PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru kembali menemukan adanya potensi titik panas yang tersebar di wilayah Riau dan Sumatera, Jumat (24/7/2026).
Menurut Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru Elisa JS Kedang, berdasarkan pantauan radar citra satelit sejak pukul 23.00 WIB, tercatat ada 161 total titik panas (hotspot) wilayah Sumatera yang tersebar di sejumlah Provinsi seperti Aceh 70, Lampung 14, Sumatera Selatan 28, Jambi 7, Sumatera Barat 8, Kepulauan Bangka Belitung 16, Bengkulu 8, Kepulauan Riau 3, Sumatera Utara 4, serta Riau 3.
Sedangkan untuk hotspot di Riau terpantau di Kota Dumai , Kabupaten Pelalawan serta Kabupaten Siak dengan masing-masing 1 titik panas.
Sementara itu, untuk prakirakan cuaca di Provinsi Riau sejak pagi hingga siang hari terpantau udara kabur berawan tanpa adanya potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Kondisi ini akan berubah memasuki sore hingga malam hari, dimana cuaca terpantau cerah berawan dengan potensi hujan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar dan Kabupaten Pelalawan.
Dini hari udara kabur berawan masih menyelimuti sejumlah daerah Riau dengan potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Bengkalis dan Kota Dumai.
Suhu udara di Provinsi Riau diprakirakan berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius, dengan kelembapan udara 55 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam.
Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang laut di perairan Riau umumnya berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau kategori rendah.
"Waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Pelalawan, Meranti dan Kabupaten Kuantan Singingi pada sore dan malam/dini hari," tegasnya.
Editor : Rinaldi