PASIRPENGARAIAN DAN PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Harapan masyarakat Kecamatan Bonai Darussalam untuk mendapatkan akses jalan yang lebih layak segera terwujud. Ruas jalan provinsi Sontang, Rohul-Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis yang mengalami kerusakan parah dipastikan mendapat penanganan permanen melalui APBD Perubahan Provinsi Riau 2026.
Kepastian tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan ruas Sontang-Duri sebagai akses penghubung utama antar kedua kabupaten sekaligus penunjang aktivitas ekonomi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Rohul H Zulfikri ST mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima Pemkab Rohul dari Dinas PUPRPKPP Provinsi Riau, perbaikan permanen ruas Sontang-Duri akan dimasukan ke dalam rencana penganggaran APBD Perubahan Riau 2026.
Baca Juga: Tim Pengabdian Universitas Riau Gelar Pelatihan Pemasaran Digital untuk Sanggar Keletah Budak
‘’Informasi yang kami terima dari Dinas PUPRPKPP Provinsi Riau, in sya Allah pada APBD Perubahan 2026 akan dilakukan perbaikan permanen ruas jalan Sontang-Duri, khususnya pada titik-titik jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan parah,’’ kata H Zulfikri menjawab Riau Pos, Senin (17/8).
Ia menjelaskan, sebelum perbaikan permanen dilakukan, pemerintah telah mengambil langkah darurat untuk mengembalikan fungsi jalan. Penanganan tersebut dilakukan melalui penimbunan pada sejumlah titik terparah di ruas penghubung Desa Sontang-Kasang Padang.
‘’Penimbunan yang dilakukan kemarin sifatnya darurat. Tujuannya agar ruas jalan yang rusak dan sulit dilalui bisa kembali fungsional. Namun, untuk jangka panjang tentu tidak cukup hanya dengan penimbunan,’’ jelas Zulfikri
Baca Juga: Dosen UHTP Latih Public Speaking dan Critical Thinking Anak TK An-Nuur lewat Koding-KA
Menurutnya, penanganan darurat tersebut penting dilakukan agar mobilitas masyarakat tidak terputus. Namun, kondisi jalan yang berada pada kawasan dengan karakteristik tanah dan lingkungan tertentu membutuhkan konstruksi yang lebih permanen agar tidak kembali rusak dalam waktu singkat.
Zulfikri menyebutkan, ruas Sontang-Duri memiliki arti penting bagi masyarakat Bonai Darussalam. Jalan tersebut tidak hanya menjadi akses penghubung antardesa, tetapi juga mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan ekonomi dan distribusi hasil perkebunan.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas PUPR PKPP Riau Zulfahmi mengatakan, perbaikan sementara dilakukan dengan cara menimbun titik-titik kerusakan yang cukup parah. Hal ini dilakukan agar lubang-lubang besar tertutup.
Baca Juga: HUT ke-81 RI, BRK Syariah Apresiasi 83 Pegawai atas Pengabdian Puluhan Tahun
‘’Untuk sementara ditimbun dulu, sembari dibuatkan saluran air supaya tidak menggenang di jalan, untuk penanganan lebih lanjut akan dianggarkan di APBD P 2026,’’ ujarnya.
Dilanjutkannya, pada titik kerusakan jalan tersebut. Pihaknya juga sudah membuat desain perbaikannya, di mana pada titik kerusakan tersebut harus dilakukan penimbunan hingga mencapai 1 meter tingginya dan jalan tersebut nantinya akan dirigit.
Dipaparkan Zulfahmi, untuk melakukan perbaikan pada tiga titik tersebut diperkirakan memerlukan dana mencapai Rp10 miliar. Karena itu perbaikan pada ruas jalan tersebut belum bisa dilakukan tahun ini.
‘’Tiga titik kerusakan jalan itu perlu anggaran Rp10 miliar,’’ sebutnya.(hen)
Laporan ENGKI PRIMA PUTRA dan SOLEH SAHPUTRA, Pasirpengaraian dan Pekanbaru
Editor : Arif Oktafian