TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - 11 cabang yang diperlombakan dalam MTQ Riau Ke-44 di Telukkuantan Kabupaten Kuansing resmi dimulai, Ahad (28/6). Sesuai penetapan panitia MTQ Riau, 11 cabang itu dilombakan di 12 lokasi yang sudah disiapkan.
“Sesuai jadwal, 11 cabang lomba sudah mulai dipertandingkan. Diikut 816 orang peserta dari 12 kabupaten/kota,” ungkap Koordinator Cabang Perlombaan MTQ Riau, H Suhelmon MA.
Menurut Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kuansing ini, semua cabang perlombaan masih tahap penyisihan. Kemungkinan berlangsung hingga Senin (29/6) malam.
Baca Juga: Universitas Hang Tuah Pekanbaru Gelar Pelatihan Tim Pengelola RPL
Dari hasil monitoring yang dilakukan bersama Ketua Umum MTQ Riau H Zulkifli Syukur, Ketua Harian Zulkarnain ST MSi yang juga Sekda Kuansing, Asisten III Setda Kuansing Drs Azhar MM, Ketua Dewan Pengawas Hj Helmi Halimatul Udhmah dan dirinya ke semua lokasi cabang perlombaan, semua berjalan baik dan lancar. “Alhamdulillah, hari pertama ini semua berjalan baik dan lancar. Termasuk fasilitas yang disiapkan panitia tidak ada kendala,” kata Suhelmon.
Masing-masing Astaqa Utama MTQ Riau menjadi tempat cabang perlombaan Tilawah Dewasa, Tilawah Remaja, Tilawah Anak-anak, dan Cabang Qiraat Mujawwad Dewasa. Kemudian, Masjid Agung Ar Raudha Kuansing menjadi lokasi cabang perlombaan Qiraat Murattal Dewasa dan Qiraat Murattal Remaja. Masjid Al Muhajirin Sungai Jering menjadi tempat perlombaan Tartil Quran dan Tilawah Tuna Netra.
Masjid KH Umar Usman Desa Beringin Taluk menjadi tempat cabang perlombaan Hafalan 1 Juz dan Tilawah, Cabang Hafalan 5 juz dan Tilawah. Masjid Al Jihad Desa Koto Taluk sebagai tempat cabang lomba Hafalan 10 juz dan 20 juz. Masjid Al Furqon Sungai Jering cabang Hafalan 30 Juz dan Tafsir Quran semua golongan.
Masjid Baitul Hamdi Kelurahan Simpang Tiga Taluk cabang Hadist Nabi 100 dan 500. Gedung Abdul Rauf Teluk Kuantan menjadi tempat cabang Seni Kaligrafi Al Quran semua golongan. SMAN Pintar Teluk Kuantan menjadi tempat cabang KTIQ dan KTIH.
Kemudian, Aula MAN 1 Teluk Kuantan Desa Beringin Taluk menjadi tempat Cabang Fahmil Quran. Aula SMAN 1 Teluk Kuantan menjadi tempat cabang Syarhil Quran dan aula SMKN 2 Teluk Kuantan menjadi tempat cabang Berjanzi.
Untuk 11 cabang lomba, di hari pertama berlangsung dari pagi hingga sore. Sementara Cabang Tilawah anak-anak, remaja dan dewasa, berlangsung hingga malam.
Suhelmon memperkirakan sudah ada beberapa cabang perlombaan yang akan memasuki babak semifinal. “Tapi tentu tetap kita tunggu dari dewan hakim hasilnya,” sambungnya lagi.
Untuk Dewan Hakim, ada 230 orang Dewan Hakim yang menjadi penilai dalam MTQ Riau di Kabupaten Kuansing. Baik Dewan Hakim Nasional maupun Provinsi. Masjid Al Jihad Koto Taluk yang menjadi lokasi cabang lomba Hafalan Al Quran 10-20 Juz, juga sudah melangsungkan perlombaan.
“Hari ini, cabang lomba hafalan Al Quran dimulai,” kata Panitia MTQ Cabang Lomba Hafalan Al Quran, H Jefri Eriadi.
Baca Juga: Terpilih secara Aklamasi, Andrie Djaja SH kembali Nakhodai FOBI Riau
Dia menyebutkan, di Masjid Al Jihad akan mempertandingkan cabang lomba Hafalan Al Quran 10-20 juz. Di Ahad ini, cabang lomba Hafalan Al Quran yang dipertandingkan mulai pagi hingga siang, adalah 10 juz.
Sementara untuk Hafalan Al Quran 20 juz baru akan dimulai pada Senin (29/6/2026). “Pagi ini sampai siang, Hafalan Al Quran 10 juz yang diikuti 12 kabupaten/kota. Sebab siang masih ada gelaran pacu jalur Rayon II Kuantan Tengah,” kata Jefri Eriadi yang juga Ketua Masjid Al Jihad Koto Taluk.
Pada Senin (29/6) akan dipertandingkan Hafalan Al Quran 20 juz, dari pagi hingga sore. Peserta yang ikut, sebanyak 24 orang untuk cabang Hafalan Al Quran 10 juz dan 24 orang Hafalan Al Quran 20 juz.
Dari pantauan Riau Pos di lapangan, kawasan Astaqa Utama yang menjadi lokasi cabang perlombaan cabang Tilawah dan Cabang Qiraat Mujawwad Dewasa, paling banyak didatangi. Selain berada di pusat Kota Telukkuantan, lokasi ini juga berdampingan dengan lokasi Stan MTQ 12 kabupaten/kota.
Sambil mendengar lantunan ayat-ayat suci Al Quran yang dibacakan qori dan qariah dari 12 kabupaten/kota yang bertanding, mereka juga bisa melihat keelokan Stan MTQ dari 12 kabupaten/kota. Di stan ini, mereka bisa melihat dan mendapatkan aneka ragam produk makanan, kerajinan khas masing-masing daerah yang ada di Riau.
Rohul Turunkan Peserta Pawai Taaruf Terbanyak
Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menargetkan Juara I Pawai Taaruf dan Perahu Hias pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XLIV Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi. Untuk mewujudkan target tersebut, Rohul menurunkan 2.447 peserta, menjadikannya sebagai kontingen dengan jumlah peserta pawai taaruf terbanyak pada perhelatan MTQ tahun ini.
Ribuan peserta tersebut tidak hanya memeriahkan pembukaan MTQ, Sabtu (27/6), tetapi menjadi duta budaya yang memperkenalkan kekayaan seni, adat istiadat, tradisi serta nilai-nilai religius Negeri Seribu Suluk kepada masyarakat Provinsi Riau yang hadir di Kabupaten Kuansing.
Sebagai kontingen bernomor urut pertama, rombongan Rohul langsung menyita perhatian ribuan warga yang memadati kawasan Tugu Pelajar Simpang Tiga Teluk Kuantan hingga Jalan Ahmad Yani menuju Astaka MTQ di Tepian Narosa.
Sepanjang rute pawai, penampilan kontingen Rohul mendapat sambutan meriah dan menjadi salah satu atraksi yang paling banyak menarik perhatian masyarakat maupun peserta dari kabupaten/kota di Riau.
Barisan pembuka diawali atraksi Marching Band Gita Karya Praja Rokan Hulu, disusul rombongan Bupati Rohul Anton ST MM, Ketua DPRD Rohul Hj Sumiartini, Wabup Rohul H Syafaruddin Poti, Pj Sekda Rohul Drs H Yusmar MSi bersama unsur forkopimda.
Pada saat melintasi Panggung Utama, Bupati Anton juga menyerahkan cendera mata kepada Bupati Kuansing sebagai simbol persaudaraan dan mempererat silaturahmi antardaerah serta menyatakan kesiapan Kabupaten Rohul di tunjuk sebagai Tuan Rumah MTQ XLV tingkat Provinsi Riau Tahun 2027.
Dalam barisan pawai taaruf, kontingen Rohul menampilkan Bujang Dara Rohul, kafilah dan ofisial, jajaran Kementerian Agama Kabupaten Rohul terdiri dari para kepala madrasah, Kepala KUA
Berbagai kekayaan budaya ditampilkan, mulai dari barisan Tuanku Tambusai, Zikir Ratik Togak, gerakan Salat Magrib Mengaji, Tari Tepak Sirih, becak hias bertema Nasi Balai, prosesi adat Upah-upah, rebana, Lima Luhak, Raja Lima Luhak, Manggar Penggembira, Sunat Rasul, Silek Tiga Bulan, Gondang Brogong, Manuga, Buonou, Lukah Gila hingga karnaval budaya lainnya.
Kemegahan kontingen semakin lengkap dengan keikutsertaan jajaran Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, mulai dari pejabat eselon II yang menggunakan payung merah putih, pejabat eselon III dan IV, para camat beserta istri, kepala desa dan lurah hingga kepala sekolah TK, SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA se-Kabupaten Rokan Hulu.
Bupati Rohul Anton ST MM mengatakan, keikutsertaan 2.447 peserta merupakan bentuk komitmen Pemkab Rohul dalam menyukseskan MTQ XLIV tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuansing sekaligus memperkenalkan identitas daerah kepada masyarakat Riau.
Selain memperkenalkan seni dan budaya daerah, lanjutnya, Pemkab Rohul bertekat untuk meraih prestasi terbaik pada pawai taaruf MTQ XLIV dan Perahu Hias yang mengusung miniatur Masjid Agung Islamic Center Rokan Hulu sebagai ikon kebanggaan daerah.
“Insya Allah, dengan persiapan yang matang dan dukungan seluruh masyarakat, kita optimis meraih Juara I Pawai Taaruf dan Perahu Hias. Namun yang paling penting, melalui penampilan ini masyarakat Riau semakin mengenal budaya, adat istiadat, dan jati diri Negeri Seribu Suluk di MTQ XLIV di Kuansing,” tegas mantan Kadis PUPR Rohul itu.
Pelalawan Targetkan Lima Besar
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan yakin kafilah asal Pelalawan mampu bersaing pada helat Musabaqoh Tilawatil Qur’an ( MTQ) tingkat Provinsi Riau tahun 2026 di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). MTQ Riau yang ke-44 di Kuantan Singingi telah dimulai sejak tanggal 26 Juni yang akan berlangsung sampai 3 Juli mendatang. Pemkab Pelalawan mengirimkan 45 kafilah untuk mengikuti berbagai cabang lomba pada MTQ Riau. Meski jumlah kontingen dari Pelalawan lebih sedikit dibandingkan kabupaten dan kota lainnya, namun dinilai bisa mengimbangi pertandingan.
Kabag Kesra Setdakab Pelalawan Masril SAg kepada Riau Pos, Ahad (28/6) via selulernya mengatakan bahwa, daerah yang memiliki motto Tuah Negeri Seiya Sekata ini, telah memasang target untuk mempertahankan posisi ke-5 besar seperti peringkat pada pelaksanaan MTQ tahun sebelumnya.
“Ya, pada tahun-tahun sebelumnya, kita berhasil masuk dalam posisi 5 besar. Dan prestasi ini tentunya cukup membanggakan. Sehingga dengan prestasi itu, maka pada pelaksanaan MTQ Riau tahun ini, target kita juga minimal bisa kembali masuk posisi 5 besar,” terangnya. Ditambahkan Kabag Kesra ini bahwa, Pemkab Pelalawan akan memberikan bonus bagi kafilah yang berprestasi pada helat Musabaqoh Tilawatil Qur’an ( MTQ) tingkat Provinsi Riau tahun 2026 di Kabupaten Kuantan Singingi.(dac/epp/amn)
Editor : Arif Oktafian