PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Berhasil memecahkan rekor MURI dengan peserta terbanyak di 9 lokasi, serta bertepatan langsung dengan Hari Jadi Provinsi Riau ke-69, sebanyak 3.245 peserta memeriahkan Buddhayana Run 2026 dengan menempuh jarak 5 dan 10 kilometer.
Mengawali garis start dan finis mengambil tempat di Pasar Buah Sudirman, Pekanbaru, melewati rute Jalan Sudirman melewati jembatan Siak IV. Untuk 10K memutar di Bundaran Chevron, Ahad (9/8/2026).
Ribuan peserta Buddhayana Run 2026 dilepas langsung oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Riau, H. Yurnalis, S.Sos., M.Si, Kepala Kantor Kemenang Provinsi Riau, Dr. H. Muliardi, M.Pd, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol. Muharman Arta, S.I.K., M.H, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, Dr. Boby Rachmat, S.STP, M.Si dan Ketua Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) Riau, Romo Hanlun, Pembimas Buddha Riau, Wiryanto S Ag MM, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Riau serta ketua dan perwakilan Ormas Tionghoa di Pekanbaru.
Baca Juga: Sungai Singingi Sudah Bisa untuk Mandi, Sungai Kuantan Masih Cokelat, Muklisin Bersurat ke Sumbar
Menurut Kadispora Provinsi Riau, H. Yurnalis kegiatan Buddhayana Run 2026 merupakan momentum untuk mempererat persatuan dan kesatuan umat beragama melalui dunia lari. Apalagi ribuan pelari yang ikut memeriahkan kegiatan ini bukan hanya dari Kota Pekanbaru tetapi seluruh masyarakat Riau yang ikut memeriahkan hari Jadi Provinsi Riau ke-69 tahun.
"Kami mengajak masyarakat untuk hidup sehat baik dalam olahraga lari atau lainnya . Pemerintah Provinsi Riau hadir untuk memberikan dukungan dalam kegiatan ini semoga menjadi agenda tahunan dengan melibatkan banyak peserta," ujarnya.
Sementara itu, Kesbangpol Riau, Dr. Boby Rachmat menilai Buddhayana Run dapat menjaga persatuan dan kerukunan umat beragama di Provinsi Riau, karena diikuti ribuan pelari dari berbagai kalangan.
Baca Juga: Marcus Rashford Akan Bergabung Kembali dengan Manchester United untuk Kamp Pramusim
Apalagi kegiatan bersamaan dengan ulang tahun ke-69 Provinsi Riau yang mengambil tema, Bersatu Dalam Keberagaman, Maju Dalam Pembangunan.
"Kami sangat berbangga karena di hari jadi Provinsi Riau ke-69 tahun, semangat keberagaman maju dalam pembangunan benar-benar terasa. Karena seluruh umat beragama bersatu dan rukun dalam mensukseskan kegiatan olahraga lari ini,"katanya
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Majelis Buddhayana Indonesia (MBI), Ir. Budiman MSIE menambahkan, Buddhayana Run merupakan wujud nyata semangat kolaborasi, persaudaraan serta toleransi.
"Kita lihat semangat kebersamaan mewarnai penyelenggaraan Buddhayana Run 2026 di berbagai kota di Indonesia. Semua berkumpul tanpa memandang usia, suku, ras maupun agama," terangnya.
Baca Juga: Upacara Peringatan Hari Jadi Ke-69 Provinsi Riau, Plt Gubri Ajak Satukan Kekuatan untuk Bangun Riau
Ketua MBI Riau, Romo Hanlun mengatakan, Buddhayana Run dilaksanakan Keluarga Buddhayana Indonesia (KBI). Untuk Pekanbaru, terdapat 3.245 peserta yang berasal dari kabupaten dan kota di Provinsi Riau.
Buddhayana Run sudah memasuki tahun kedua dan mendapat respon bagus dari masyarakat. Tahun ini, dilaksanakan di 9 Provinsi. Dimulai dari Sorong, Batam, Jambi, Banten dan Jakarta, Pekanbaru, Medan, Bangka Belitung dan ditutup di Surabaya.
Bahkan,Kota Pekanbaru menjadi peserta terbanyak Buddhayana Run 2026 dibandingan kota-kota lainnya dengan jumlah peserta yang kian membeludak di hari-hari terakhir pendaftaran.
"Sebagai bentuk apresiasi bagi peserta yang berhasil mencapai garis finis diberikan mendali serta uang tunai untuk juara 1, 2, dan 3 masing-masing kategori putra dan putri. Terdapat juga doorprize dengan hadiah utama tiga unit motor dan berbagai hadiah menarik lainnya," tegasnya.(ayi)
Editor : Edwar Yaman