Pascakebakaran, Pertamina Pastikan Kondisi SPBU Pelalawan Terkendali dan Pelayanan BBM Tetap Terjaga

Siti Azura • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:23 WIB

Karyawan SPBU Desa Lubuk Terap, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan bersama tim pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang berawal dari percikan mobil saat mengisi BBM, Jumat (14/8/2026). (MUHAMMAD AMIN AMRAN/RIAU POS)

Karyawan SPBU Desa Lubuk Terap, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan bersama tim pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang berawal dari percikan mobil saat mengisi BBM, Jumat (14/8/2026). (MUHAMMAD AMIN AMRAN/RIAU POS)

 

PELALAWAN (RIAUPOS.CO) - Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyampaikan bahwa telah terjadi insiden kebakaran pada salah satu kendaraan konsumen di area SPBU 14.283.624, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan, Riau, pada Jumat (14/8/2026).

Saat insiden terjadi, operator dan kru SPBU yang berada di lokasi segera melakukan respons keadaan darurat dengan memprioritaskan keselamatan konsumen dan seluruh pihak di area SPBU. Petugas dengan sigap melakukan upaya pemadaman awal menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan Alat Pemadam Api Berat (APAB) yang tersedia di lokasi untuk mencegah api meluas ke area lainnya.

Secara bersamaan, petugas SPBU melakukan pengamanan area serta memastikan sumber energi dan kegiatan operasional dihentikan untuk meminimalkan potensi risiko lanjutan. Upaya penanganan kemudian turut didukung petugas pemadam kebakaran hingga api berhasil dipadamkan dan situasi di lokasi dapat dikendalikan.

 Baca Juga: Gerai I Love Emas Hadir di Mal SKA Pekanbaru, Transaksi Jadi Lebih Mudah dengan Harga Beli Tertinggi

Petugas SPBU juga memberikan respons awal terhadap konsumen yang mengalami luka dalam kejadian tersebut serta berkoordinasi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Pertamina Patra Niaga turut prihatin atas kejadian yang dialami konsumen dan terus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam proses penanganannya.

Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan sebagai bagian dari penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), Pertamina Patra Niaga untuk sementara menghentikan operasional SPBU 14.283.624.

"Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan ruang bagi pengamanan lokasi serta pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana dan fasilitas sebelum SPBU dinyatakan aman untuk kembali melayani masyarakat," ujarnya.

 Baca Juga: Gempa Magnitudo 7,7 Guncang NTT, Dua Orang Meninggal Dunia, Satu Orang Luka-Luka

Pertamina Patra Niaga juga telah berkoordinasi dengan aparat setempat dan tim HSSE untuk melakukan pemeriksaan serta evaluasi lebih lanjut. Informasi dan rekaman CCTV di lokasi telah diamankan sebagai bagian dari proses pemeriksaan. Penyebab kejadian masih dalam proses pendalaman sehingga Pertamina Patra Niaga belum dapat menyimpulkan penyebab insiden sebelum seluruh proses pemeriksaan selesai dilakukan.

Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa keselamatan merupakan prioritas utama dalam setiap kegiatan operasional. Kesigapan operator dan kru SPBU dalam menjalankan prosedur tanggap darurat menjadi bagian penting dalam meminimalkan dampak kejadian dan mencegah api meluas ke sarana serta fasilitas lainnya di area SPBU.

Selama penghentian sementara operasional SPBU 14.283.624, masyarakat tetap dapat memperoleh BBM di SPBU 14.283.116 yang berjarak sekitar 9 kilometer maupun SPBU 14.283.690 yang berjarak sekitar 11 kilometer dari lokasi.

"Pertamina Patra Niaga terus memastikan pelayanan dan pemenuhan kebutuhan BBM masyarakat di wilayah tersebut tetap berjalan. Operasional SPBU 14.283.624 akan kembali berjalan normal setelah seluruh aspek keselamatan dan kelayakan sarana fasilitas telah dinyatakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," paparnya.

 Baca Juga: Mobil Meledak, SPBU di Pelalawan Terbakar, Diduga Sopir Video Call saat Isi BBM

Pertamina Patra Niaga juga kembali mengingatkan seluruh SPBU untuk memastikan kesiapan personel dan sarana tanggap darurat serta konsisten menjalankan prosedur keselamatan dalam setiap pelayanan. Masyarakat diimbau turut mendukung keselamatan di SPBU dengan mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku, termasuk mematikan mesin kendaraan selama pengisian BBM serta menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.

Pertamina Patra Niaga mengimbau seluruh konsumen untuk turut menjaga keselamatan selama berada di area SPBU dengan mematuhi ketentuan dan arahan petugas, termasuk mematikan mesin kendaraan serta tidak menggunakan telepon seluler atau smartphone selama proses pengisian BBM berlangsung. Kepatuhan terhadap ketentuan keselamatan merupakan tanggung jawab bersama untuk mencegah potensi risiko dan menciptakan lingkungan SPBU yang aman bagi konsumen maupun petugas.(azr)

Editor : Edwar Yaman
SPBU Pelalawan pelayanan bbm pertamina