PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Untuk membantu penanganan Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau. Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirimkan bantuan helikopter water bombing untuk melakukan pemadaman Karhutla dari udara.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau M Edy Afrizal mengatakan, sebelumnya terdapat empat helikopter water bombing untuk penanganan Karhutla di Riau. Namun dua diantaranya belum bisa digunakan karena memasuki tahapan maintenance.
"Kita mendapatkan bantuan empat unit helikopter water bombing. Tapi dua diantaranya kemarin masih maintenance, tapi sekarang sudah selesai dan kembali bisa digunakan,” katanya.
Baca Juga: Polsek Hulu Kuantan Tertibkan Peralatan PETI di Perkebunan Desa Serosah
Terkait kondisi Karhutla, saat ini beberapa lokasi Karhutla yang sebelumnya cukup besar sudah padam. Namun pihaknya mendapat laporan bahwa ada muncul titik Karhutla baru yakni di Kecamatan Bantan, Bengkalis. Lokasi yang terbakar tersebut berada didekat lokasi yang sebelumnya terbakar dan sudah berhasil dipadamkan.
“Ada muncul titik api baru di Bengkalis. Lokasinya berada didekat yang sebelumnya terbakar. Saat ini masih dilakukan pemadaman oleh tim gabungan,” sebutnya.
Selain mengarahkan tim darat. Dua helikopter water bombing juga sudah dikerahkan kelokasi untuk melakukan pemadaman. Pihaknya juga melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di sekitar wilayah Bengkalis.
Baca Juga: Gala Dinner Wako Agung Bersama PSPS Pekanbaru, Deklarasi Damai Suporter Jadi Modal Berjuang ke Liga
“Dua helikopter juga sudah diturunkan untuk membantu pemadaman api di Bengkalis. Termasuk OMC juga kami laksanakan karena ada potensi awan,” ujarnya. (sol)
Editor : M. Erizal