
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Anggota DPRD Riau, Indra Gunawan Eet, akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat menyusul insiden bentrokan yang melibatkan dua kubu pendukung anggota DPRD Riau dari Fraksi Partai Golkar, yakni dirinya dengan Parisman Ikhwan, di lingkungan Gedung DPRD Riau.
Permintaan maaf tersebut disampaikan Eet setelah insiden yang sempat viral dan menjadi perhatian publik karena terjadi di kompleks rumah rakyat. Kericuhan itu dinilai mencoreng citra DPRD Riau sekaligus Partai Golkar sebagai partai tempat kedua legislator tersebut bernaung.
“Kami sangat menyesali hal yang terjadi di luar kontrol. Untuk itu, secara pribadi dan sebagai anggota DPRD Riau, kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat serta kepada DPD Partai Golkar Riau atas tindakan yang tidak pantas terjadi,” ujar Eet, Senin (20/7/2026).
Baca Juga: Jalan Sudirman Terendam Banjir, Satlantas Alihkan Arus Lalu Lintas dan Bantu Pengendara
Mantan Ketua DPRD Riau itu juga menyampaikan permohonan maaf kepada rekan-rekan sesama anggota DPRD Riau. Menurutnya, insiden tersebut tidak semestinya terjadi di lingkungan lembaga legislatif yang menjadi tempat memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Eet mengakui peristiwa tersebut telah memberikan dampak buruk terhadap citra DPRD Riau di mata publik. Ia menyadari kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif dapat tergerus akibat aksi yang berujung pada bentrokan antarpendukung.
Sebagai bentuk komitmen untuk memperbaiki keadaan, Eet berjanji akan lebih mengedepankan komunikasi dan musyawarah dalam setiap pembahasan, termasuk saat membahas kebijakan maupun alokasi anggaran daerah.
Baca Juga: Kejati Riau Kawal Bisnis Angkasa Pura Berjalan Sesuai Koridor Hukum
“Kami akan lebih berhati-hati dalam bertindak dan lebih mengedepankan musyawarah dalam setiap pembahasan. Karena apa yang terjadi di DPRD tentu berdampak pada kepercayaan masyarakat,” katanya.
Insiden bentrokan tersebut terjadi usai rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Ketegangan yang sebelumnya berlangsung di ruang rapat berlanjut di luar ruangan hingga melibatkan pendukung kedua kubu. Aksi saling dorong bahkan berujung pada baku pukul yang sempat direkam dan beredar luas di media sosial.
Peristiwa itu memicu reaksi dari berbagai pihak. DPD Partai Golkar Riau melalui Ketua DPD, Yulisman, sebelumnya telah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas insiden yang melibatkan dua kadernya. Partai juga menegaskan akan menindaklanjuti persoalan tersebut sesuai mekanisme organisasi dan melakukan evaluasi terhadap seluruh pihak yang terlibat.
Baca Juga: Kuota SPMB Dikurangi, Tokoh Siak Hulu Minta Pemkab Kampar Segera Beri Solusi
Sementara itu, aparat kepolisian dari Polda Riau dan Polresta Pekanbaru juga telah melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan rekaman CCTV serta sejumlah video yang beredar untuk mengungkap penyebab dan pihak-pihak yang terlibat dalam kericuhan tersebut.(nda)
Editor : Edwar Yaman