Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Bangkitkan Kesadaran Warga, Mahasiswa Kukerta FK Unri Gencarkan Sosialisasi dan Edukasi Tuberkulosis

Herianto Baserah • Kamis, 25 Juni 2026 | 09:31 WIB
Mahasiswa Kukerta Berdampak Fakultas Kedokteran Unri Kelompok Bukit Batrem 1 foto bersama Posyandu Kepodang, Kelurahan Bukit Batrem usai sosialisasi, Sabtu (13/6/2026). (FK Unri untuk Riau Pos)
Mahasiswa Kukerta Berdampak Fakultas Kedokteran Unri Kelompok Bukit Batrem 1 foto bersama Posyandu Kepodang, Kelurahan Bukit Batrem usai sosialisasi, Sabtu (13/6/2026). (FK Unri untuk Riau Pos)

DUMAI (RIAUPOS.CO)   Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya Tuberkulosis (TB) maka terus dilakukan melalui berbagai kegiatan edukatif. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Riau (Unri) Kelompok Bukit Batrem 1 menggelar kegiatan sosialisasi dan edukasi Tuberkulosis (TB) bertajuk Sadar dan Hadapi Bahaya Tuberkulosis (SAHABAT) di pengurus Posyandu Kepodang, Kelurahan Bukit Batrem, Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penyakit Tuberkulosis, mulai dari penyebab, gejala, cara pencegahan, hingga pengobatannya. Kegiatan tersebut dihadiri oleh warga Kelurahan Bukit Batrem, Ketua RT, ibu-ibu PKK, kader Posyandu, perwakilan Kelurahan Bukit Batrem, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Jaya Mukti.

Rangkaian kegiatan diawali dengan senam bersama yang diikuti seluruh peserta. Suasana yang penuh semangat dan kebersamaan menjadi pembuka kegiatan sebelum memasuki sesi edukasi. Selanjutnya, peserta diminta mengerjakan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal mengenai Tuberkulosis. Memasuki sesi utama, mahasiswa Kukerta FK UnrI menyampaikan materi edukasi tentang Tuberkulosis secara interaktif dan mudah dipahami.

Materi yang disampaikan mencakup pengertian TB, cara penularan, faktor risiko, tanda dan gejala penyakit, langkah-langkah pencegahan, serta pentingnya kepatuhan dalam menjalani pengobatan hingga tuntas.

Baca Juga: Bosnia Kalahkan Qatar di Laga Terakhir Grup B Piala Dunia 2026, Kemungkinan Akan Menghadapi AS di 32 Besar

Setelah pemaparan materi, peserta kembali mengerjakan post-test sebagai evaluasi terhadap pemahaman yang diperoleh selama kegiatan berlangsung. Berdasarkan hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test, terjadi peningkatan pengetahuan peserta mengenai Tuberkulosis. Hasil tersebut menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan berhasil menambah pemahaman masyarakat tentang penyakit TB, sehingga diharapkan dapat mendorong kesadaran untuk melakukan pencegahan dan deteksi dini di lingkungan sekitar.

Ketua Kader Posyandu Kepodang, Puji Rahayu menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa Kukerta FK Unri.

“Terima kasih. Penyampaian mahasiswa sangat menarik dan edukatif. Masyarakat awam jadi lebih tahu tentang penyakit TB, mulai dari penyebab, gejala, cara pencegahan, hingga pengobatannya,” ujarnya.

Baca Juga: Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Dijebloskan ke Sel Khusus Usai Ditangkap Polda Jabar 

Melalui kegiatan SAHABAT, mahasiswa Kukerta FK Unri berharap masyarakat Kelurahan Bukit Batrem semakin memahami bahaya Tuberkulosis serta berperan aktif dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tersebut. Edukasi kesehatan yang berkelanjutan diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sadar akan pentingnya menjaga kesehatan diri maupun lingkungan.(nto/c)

Editor : Edwar Yaman
#tuberkulosis #fk unri #kukerta #sosialisasi dan edukasi