LPIP Bahas Pancasila, Komunisme, dan Ketahanan Ideologi dalam Diskusi Ke-40

Muhammad Amin • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 14:01 WIB
Para peserta mengikuti diskusi LPIP ke-40 di Gedung Rektorat Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau, Selasa (29/9/2026).(LPIP untuk Riau Pos)
Para peserta mengikuti diskusi LPIP ke-40 di Gedung Rektorat Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau, Selasa (29/9/2026).(LPIP untuk Riau Pos)  

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Jelang akhir September, saat sebuah gerakan pemberontakan negara jadi bahan ingatan, Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Islam (LPIP) menggelar Diskusi Ke-40. Diskusi dilakukan di Gedung Rektorat Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau, Selasa (29/9/2026). 

Forum akademik yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB di Lantai V gedung rektorat tersebut berfokus pada penguatan ketahanan ideologi negara melalui refleksi sejarah serta penanganan tantangan masa kini.

Pada kesempatan kali ini, diskusi mengusung tema “Pancasila, Komunisme, dan Ketahanan Ideologi Negara: Refleksi Historis dan Tantangan Kontemporer.

Baca Juga: Kabut Asap Selimuti Siak, Kepala BPBD Pepen: Nihil Titik Api

”Pengangkatan tema ini menyediakan ruang diskusi akademik guna membedah perjalanan sejarah Pancasila, dinamika perkembangan komunisme dalam rekam jejak Indonesia, hingga berbagai tantangan yang dapat memengaruhi ketahanan ideologi negara di tengah kehidupan masyarakat modern saat ini.

Guna mengupas topik tersebut secara mendalam, panitia menghadirkan jajaran narasumber yang memiliki latar belakang keilmuan serta pengalaman yang sangat beragam. Ketua LPIP Prof Dr Alaiddin Koto MA hadir langsung memberikan paparannya sebagai pembicara. Selain itu, forum ini turut menghadirkan sejarawan Riau Prof Dr H Suwardi MS bersama aktivis senior H Fauzi Kadir SH MSi.

Seluruh jalannya diskusi akademik dipandu oleh Sekretaris LPIP Dr Dian Oka Putra MSy yang bertindak sebagai moderator. Kehadiran para pembicara tersebut diharapkan mampu memberikan perpaduan perspektif historis, sudut pandang akademik, hingga wawasan pengalaman sosial agar publik dapat memahami persoalan ideologi negara secara lebih menyeluruh dan komprehensif.

 Baca Juga: Kejari Kuansing Gaungkan Gerakan Antikorupsi, Aparatur Diminta Berani Tolak Penyimpangan

Lewat penyelenggaraan Diskusi LPIP Ke-40 ini, alur pembahasan tidak sekadar diarahkan untuk memahami peristiwa sejarah masa lalu, tetapi juga menjadi sarana refleksi mengenai betapa krusialnya menjaga ketahanan ideologi dalam menghadapi pergeseran sosial serta tantangan zaman. Forum ilmiah ini menjadi wujud nyata komitmen LPIP dalam menghadirkan ruang dialog konsisten yang mempertemukan pemikiran akademisi dengan pengalaman praktis tatkala membahas isu-isu strategis kebangsaan.

Di samping itu, gelaran Diskusi LPIP Ke-40 turut menegaskan pentingnya merawat tradisi dialog terbuka serta kajian kritis untuk memahami sejarah dan dinamika ideologi di Tanah Air, dengan senantiasa menempatkan Pancasila sebagai fondasi utama dasar negara dalam setiap kerangka pembahasan kebangsaan.(muh)

Editor : Edwar Yaman
Ketahanan Ideologi pancasila komunisme LPIP