PEKANBARU (RP) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Sabtu (5/9/2026) kembali mendeteksi dua titik panas di Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru yang kembali menyumbang kabut asap di Kota Bertuah.
Pantauan Riau Pos, sejak pukul 06.00 hingga 07.30 WIB terlihat seluruh ruas jalan dan gedung pencakar langit di Kota Pekanbaru mulai diselimuti kabut putih yang membuat jarak pandang sempat terbatas.
Kepekatan asap memangkas jarak pandang secara signifikan di berbagai ruas jalan protokol, seperti Jalan Sudirman, Jalan Tuanku Tambusai yang hanya menyisakan jarak pandang bisa turun drastis hingga menyisakan 1 sampai 2 kilometer saja. Sehingga memaksa para pengendara motor maupun mobil untuk menyalakan lampu kendaraan serta menggunakan masker saat berpergian.
Baca Juga: Alexander Isak Tunjukkan Ketajamannya di Liverpool, Dua Gol dalam 9 Menit Kalahkan Ipswich
Sementara itu, kualitas udara dengan konsentrasi partikulat (PM2.5) di Pekanbaru pukul, 01.00 WIB berkisar 159.9 µg/m3. Masuk dalam kategori Sangat Tidak Sehat .
Angka tersebut menunjukkan konsentrasi partikulat halus masih cukup tinggi di udara Pekanbaru. Kondisi ini juga terlihat dari udara yang masih kabur akibat paparan asap.
Menurut Forecaster on duty BMKG Pekanbaru Deby C, berdasarkan pantauan BMKG Pekanbaru pagi ini kita Pekanbaru memang diselimuti asap dengan jarak pandang berkisar antara 1-2 km. Di mana Kota Pekanbaru sendiri terdapat 2 titik di wilayah Tenayan Raya, dan untuk arah angin dari tenggara-selatan.
Baca Juga: Senin Ditutup, 19 Desa Masih Kosong Balon Kades Pilkades Serentak Rohul, Ini Daftarnya
Sementara itu, secara keseluruhan titik panas (hotspot) di wilayah Sumatera juga semakin mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Dimana titik panas yang sebelumnya hanya berkisar 2.000 an kini melonjak tajam menjadi 4.229 titik panas.
Provinsi Sumatera Selatan masih mengambil alih setengah jumlah titik panas di Pulau Sumatera berkisar 2.587 titik panas, disusul Provinsi Jambi dengan 539 titik panas,
Provinsi Bangka Belitung 409 titik panas , Provinsi Riau ikut melonjak dengan 346 titik panas, Provinsi Lampung 200, Sumatera Barat 56, Kepulauan Riau 40, Bengkulu 34, Aceh 10, dan Sumatera Utara 8 titik panas.
Baca Juga: Sumber Air Tak Tersedia, Petugas Kesulitan Padamkan Karhutla di Rimbo Panjang
"Sebaran titik panas di Provinsi Riau juga ikut meningkat dan didominasi Kabupaten Indragiri Hilir dengan 111 titik panas, Kabupaten Indragiri Hulu 97, Kabupaten Bengkalis 46, Kabupaten Siak 31, Kabupaten Kepulauan Meranti 27, Kabupaten Pelalawan 26, Kota Dumai 3 Kabupaten Kampar 2, dan Kota Pekanbaru 2, serta Kuantan Singingi 1," ucapnya.(ayi)
Editor : Edwar Yaman