Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Ketua Pansus: Tidak Ada Plt Gubri Sebut PAD Menurun Gara-Gara MBG 

Soleh Saputra • Selasa, 23 Juni 2026 | 17:47 WIB
Ketua Pansus Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Riau Abdullah. (Istimewa)
Ketua Pansus Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Riau Abdullah. (Istimewa)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Ketua Pansus Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Riau Abdullah menegaskan, penuruan pendapatan yang disebutkan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau adalah retribusi. Bukan menyebutkan penurunan PAD karena program Makan Bergizi Gratis (MBG) seperti yang beredar di publik.

Bahkan, jika ditelisik lebih jauh terdapat potensi peningkatan PAD dari aktivitas program strategis nasional tersebut di Bumi Melayu Lancang Kuning. Tak tanggung-tanggung peningkatan PAD sebagai imbas dari program tersebut mencapai Rp340 miliar

“Saya kan hadir di Paripurna tersebut. Bahkan saya yang bertanya langsung. Jadi memang tidak ada ngomong PAD menurun, tapi retribusi. Itu pun jumlahnya tidak signifikan,” paparnya.

Baca Juga: Kemitraan Multipihak Perhutanan Sosial Siap Direplikasi Nasional, Riau Jadi Salah Satu Contoh Pembelajaran

Abdullah mengatakan, ia merasa bertanggung jawab untuk meluruskan informasi yang sedang beredar tersebut, agar tidak menjadi fitnah dan dimanfaatkan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab. Menurutnya, MBG sangat berperan positif di mana Plt Gubri mengungkapkan retribusi kantin turun Rp77 juta, tapi penghematan belanja APBD puluhan miliar diefisiensi serta dan PAD naik Rp340 miliar.

“Ini bukti MBG itu berdampak positif. Untuk itu kami dari DPRD sangat mendukung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dalam upaya peningkatan PAD yang sekarang sedang digalakkan Plt Gubernur bersama jajarannya,” paparnya lagi. 

Selain itu, penghematan belanja APBD akibat program MBG ini justru sudah pernah disampaikan Pemerintah Provinsi Riau cukup besar bernilai puluhan miliar. Yakni belanja makan siang di sekolah-sekolah boarding milik Pemprov. Angka penghematan belanja yang setelah dikaji jauh lebih besar dari penurunan retribusi yang saat ini menjadi perbincangan di dunia maya itu. 

Baca Juga: Wako Agung Nugroho Pastikan Anak Pemegang KTP Luar Pekanbaru Tetap Bisa Sekolah

“Jadi sepengetahuan saya Plt Gubri tidak pernah menyampaikan bahwa PAD turun oleh MBG. Ini poin penting yang kami serap di DPRD. Kami berharap ini clear dan jangan sampai menjadi fitnah ke depannya,” ulas politisi PKS itu. 

Yang terakhir, tambahnya, proses pingkatan PAD dari parameter year on year senilai Rp340 miliar yang dilakukan pemprov dari banyak sektor. Diantaranya justru peningkatan PAD dari pertumbuhan aktifitas ekonomi MBG di Provinsi Riau yang dapat menyerap lapangan kerja sebanyak 31.371 orang. Begitu juga untuk Pajak bahan bakar secara total keseluruhan meningkat Rp340 miliar di tahun ini.(sol)

Editor : Edwar Yaman
#plt gubri #Mbg #Ketua Pansus #pad