Program SDMP BPDP Bekali Petani Inhu dengan Kompetensi Budidaya Teknis Kelapa Sawit

Herianto Baserah • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 20:04 WIB
Para penyelenggara dan peserta pelatihan foto bersama usai pelatihan budidaya teknis kelapa sawit Program SDMP BPDP di Pekanbaru, belum lama ini. (BPDP untuk Riau Pos)
Para penyelenggara dan peserta pelatihan foto bersama usai pelatihan budidaya teknis kelapa sawit Program SDMP BPDP di Pekanbaru, belum lama ini. (BPDP untuk Riau Pos)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci keberhasilan pembangunan sektor perkebunan kelapa sawit nasional. Untuk itu, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) terus menghadirkan Program Sumber Daya Manusia Petani (SDMP) guna meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas petani dalam mengelola usaha perkebunan secara profesional dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Budidaya Teknis Kelapa Sawit pada 19–26 Juli 2026 di Hotel Grand Zuri Pekanbaru. Kegiatan ini diikuti 82 petani dari berbagai kecamatan di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Sejak registrasi hingga penutupan, peserta menunjukkan semangat belajar tinggi. Sesi diskusi juga menjadi wadah bertukar pengalaman dan mencari solusi atas permasalahan pengelolaan kebun.

Pelatihan dibuka Senin, 20 Juli 2026 oleh Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Supriadi, S.Hut., M.T, dan dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Inhu, Endang Mulyawan, S.Hut., M.Si. Selama Senin–Kamis, peserta mendapat materi dari narasumber kompeten, meliputi regulasi lahan mineral, persiapan benih dan lahan, teknik tanam, pemeliharaan, pengendalian gulma, pemupukan, serta pengendalian hama dan penyakit. Materi disampaikan secara aplikatif agar mudah diterapkan di kebun.

 Baca Juga: Perdana Pimpin Apel, Kapolres Inhil Tekankan Disiplin dan Profesionalisme

Sebagai penguatan, Jumat 24 Juli 2026 peserta melakukan studi lapangan ke PTPN Regional IV Unit Sei Pagar. Di sana peserta melihat langsung penerapan budidaya kelapa sawit sesuai standar operasional perusahaan. Kegiatan ini menghubungkan teori di kelas dengan praktik nyata di lapangan dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta.

Rangkaian pelatihan ditutup Sabtu, 25 Juli 2026 dengan materi akhir, evaluasi, dan penutupan. Respons positif datang dari peserta. Abdul Rahmat Setyawan menilai pelatihan memberi ilmu baru yang sesuai kebutuhan petani. Supriadi dari Kelas 1 juga mengapresiasi diskusi antar kecamatan yang memperluas wawasan.

Pelaksanaan didukung PT SMATEK Tunas Mandiri sebagai lembaga pelaksana. Kolaborasi BPDP, pemerintah daerah, narasumber, dan lembaga pelaksana diharapkan memperkuat SDM perkebunan. Melalui SDMP, BPDP berharap ilmu yang didapat diterapkan nyata di kebun, sehingga produktivitas sawit rakyat meningkat dan daya saing sektor perkebunan Indonesia semakin kuat.(nto/c)

Baca Juga: Sebelum Kabur, Napi Lapas Pekanbaru Diduga Kendalikan Peredaran Sabu hingga Bandara SSK II

Editor : Edwar Yaman
Program SDMP petani inhu Kompetensi Budidaya Teknis BPDP kelapa sawit