FGD Sejarah UIN Suska Riau Menuju Rekam Jejak Transformasi dan Meneguhkan Jati Diri

Herianto Baserah • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 23:00 WIB
Rektor UIN Suska Riau Prof Dr Hj Leny Nofianti MS SE MSi Ak CA memotong tumpeng pada FGD UIN Suska Riau, Senin (21/9/2026).(Humas UIN Suska Riau untuk Riau Pos)
Rektor UIN Suska Riau Prof Dr Hj Leny Nofianti MS SE MSi Ak CA memotong tumpeng pada FGD UIN Suska Riau, Senin (21/9/2026).(Humas UIN Suska Riau untuk Riau Pos)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dalam rangka memperingati Milad ke-56, Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau-perguruan tinggi keagamaan Islam Negeri di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia-menggelar Focus Group Discussian (FGD) sejarah UIN Suska Riau yang dilaksanakan di Aula Lantai V Rektorat UIN Suska Riau dan juga di gelar secara daring, Senin (21/9/2026).

Mengusung tema ‘’Menelusuri Akar, Memahami Transformasi, Meneguhkan Jati Diri Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau’’. Forum diskusi ini menghadirkan para tokoh kunci, pakar serta akademisi senior yang menjadi saksi sejarah dan pilar perjalanan panjang UIN Suska Riau.

Kegiatan strategis ini dihadiri oleh Rektor UIN Suska Riau, Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, Wakil Rektor III, Ketua Senat beserta jajaran, para dekan dan wakil dekan, direktur dan wakil direktur pascasarjana, para guru besar, pimpinan lembaga (LPM, LPPM, SPI), pimpinan UPT, Kopertais Wilayah XII Riau-Kepri, ketua dan sekretaris prodi, pengurus Dharma Wanita Persatuan, Tim Penulis Buku Sejarah serta civitas akademika UIN Suska Riau.

Baca Juga: Kemarau Panjang, Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok di Pasar Rakyat Kota Rengat Masih Stabil

Adapun lima narasumber utama yang hadir memaparkan rekam jejak perjalanan lembaga meliputi, Prof Dr H Amir Lutfi, Prof Dr HM Nazir MA, Prof Dr H Munzir Hitami MA, Prof Dr H Alaiddin Koto MA, Prof Dr H Sudirman M Johan MA.

Para narasumber memaparkan kilas balik dinamika perkembangan lembaga, mulai dari era awal pendirian, fase transformasi dari IAIN Sultan Syarif Qasim Riau hingga berkembang pesat menjadi UIN Suska Riau dibawah naungan Kementerian Agama saat ini.Diskusi ini bertujuan untuk menggali kembali nilai-nilai historis, merefleksikan capaian penting serta merumuskan arah kelembagaan di masa depan.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Suska Riau Prof Dr Hj Leny Nofianti MS SE MSi Ak CA menegaskan pentingnya koloborasi dan inovasi berkelanjutan demi kemajuan institusi. 

‘’Sejalan dengan semangat Milad ke-56 ini, mari kita perkuat kemitraan bersama. Maju dengan inovasi, unggul dengan aksi.Kita tidak boleh berhenti pada pencapaian hari ini. Tantangan dunia pendidikan tinggi kedepan menuntut kita untuk terus berinovasi, memperkuat daya saing global serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa dan negara,’’ ujarnya.

Baca Juga: MAN IC Siak Kembali Bersinar, Dua Siswa Torehkan Prestasi OSN Nasional 2026

Prof Leny juga meyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran panitia dan civitas akademika yang mendukung kelancaran acara, baik yang hadir di lokasi maupun yang mengikuti secara daring. Ucapan terimakasih mendalam turut disampaikan kepada para narasumber atas dedikasi dan kearifan dalam membagikan rekam jejak sejarah UIN Suska Riau.

Melalui penyelenggaraan FGD ini, UIN Suska Riau berkomitmen menjadikan nilai-nilai historis transformasi lembaga sebagai pijakan utama dalam melangkah menuju perguruan tinggi Islam yang unggul dan berdaya saing global.(nto/c)    

Editor : Edwar Yaman
Meneguhkan Jati Diri uin suska riau rekam jejak transformasi fgd