Kunjungan Wisman ke Riau Turun 8,68 Persen

Soleh Saputra • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 11:37 WIB
Turis dari negara tetangga ketika berliburan ke Indonesia melalui Batam. (Dok JawaPos.com)
Turis dari negara tetangga ketika berliburan ke Indonesia melalui Batam. (Dok JawaPos.com)

 PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Riau pada Juli 2026 mencapai 22.452 kunjungan, atau turun 8,68 persen dibandingkan Juni 2026. Penuru­nan kunjungan wisman ini terjadi baik secara bulanan maupun tahunan jika di­bandingkan dengan periode Juli 2025. 

Kepala BPS Provinsi Riau Asep Riyadi mengatakan, meskipun kunjungan wisman mengalami penuru­nan, mamun wisatawan asal negara-negara kawasan Asia masih mendominasi pergera­kan masuk ke wilayah Riau.

“Jumlah wisman ini turun sebesar 8,68 persen diban­dingkan Juni 2026 (month-to-month) yang tercatat 24.585 kunjungan. Demikian juga jika dibandingkan bulan yang sama pada tahun lalu mengalami penurunan sebesar 15,96 persen,” kata Asep.

Lebih lanjut dikatakannya, Malaysia terca­tat sebagai negara penyumbang wisman terbanyak ke Riau dengan angka mencapai 9.324 kunjungan atau 41,53 persen. Posisi selanjutnya diikuti oleh Cina sebanyak 2.013 kunjungan, Filipina 1.602 kunjungan, Singapura 1.213 kunjungan, serta India 927 kunjungan.

Baca Juga: Kenaikan Dollar Disebut Berpotensi Tingkatkan Kunjungan Wisman

“Melalui pintu masuk imigrasi utama, moda transportasi laut mendominasi kedatangan wisman sebesar 53,33 persen, sedangkan angkutan udara menyumbang 46,67 persen. Sementara itu, data kedatangan melalui Mobile Positioning Date (MPD) di Kabupaten Bengkalis mencatatkan 16.825 kunjungan,” paparnya.

Sejalan dengan data kunjungan, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Riau pada Juli 2026 berada di angka 51,18 persen atau turun 0,34 poin secara bulanan. Namun, angka TPK tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 4,60 poin jika dibandingkan dengan periode Juli 2025.

Baca Juga: Raker dengan DPR, Menpar Siapkan Strategi Tarik Wisman

“TPK hotel berbintang di Provinsi Riau pada bulan Juli 2026 adalah 51,18 persen atau turun 0,34 poin diban­ding TPK bulan Juni 2026 yang mencapai 51,52 per­sen. Jika dirinci berdasarkan kelas hotel, tingkat penghunian kamar tertinggi pada Juli 2026 terjadi pada hotel bintang empat yang mencapai 64,27 persen,” jelas Asep.

Rata-rata lama menginap tamu (RLMT) di hotel berbintang tercatat selama 1,33 malam. Tamu asing memiliki durasi menginaplebih lama yakni 2,64 malam, sementara tamu domestik mencatatkan rata-rata menginap 1,31 malam.

Asep menambahkan, informasi mengenai karakteristik lama tinggal wisatawan asing yang berkunjung ke Riau.

“Rata-rata lama menginap tamu asing yang berkunjung ke Provinsi Riau dan menginap di hotel berbintang pada Juli 2026 tercatat 2,64 malam,” ujar Asep.

Merespons capaian indikator tersebut, Pemprov Riau menekankan pentingnya penguatan nilai tambah pariwisata agar berkontribusi langsung pada pendapatan warga. Evaluasi sektor ini dialokasikan untuk mendukung pencapaian sasaran Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJMD) Riau 2025–2029.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau Drs Supriyadi, MSi, menyampaikan pandangannya terkait tolok ukur keberhasilan pariwisata daerah.

“Pariwisata Riau tumbuh bukan sekadar dari jumlah kunjungan, tetapi juga dari lama tinggal, belanjanya berapa, berkembangnya usaha masyarakat, terbukanya lapangan kerja dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat di sekitar lokasi destinasi wisata,” kata Supriyadi.

Supriyadi juga menegaskan bahwa setiap intervensi kebijakan pemerintah daerah harus selalu berpatokan pada data statistik akurat.

“Pembangunan tidak dapat dilakukan hanya berdasarkan persepsi, tapi pembangunan harus dibangun berdasarkan bukti. Mari kita gunakan statistik bukan hanya untuk menjelaskan masa lalu tetapi untuk membaca masa depan, dan mari pastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan Riau,” tutup Supriyadi.(sol)

Editor : Bayu Saputra
wisata manca negara wisman pariwisata riau wisata riau