PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Antrean kendaraan masih terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Riau, khususnya Pekanbaru. Ketua DPRD Riau Kaderismanto pun meminta PT Pertamina segera mencari solusi konkret untuk menyelesaikan masalah yang berlarut-larut ini.
Kaderismanto mengatakan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di beberapa SPBU.
Menurutnya, kondisi tersebut cukup menyulitkan masyarakat, khususnya warga yang berprofesi sebagai sopir. Sebab, sebagian besar konsumen solar merupakan kendaraan angkutan yang memiliki peran penting dalam mobilitas dan distribusi barang.
Baca Juga: Masyarakat Diimbau Gunakan Masker
“Kami mendapat laporan dari masyarakat terkait adanya antrean solar di beberapa SPBU. Ini cukup menyulitkan warga, apalagi mereka yang berprofesi sebagai sopir,” ujar Kaderismanto, Rabu (19/8).
Ia menilai, persoalan antrean solar tidak hanya berdampak pada pengendara yang harus menghabiskan waktu lebih lama di SPBU. Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut juga berpotensi menimbulkan dampak lanjutan terhadap aktivitas masyarakat dan perekonomian.
Karena itu, Kaderismanto meminta Pertamina segera melakukan evaluasi dan mencari solusi konkret agar persoalan antrean solar tidak terus terjadi. “Kami meminta Pertamina segera mencarikan solusi konkret. Jangan sampai antrean ini terus terjadi dan menimbulkan multiplier effect,” katanya.
Baca Juga: 38 Warga Silikuan Hulu Buka Porsi Haji Melalui BRK Syariah Pangkalan Kerinci
Menurut Kaderismanto, antrean panjang di SPBU dapat berdampak terhadap keterlambatan distribusi barang, terutama karena kendaraan angkutan menjadi salah satu konsumen utama solar. Selain itu, antrean kendaraan yang mengular hingga ke badan jalan juga berpotensi menimbulkan kemacetan dan mengganggu kelancaran lalu lintas.
“Jangan sampai persoalan antrean ini kemudian menyebabkan keterlambatan distribusi, kemacetan dan dampak lainnya. Karena itu, harus segera dicarikan solusi,” tegasnya.
Kaderismanto berharap Pertamina dapat memastikan ketersediaan dan penyaluran solar berjalan dengan baik, sehingga kebutuhan masyarakat, khususnya sektor transportasi dan angkutan, tidak terganggu. Ia juga meminta agar persoalan tersebut menjadi perhatian bersama sehingga pelayanan BBM kepada masyarakat dapat berjalan lebih tertib dan lancar.(nda)
Editor : Arif Oktafian