Bantu Pemadaman Karhutla di Kerumutan, Personel Tambahan Dikerahkan ke Lokasi 

Soleh Saputra • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 11:39 WIB
Plt Gubri SF Hariyanto melepas tim tambah untuk memadamkan Karhutla di Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Senin (24/8/2026). Ft Diskominfo Riau
Plt Gubri SF Hariyanto melepas tim tambah untuk memadamkan Karhutla di Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Senin (24/8/2026). Ft Diskominfo Riau

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto melepas personel gabungan tambahan untuk mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Senin (24/8/2026). Penambahan pasukan ini diambil guna memperkuat 300 petugas yang telah bersiaga di lokasi kebakaran sejak awal kejadian.

"Hari ini kita lepas 92 personel tambahan untuk perbantuan penanganan karhutla di Kerumutan. Di antaranya 50 dari Satpol PP, 15 BPBD Damkar, masing-masing 10 dari Basarnas dan Dinas Kesehatan, lima personel Biro Umum, serta dua dari PUPR PKPP untuk operator alat berat," kata Plt Gubri.

Pelepasan tim tambahan ini bertujuan mempercepat proses pemadaman serta memblokir sebaran titik api yang masih membakar kawasan tersebut. Satuan tugas ini akan bergabung bersama unsur TNI, Polri, dan Manggala Agni yang sudah berada di lapangan.

Baca Juga: Plt Gubri Minta Informasi Kualitas Udara Ditampilkan Secara Jelas 

"Memang sudah ada 300 personel untuk pemadaman karhutla di Kerumutan. Dan ini kita tambah, agar makin optimal," ujar SF Hariyanto.

Keterbatasan sumber air di lokasi kebakaran menjadi salah satu kendala utama yang dihadapi oleh tim satgas pemadaman. Oleh karena itu, personel tambahan akan difokuskan untuk membuat sarana penampungan air baru di sekitar titik api.

"Personel diturunkan untuk menggali embung-embung yang ada. Kita usahakan untuk kembali ada airnya, supaya pemadaman api dapat maksimal," jelas SF Hariyanto.

Baca Juga: Pasar Bawah Mangkrak, Pemko Pekanbaru Layangkan SP3 ke PT AAS

Selain penambahan personel, Pemerintah Provinsi Riau juga berencana mengerahkan 15 unit alat berat ke lokasi pemadaman dalam waktu dekat. Alat berat tersebut akan difungsikan untuk mendalamkan embung serta membangun parit gajah di sekeliling area yang terbakar.

"Tujuannya untuk mempercepat pembuatan parit gajah di sekitar kawasan yang terbakar. Selain memblokir pergerakan api, parit gajah ini nantinya juga bisa menjadi sumber air untuk membantu proses pemadaman," ungkap SF Hariyanto. 

Editor : Rinaldi
karhutla pelalawan personel tambahan plt gubri