PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memuji petani sawit binaan PTPN IV PalmCo, Setiyono sebagai contoh petani sukses di hadapan ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Riau (Umri).
Pujian tersebut disampaikan Amran di sela-sela kuliah umum rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Masa Ta’aruf Umri 2026 yang mengangkat tema ”Membangun Kewirausahaan dan Agribisnis untuk Memperkuat Ketahanan Pangan Nasional” di Kota Pekanbaru, Kamis (17/9).
Amran merangkul Setiyono usai sosok yang juga memimpin KUD Tunas Muda, Kabupaten Siak, Provinsi Riau tersebut menyerahkan buku yang merekam perjalanan sukses petani sawit mitra PTPN IV PalmCo tersebut kepada Menteri Pertanian.
”Bapak adalah petani yang hebat,” kata Mentan kepada Setiyono usai menerima buku berjudul ”Setiyono - Kisah dan Rahasia Sukses Petani Sawit Plasma Transmigrasi”.
Mentan pun kemudian menyampaikan pesan kepada mahasiswa baru untuk mencontoh komitmen dan persistensi Setiyono hingga menjadi petani sukses. ”Anak-anakku, beliau adalah contoh petani sukses. Kalian jangan pernah ragu bermimpi menjadi petani, 10 konglomerat di Indonesia, delapan diantaranya dari sektor perkebunan,” lanjut Amran.
Baca Juga: DPRD Rohul Apresiasi PTPN IV Regional III Kucurkan Bantuan Puluhan Juta untuk Sektor Pendidikan
Selain sebagai petani sawit dan memimpin KUD Tunas Muda, Setiyono juga tercatat sebagai Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perkebunan Inti Rakyat atau Aspekpir Indonesia.
Setiyono sendiri merupakan bagian tak terpisahkan insiatif PTPN IV PalmCo dalam mengakselerasi peremajaan sawit rakyat. Pria murah senyum itu secara aktif mendorong ribuan petani Indonesia untuk bermitra dengan PTPN IV PalmCo guna memangkas ketimpangan produktivitas sawit petani dan perusahaan.
Setiyono mengaku apresiasi yang diberikan Menteri Pertanian menjadi kebanggaan tersendiri. Terlebih, buku yang merekam perjalanan sukses petani mitra itu diterima langsung oleh Menteri Pertanian dan kemudian dijadikan contoh di hadapan generasi muda.
Baca Juga: PTPN IV PalmCo Inisiasi PSR Award 2026, Perkuat Ekosistem Sawit Rakyat
”Saya sangat bangga dan terharu dapat berkomunikasi singkat dengan Pak Mentan. Buku perjalanan kami sebagai petani bisa diterima langsung oleh Bapak Menteri Pertanian. Apalagi beliau menyampaikan kepada ribuan mahasiswa agar tidak ragu bermimpi menjadi petani,” ujar Setiyono.
Menurut dia, keberhasilan petani tidak datang secara instan. Diperlukan kemauan untuk terus belajar, bekerja keras, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta membangun kerja sama yang kuat melalui kelembagaan petani.
Ia berharap kisah perjalanan sukses tersebut dapat membuka pandangan generasi muda bahwa sektor pertanian memiliki masa depan yang luas, termasuk sebagai ruang untuk membangun kewirausahaan dan usaha berbasis agribisnis.
”Generasi muda jangan ragu memilih menjadi petani. Pertanian memerlukan anak-anak muda yang punya ilmu, inovasi dan keberanian untuk mengembangkan usaha. Kita bisa bersama-sama membantu Indonesia mencapai swasembada pangan sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional,” tuturnya.
Kuliah umum tersebut menjadi bagian dari rangkaian penyambutan mahasiswa baru Umri 2026. Ribuan mahasiswa tampak antusias mengikuti paparan Mentan yang banyak mengangkat isu pertanian, kewirausahaan dan masa depan pangan Indonesia.
Bagi PTPN IV PalmCo, kisah Setiyono juga menjadi gambaran akan pentingnya membangun ekosistem perkebunan yang memberi ruang bagi petani untuk tumbuh. Penguatan kapasitas petani dan kelembagaan menjadi bagian penting dalam mendorong perkebunan rakyat yang produktif, berdaya saing dan berkelanjutan.(ifr)
Editor : Bayu Saputra