Pekanbaru Kembali Diselimuti Kabut Asap Tebal

Prapti Dwi Lestari • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 09:57 WIB
Kendaraan melintasi flyover di Jalan Jenderal Sudirman saat kabut asap masih menyelimuti Kota Pekanbaru, Rabu (16/9/2026). (MHD AKHWAN/RIAU POS)
Kondisi kabut asap di Pekanbaru beberapa hari lalu, hari ini Pekanbaru kembali diselimuti kabut asap tebal. (MHD AKHWAN/RIAU POS)

 
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kekaburan udara akibat asap (smoke) menyebabkan penurunan jarak pandang di sejumlah daerah di Provinsi Riau. Salah satunya di Kota Pekanbaru, Selasa (29/9/2026).

Setelah sebelumnya terbebas dari kabut putih tebal yang menganggu aktivitas dan kesehatan masyarakat. Akhir bulan September 2026 ini Kota Pekanbaru kembali diselimuti kabut putih yang mulai pekat dan  membuat jarak pandang di Pekanbaru terganggu.

Menurut Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Indah DN secara umumnya kondisi cuaca di Provinsi Riau sejak pagi didominasi udara kabur hingga berawan. Kekaburan udara berpotensi terjadi akibat asap dan dapat menyebabkan penurunan jarak pandang.

Baca Juga: Seri, Indonesia-Malaysia Bersaing Ketat Rebut Final 

Kondisi ini terjadi akibat masih tingginya jumlah titik panas di Pulau Sumatera yang mencapai 1160, jauh lebih meningkat dibanding hari sebelumnya yang hanya sekitar 800 titik panas.

Ribuan titik panas ini, tersebar di Provinsi Sumatera Selatan dengan jumlah hotspot terbanyak mencapai 683 titik, disusul  Provinsi Jambi 217, Provinsi Bangka Belitung  134 titik , Aceh  11, Provinsi Lampung 73,  Sumatera Barat  7,  Sumatera Utara 23 dan Provinsi Riau sendiri terdapat 12 titik panas yang berada di Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Rokan Hulu,dan  Kabupaten Siak dengan masing-masing 2 titik panas, serta  Kabupaten Pelalawan , dan Kabupaten Indragiri Hulu dengan masing-masing 3 titik panas.

"Sebaran asap dari wilayah Riau, Sumbar, Bengkulu,Sumsel, Babel, Kepulauan Riau dan Lampung bergerak ke arah barat laut menuju utara,"katanya.

Baca Juga: Seri, Indonesia-Malaysia Bersaing Ketat Rebut Final 

Kondisi udara kabur hingga berawan diprakirakan masih berlangsung pada siang hingga sore hari. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Bengkalis, Siak, Pelalawan dan Kota Dumai.

Pada malam hari, udara kabur hingga berawan masih berpotensi terjadi akibat asap. Hujan ringan hingga sedang diprakirakan turun di sebagian wilayah Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Dumai dan Pekanbaru.

Dini hari, udara kabur hingga berawan masih berpotensi terjadi. Hujan ringan bersifat lokal diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Rokan Hilir, Bengkalis dan Kepulauan Meranti.

Baca Juga: Tak Percaya Diri karena Bau Mulut? 6 Cara Alami Ini Dapat Bantu Menjaga Napas Tetap Segar

Suhu udara Riau diprakirakan berada pada kisaran 23 hingga 34 derajat Celsius, dengan kelembapan 48 hingga 97 persen. Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 10 hingga 40 kilometer per jam. Untuk wilayah perairan Riau, tinggi gelombang diprakirakan berkisar 0,5 hingga 1,25 meter atau kategori rendah.

"BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang yang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Rokan Hilir, Kampar dan Bengkalis pada siang atau sore serta malam hari,"tegasnya.

Editor : M. Erizal
pekanbaru asap asap pekanbaru asap tebal