PEKANBARU (RIAU POS.CO) -- Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau Tahun 2026 resmi dibuka, Rabu (15/7/2026) malam oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau yang diwakili Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Riau, Yurnalis.
Rakerprov menjadi momentum evaluasi sekaligus penyusunan strategi pembinaan olahraga prestasi menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang. Ketua Umum KONI Riau Iskandar Hoesin, mengatakan selama masa kepengurusannya, KONI Riau mampu mempertahankan berbagai capaian prestasi, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional.
Ia menyebutkan, Riau berhasil mencatat sejarah dengan mempertahankan gelar juara umum Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera sebanyak tiga kali berturut-turut. Prestasi tersebut menjadi bukti konsistensi pembinaan atlet yang dilakukan KONI bersama pemerintah daerah dan seluruh cabang olahraga. "Di tingkat wilayah, Riau berhasil mempertahankan juara umum Porwil Sumatera tiga kali berturut-turut," ujar Iskandar.
Baca Juga: Gandeng Komnas HAM, Pemprov Bahas Sengketa Lahan di Rohul dan Kampar
Tidak hanya itu, pada ajang PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024, kontingen Riau juga sukses mempertahankan posisi di jajaran 10 besar nasional. Riau mengoleksi 23 medali emas, 22 perak, dan 37 medali perunggu.
Menurut Iskandar, berbagai pencapaian tersebut tidak terlepas dari kerja sama seluruh pengurus KONI, pengurus cabang olahraga, pelatih, atlet, serta dukungan penuh Pemerintah Provinsi Riau. Ia berharap Rakerprov 2026 menjadi titik awal penyusunan program kerja yang lebih terarah untuk meningkatkan prestasi olahraga Riau di masa mendatang.
"Rakerprov ini harus menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan prestasi olahraga Riau agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional," katanya.
Baca Juga: Akibat Tidak Teliti Dalam Penginputan Dokumen, Tiga OPD Ternyata Belum Terima Gaji Ke-13
Sementara itu, Wakil Ketua II KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Soedarmo, memberikan apresiasi terhadap capaian prestasi yang diraih KONI Riau. Menurutnya, Riau berhasil menunjukkan kualitas, baik sebagai penyelenggara maupun sisi prestasi atlet.
Ia mengingatkan keberhasilan Riau saat menjadi tuan rumah Porwil Sumatera 2023. Selain sukses menyelenggarakan pertandingan, Riau juga mampu mempertahankan gelar juara umum untuk ketiga kalinya secara beruntun. "Riau sebagai tuan rumah sukses dalam penyelenggaraan dan juga sukses prestasi. Riau berhasil mempertahankan juara umum tiga kali berturut-turut," ungkap Soedarmo.
Ia juga mengapresiasi keberhasilan kontingen Riau mempertahankan posisi 10 besar pada PON 2024 melalui raihan 23 emas, 22 perak, dan 37 perunggu. Soedarmo turut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Riau atas komitmennya dalam mendukung pembinaan olahraga prestasi.
Baca Juga: 33 Sekolah di Meranti Direvitalisasi, Disdikbud Optimistis Jumlahnya Bakal Bertambah
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Riau yang terus mendukung pembinaan atlet sehingga mampu meraih prestasi. Dukungan ini diharapkan terus berlanjut agar prestasi atlet Riau semakin meningkat," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Plt Gubernur Riau melalui Kadispora Riau, Yurnalis, menegaskan bahwa seluruh pemangku kepentingan olahraga harus mulai mempersiapkan atlet menghadapi PON berikutnya. Menurutnya, waktu persiapan yang tersisa hanya sekitar dua tahun sehingga diperlukan langkah-langkah strategis sejak sekarang.
"Kita punya waktu dua tahun untuk membangun pondasi olahraga. Semoga Riau dapat meraih peringkat yang lebih baik pada PON yang akan datang,"ujarnya.
Baca Juga: Antrean Kendaraan Mengular Lagi, Dinas Kopdagrin Sebut Stok BBM Masuk
Ia juga meminta KONI Riau memperkuat koordinasi dengan seluruh cabang olahraga, meningkatkan pembinaan atlet secara berkelanjutan, melakukan supervisi dan monitoring program secara berkala, serta menerapkan tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel. Selain itu, pemerintah mendorong percepatan digitalisasi sistem pembinaan atlet agar proses pembinaan lebih terukur dan efektif.
KONI juga diminta menjaga soliditas organisasi serta menjauhkan olahraga dari kepentingan politik praktis. "Utamakan pembinaan atlet, percepat digitalisasi pembinaan olahraga, jaga solidaritas dan soliditas organisasi, serta jauhkan olahraga dari politik praktis. Kerja dengan hati, bertanding dengan ilmu, untuk Riau bermartabat, maju, dan sejahtera melalui olahraga," pungkasnya.
Editor : Rinaldi