PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Seorang tahanan perkara narkoba di Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Ibnu Satya Dharma, kabur dari kawalan petugas. Keterangan dari Lapas Kelas IIA Pekanbaru menyebutkan, Ibnu kabur saat petugas mengawalnya saat menunggu obat di apotek.
"WBP (warga binaan pemasyarakatan, red) itu melarikan diri saat sedang menunggu pengambilan obat di apotek RS,'' ucap Humas Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Jopri Sinaga kepada awak media.
Jopri menyebutkan, Ibnu sebelumnya menjalani pemeriksaan dan pengobatan rutin di RS PMC Pekanbaru. Ia disebutkan mengidap penyakit dalam yang memerlukan kontrol rutin ke rumah sakit. Namun informasi yang beredar, Ibnu kabur bukan saat sedang berada di rumah sakit. Ia kabur saat berada di rumahnya di Jalan Sialang Bungkuk, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru.
Baca Juga: Ini yang Menjadi Alasan Kejagung Menahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah di Rutan KPK
Awalnya Ibnu keluar lapas dengan alasan berobat ke Rumah Sakit PMC Pekanbaru yang berada tidak jauh dari lapas. Dalam hal ini ia dikawal tiga petugas lapas.
Saat berada di rumah sakit, disebutkan dokter tidak ada di tempat. Atas situasi itu Ibnu disebut melobi para petugas yang mengawalnya agar mengizinkannya untuk pulang ke rumahnya yang berada di sebuah perumahan di Jalan Sialang Bungkuk, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru untuk menjumpai istrinya.
Permintaan Ibnu ini dikabulkan. Setiba di rumah itu, petugas kemudian pergi mencari makan, dengan hanya menitipkan Ibnu ke istrinya. Namun saat petugas kembali ke rumah itu, sepasang suami istri itu sudah kabur.
Baca Juga: Diana Rita H Kembangkan Batik Bukitbatu sebagai Identitas Daerah
Terkait informasi Ibnu kabur saat ditinggal petugas di rumahnya ini, belum ada pihak berwenang yang bisa dikonformasi. Namun Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau Rudi F Sianturi memastikan satu hal, tiga petugas lapas yang mengawal tananan kabur itu sedang menjalani pemeriksaan intensif.
Bila terbukti lalai, apalagi ada pelanggaran, kata Rudi, pihaknya tidak segan mengambil tindakan tegas sesuai aturan berlaku
"Petugas pengawalnya sudah kami tarik ke Kanwil untuk pemeriksaan,'' ucapnya, Sabtu (25/7/2026).
Baca Juga: Dukung Tari Sapin Bagan Jadi Muatan Lokal di Sekolah
Selain itu, sebut Rudi, saat ini tim gabungan sedang melakukan pengejaran. Pihaknya juga sudah meminta bantuan kepolisian untuk memburu Ibnu.
''Mohon dukungannya, apabila ada informasi terkait WBP yang melarikan diri tersebut. Tim kami bersama kepolisian sedang melakukan pengejaran dan pencarian,'' ujar Rudi.(end)
Editor : Edwar Yaman