksi yang belum terpenuhi setelah seluruh tahapan pendaftaran berakhir.
Dalam petunjuk teknis SPMB, pemenuhan kuota yang belum terisi dilakukan dengan memanfaatkan sisa kuota pada jalur domisili untuk SMA Negeri dan kelompok seleksi berdasarkan rata-rata nilai rapor untuk SMK Negeri.
Melalui mekanisme tersebut, sistem akan mengoptimalkan pemanfaatan daya tampung sehingga kuota pada setiap satuan pendidikan dapat terisi secara lebih proporsional sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca Juga: Tangis Bahagia Pecah di Purna MTQ Sambut Kloter Haji Terakhir Asal Provinsi Riau
Dinas Pendidikan juga mengingatkan bahwa masih terdapat kemungkinan sebagian calon murid yang telah dinyatakan lulus tidak melakukan daftar ulang karena memilih alternatif pendidikan lain atau alasan tertentu.
Sesuai ketentuan, apabila terdapat calon murid yang telah dinyatakan diterima namun tidak melakukan daftar ulang, maka sisa kuota akan diisi oleh calon murid cadangan atau peserta yang keluar peringkat dan belum diterima pada satuan pendidikan tersebut.
“Mekanisme ini dilakukan secara luring berdasarkan urutan peringkat yang telah ditetapkan sistem dan akan diinformasikan oleh satuan pendidikan melalui kanal informasi yang tersedia guna menjamin terpenuhinya daya tampung sekolah serta menjaga prinsip objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan,” tegas Erisman.
Pemerintah Provinsi Riau mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan SPMB Tahun Pelajaran 2026/2027 serta mengimbau seluruh calon murid dan orang tua untuk terus memantau informasi resmi melalui portal SPMB Provinsi Riau dan kanal informasi Dinas Pendidikan Provinsi Riau.
Berdasarkan data Diknas Riau, sebanyak 82.550 akun telah diaktivasi dalam sistem SPMB. Dari jumlah tersebut, tercatat 79.350 calon murid melakukan pendaftaran dengan menggunakan pilihan pertama, 22.683 pilihan kedua setelah keluar dari peringkat pada pilihan pertama, dan 7.055 calon murid menggunakan kesempatan pilihan ketiga.
Jumlah calon murid yang telah mendaftar hingga penutupan masa pemilihan sekolah negeri tercatat sebanyak 79.350 orang. Sementara itu, total daya tampung SMA Negeri dan SMK Negeri di Provinsi Riau pada Tahun Pelajaran 2026/2027 mencapai 101.455 kursi.
Apabila digabungkan dengan daya tampung SMA dan SMK swasta yang mencapai 31.428 kursi, maka total kapasitas penerimaan murid baru di Provinsi Riau mencapai 132.883 kursi. Jumlah tersebut jauh melampaui jumlah pendaftar yang ada saat ini.(das)
Laporan DOFI ISKANDAR, Pekanbaru
Editor : Arif Oktafian