PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru kembali menemukan penurunan jumlah titik panas di Provinsi Riau, Kamis (13/8/2026).
Menurut Prakirawan BMKG Pekanbaru Elisa JS Kedang, berdasarkan pantauan radar citra satelit sejak pukul 16.00 WIB, total titik panas (hotspot) di wilayah Sumatera mengalami penurunan yang cukup signifikan dari sebelumnya 1.097 titik, kini tersisa hanya 431 titik panas.
Penurunan jumlah titik panas ini tersebar di sejumlah daerah di Pulau Sumatera di antaranya Provinsi Bengkulu 27, Aceh 7, Jambi 21, Lampung 93, Sumatera Barat 22, Sumatera Selatan 172, Sumatera Utara 21, Kepulauan Riau 2, Bangka Belitung 20 dan Provinsi Riau dengan hanya 46 titik panas.
Baca Juga: 435 Koperasi Merah Putih di Riau Telah Selesai 100 Persen
Untuk sebaran titik panas di Provinsi Riau masih didominasi di Kabupaten Bengkalis dengan 16 titik, disusul Kampar 5, Kuantan Singingi 5, Pelalawan 11, Rokan Hilir 2, Rokan Hulu 4, Siak 2 dan Kabupaten Indragiri Hilir 1.
Sedangkan untuk visibility atau jarak pandang di sejumlah daerah di Provinsi Riau berdasarkan pengamatan BMKG Pekanbaru sejak pukul 16.00 WIB, Kota Pekanbaru masih masuk kategori aman dengan jarak pandang berkisar 7 Km, Rengat 8 Km, Pangkalan Kerinci Pelalawan 8 Km dan Kecamatan Tambang Kampar 8 Km.
"Untuk pantauan real time saat ini dalam kategori sedang atau sudah mulai membaik. Berdasarkan citra satelit untuk wilayah Riau tidak terdeteksi ada sebaran asap. Tapi untuk observasi permukaan yang kami amati di Inhu dan Kota Pekanbaru masih aman, walau jarak pandang berkisar antara 7-8 km," tegasnya.
Editor : Rinaldi