Pakar Internasional Kesehatan Tampil pada Ajang 1st ICPHDI 2026 FKM UHTP

Herianto Baserah • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 14:00 WIB
Suasana International Conference On Public Health and Digital Innovation Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hang Tuah Pekanbaru melalui zoom meeting, Kamis (10/9/2026).(FKM UHTP Untuk Riau Pos)
Suasana International Conference On Public Health and Digital Innovation Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hang Tuah Pekanbaru melalui zoom meeting, Kamis (10/9/2026).(FKM UHTP Untuk Riau Pos)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pakar internasional yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan masyarakat, manajemen kesehatan, dan teknologi informasi kesehatan tampil pada International Conference On Public Health And Digital Innovation (1st ICPHDI 2026) yang diselenggarakan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hang Tuah Pekanbaru (UHTP), Kamis (10/9/2026) melalui online zoom meeting.

Para pakar tersebut meliputi Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kemenkes RI Prof Asnawi Abdullah BSc PH MH SM MSc HPPF DLSHTM PhD, Prof Dr Ir Sjahrul Meizar Nasri MSc dari UHTP, Faculty of Arts Rajamangala University of Technology, Thanyburi Thailand Assoc Prof Dr Isara Simaneerat, Lincoln University College Malaysia Prof Dr Sandep Poddar DVC MSc MBA PhD, serta Taipei Medical University (TMU) Taiwan Prof Dr Shabbir Syed Abdul PhD.

Konferensi internasional ini mengusung tema “Transformasi Public Health for Global Equity: Integrating Evidence, Systems Thinking, and Digital Innovation”. Kegiatan ini diikuti 608 peserta yang berasal dari Indonesia, Malaysia, Cina, Kenya, dan Pakistan. Konferensi ini juga diikuti 20 institusi dengan peserta oral sebanyak 80 dan poster 20.

 Baca Juga: Diduga Jadi Lokasi Transaksi Narkotika, Polisi Grebek Pondok Kayu di Dusun Simpang Mahang

Ketua Yayasan Hang Tuah Pekanbaru dr H Zainal Abidin MPH mengapresiasi kegiatan tersebut sehingga semua komponen dapat mengetahui bahwa public health menjadi indikator penting kesehatan masyarakat.

“Kegiatan ini akan terus berlanjut dan para pembicaranya akan kita undang tidak lagi secara online,” papar Zainal.

Rektor UHTP Assoc Prof Ns Lita MKep PhD mengucapkan apresiasi yang tinggi terhadap FKM UHTP yang akhirnya mampu melaksanakan kegiatan konferensi internasional pertama di fakultas tersebut. Padahal fakultas ini baru berusia lima bulan.

 Baca Juga: Potensi Hujan Tinggi, Hotspot Riau di Menyusut, Tersisa 12 Titik di Dua Kabupaten

“Konferensi ini diharapkan tidak hanya habis sampai di sini tetapi luaran dari konferensi dapat mendorong para dosen untuk terbiasa melakukan publikasi internasional baik itu konferensi maupun jurnal internasional,” paparnya.

Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat UHTP Assoc Prof Dr Mitra SKM MKM menyebutkan, 1st ICPHDI 2026 diharapkan dapat menjadi forum ilmiah yang mempertemukan para akademisi, peneliti, praktisi, dan pembuat kebijakan dari berbagai negara untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam bidang kesehatan masyarakat.

“Melalui konferensi ini diharapkan pula tercipta kolaborasi akademik internasional serta kontribusi nyata dalam penguatan sistem kesehatan melalui inovasi manajemen kesehatan dan pemanfaatan teknologi digital,” ujarnya.

 Baca Juga: Festival Sastra Melayu Riau IV 2026, Sastra Pesisir: Dari Raja Ali Haji hingga Marhalim Zaini (3)

Dari sisi manfaat, ia menyebutkan, pertama bagi akademisi, menjadi wadah untuk mempresentasikan hasil penelitian serta memperluar jaringan akademik internasional. Kedua bagi praktisi kesehatan, mendapatkan informasi dan inovasi terbaru terkait manajemen kesehatan dan teknologi kesehatan. Ketiga bagi pembuat kebijakan, mendapatkan rekomendasi ilmiah dalam pengembangan kebijakan kesehatan berbasis bukti. Keempat bagi institusi penyelenggara, meningkatkan reputasi akademik serta memperkuat kerjasama internasional.

‘’Kegiatan ini sebagai wadah ilmiah bagi para akademisi, peneliti, praktisi serta pembuat kebijakan dari berbagai negara untuk berbagi pengetahuan, pengalaman serta hasil penelitian terbaru dalam bidang kesehatan masyarakat,’’ ujarnya lagi.(nto/c)

 

Editor : Edwar Yaman
FKM UHTP Pakar Internasional Kesehatan zoom meeting