Dua Daerah Tanggap Darurat Bencana Karhutla, Pemprov Riau Pantau Eskalasi 

Soleh Saputra • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:08 WIB
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran Riau M Edy Afrizal. (Dok Riaupos.co)
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran Riau M Edy Afrizal. (Dok Riaupos.co)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Dua daerah di Riau yakni Kabupaten Pelalawan dan Kota Pekanbaru, telah menetapkan status tanggap darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Naiknya status dua daerah tersebut dari siaga darurat ke tanggap darurat karena melihat kondisi Karhutla dan cuaca yang terus memburuk.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau M Edy Afrizal mengatakan, dua daerah tersebut memang saat ini mengalami dampak cukup parah akibat Karhutla. Bahkan sekolah juga sudah diliburkan.

"Saat ini dua daerah yakni Pekanbaru dan Pelalawan sudah menaikkan status menjadi tanggap darurat Karhutla," katanya.

Baca Juga: Epson EcoTank L1310 Teranyar, Printer Ringkas Andalkan Cetak Hemat dan Kapasitas Tinggi

Dengan naiknya status dari siaga darurat menjadi tanggap darurat, diharapkan penanganan Karhutla dapat lebih maksimal dilaksanakan. Koordinasi dalam pemberian bantuan juga dapat lebih mudah dilakukan.

"Peningkatan status menjadi tanggap darurat diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas sektor, sekaligus mempercepat penanganan kebakaran dan dampaknya terhadap masyarakat," sebutnya.

Sementara itu, untuk penetapan status tanggap darurat Karhutla tingkat provinsi, menurutnya hingga saat ini masih memantau eskalasi kondisi Karhutla di daerah lainnya.

Baca Juga: Kajati Riau Lantik Lima Pejabat, Carel Williams Resmi Jabat Kajari Pekanbaru

"Untuk penetapan status tanggap darurat tingkat provinsi masih memantau eskalasi kondisi Karhutla di Riau secara menyeluruh," ujarnya. 

Editor : Rinaldi
pantau eskalasi Tanggap Darurat Karhutla pemprov riau