Sempat Berputar-putar di Langit Pekanbaru, Pesawat Lion Air JT292 Gagal Mendarat di Bandara SSK II

Siti Azura • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 09:47 WIB

Ilustrasi: Pesawat Lion Air gagal mendarat di Bandara SSK II setelah berputar-putar di langit Pekanbaru. (Dok Riaupos.co)

Ilustrasi: Pesawat Lion Air gagal mendarat di Bandara SSK II setelah berputar-putar di langit Pekanbaru. (Dok Riaupos.co)

PEKANBARU (RIAUPOS CO) - Pesawat Lion Air JT292 yang terbang dari Jakarta menuju Pekanbaru gagal mendarat di Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru (Bandara SSK II Pekanbaru), Ahad (13/9/2026) pagi. 

Sebelumnya pesawat Boeing 737-900ER itu sempat memasuki wilayah udara Pekanbaru dan melakukan beberapa kali putaran sebelum akhirnya meninggalkan area bandara dan terbang menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

PGS General Manager Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Imamura Ginting, mengatakan pengalihan penerbangan dilakukan setelah Tower melaporkan kondisi jarak pandang yang rendah ketika pesawat berada pada fase akhir menuju landasan.

 Baca Juga: Debut Emil Audero di LaLiga, Kebobolan 4 Gol di Kandang Real Madrid, Bikin 7 Penyelamatan Krusial

"Info dari Tower bahwa pesawat Lion divert to BTH karena jarak pandang/visibility rendah ketika pesawat Lion mau landing (insight the runway at minimum 400 ft)," kata Imamura.

Informasi tersebut menjadi dasar pesawat JT292 tidak meneruskan proses pendaratan di Pekanbaru. Demi keselamatan penerbangan, pesawat kemudian diarahkan menuju Batam.

Mengacu pada pantauan Flightradar24, Lion Air JT292 berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, sekitar pukul 05.32 WIB. Pesawat diperkirakan tiba di Pekanbaru sekitar pukul 07.00 WIB. Namun, setelah mendekati Bandara SSK II, pesawat tidak langsung mendarat dan sempat berputar di udara.

 Baca Juga: Perencanaan Terbaru Tol Bukittinggi–Sicincin, Trase Tak Lagi Lewati Kubang Putih, Exit di Pasar Amor

Setelah beberapa kali holding, pesawat kemudian mengubah arah penerbangan dan melanjutkan perjalanan menuju Batam. Pada waktu yang tidak jauh berbeda, pesawat Citilink rute Jakarta-Pekanbaru juga sempat melakukan holding di wilayah udara Pekanbaru.

Citilink akhirnya dapat melanjutkan pendekatan dan mendarat di Bandara SSK II. Sementara JT292 memilih mengalihkan pendaratan ke Batam karena kondisi jarak pandang yang belum mendukung. Kondisi visibility menjadi salah satu faktor yang diperhitungkan dalam proses pendaratan.

"Karena itu, ketika jarak pandang tidak memungkinkan, penerbangan dapat melakukan holding, kembali melakukan pendekatan, atau mengalihkan pendaratan ke bandara lain untuk menjaga keselamatan penerbangan," tutupnya.(azr)

Baca Juga: 15 Nama Berebut 5 Kursi Kepala OPD Meranti, Kini Menunggu Pilihan Bupati

Editor : Edwar Yaman
Gagal Mendarat langit pekanbaru pesawat lion air bandara ssk ii