DEN Perkuat Pemahaman Kebijakan Energi Nasional di Unri

Joko Susilo • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 14:44 WIB

 

Dewan Energi Nasional (DEN) menggelar sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 40 Tahun 2025 tentang Kebijakan Energi Nasional (KEN) di Universitas Riau.(Istimewa)
Dewan Energi Nasional (DEN) menggelar sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 40 Tahun 2025 tentang Kebijakan Energi Nasional (KEN) di Universitas Riau.(Istimewa)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dewan Energi Nasional (DEN) menggelar sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 40 Tahun 2025 tentang Kebijakan Energi Nasional (KEN) di Universitas Riau (Unri), Selasa (29/9/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman publik dan sinergi para pemangku kepentingan dalam mendukung implementasi kebijakan energi nasional.

Sosialisasi yang berlangsung di Ruang Teater Kampar, Gedung Integrated Classroom, Kampus Bina Widya Unri, Pekanbaru, tersebut mengusung tema “Akselerasi Kapasitas Publik dalam Pemahaman KEN dan Isu Strategis serta Cadangan Penyangga Energi”. Kegiatan ini dihadiri dosen dan mahasiswa Unri serta sejumlah pemangku kepentingan di sektor energi.

Hadir sebagai narasumber Anggota DEN Dr Ir Unggul Priyanto MSc, Kepala Pusat Riset Teknologi Bahan Bakar BRIN Dr Jan Setiawan, Lead of Process Engineering PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai Rahmat Fauzi, Guru Besar Ilmu Fisika Material Unri Prof Dr Erman Taer SSi MSi, Kepala Dinas ESDM Provinsi Riau Ismon Diondo Simatupang ST, serta Senior Manager Distribusi PLN Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau Edo Adrianto ST MEngMgt IPM QRMP.

 Baca Juga: Ikut Prihatin dengan Kondisi Bayu, Polres Kuansing Salurkan Bantuan

Dalam pemaparannya, Unggul Priyanto menjelaskan bahwa PP Nomor 40 Tahun 2025 menjadi landasan dalam pelaksanaan Kebijakan Energi Nasional. Ia menegaskan, ketahanan energi merupakan kondisi terjaminnya ketersediaan energi dan akses masyarakat terhadap energi dengan harga terjangkau dalam jangka panjang, dengan tetap memperhatikan perlindungan lingkungan hidup.

"Ketahanan energi adalah suatu kondisi terjaminnya ketersediaan energi, akses masyarakat terhadap energi pada harga yang terjangkau dalam jangka panjang dengan tetap memperhatikan perlindungan terhadap lingkungan hidup," sebut Unggul.

Ia juga memaparkan pentingnya kolaborasi antarpemangku kepentingan dalam mendukung implementasi KEN dan penguatan sistem energi nasional. Selain itu, diperlukan langkah-langkah prioritas untuk memperkuat ketahanan pasokan energi, mendorong inovasi bahan bakar rendah karbon, mengembangkan bioetanol, serta melakukan diversifikasi bahan bakar minyak (BBM) untuk sektor transportasi.

 Baca Juga: LPIP Bahas Pancasila, Komunisme, dan Ketahanan Ideologi dalam Diskusi Ke-40

"Perkuat stok operasional BBM dan LPG, diversifikasi sumber dan jalur impor energi, optimalkan produksi minyak mentah domestik dan percepatan pembangunan dan pengoperasian CPE," paparnya.

Melalui sosialisasi ini, DEN berharap para peserta dapat memahami arah kebijakan energi nasional dan berbagai isu strategis di sektor energi. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menghimpun masukan konstruktif dari berbagai pemangku kepentingan guna mendukung penguatan kebijakan energi nasional, termasuk dalam pengelolaan cadangan penyangga energi.

Rektor Universitas Riau (Unri), Sri Indarti, mengapresiasi Dewan Energi Nasional (DEN) yang telah memilih Unri sebagai lokasi sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 40 Tahun 2025 tentang Kebijakan Energi Nasional (KEN). Menurutnya, energi memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan nasional dan perlu menjadi perhatian bersama.

"Energi bukan sekadar sumber daya, tetapi juga pondasi pembangunan," sebut Sri Indarti.

 Baca Juga: Harga Cabai Meroket di Pulau Bengkalis, Capai Rp95 Ribu per Kilogram

Ia menilai, sosialisasi tersebut menjadi wadah diskusi akademik sekaligus membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya energi nasional. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada DEN yang telah melibatkan Unri dalam kegiatan tersebut.

"Saya atas nama pimpinan Unri memberikan apresiasi dan terima kasih telah memilih Universitas Riau. Kami menjadi bagian sosialisasi ini," tambahnya.

Sri Indarti juga menekankan pentingnya pemahaman mahasiswa terhadap kebijakan dan isu energi nasional. Menurutnya, mahasiswa perlu memahami persoalan energi sebagai bekal pengetahuan dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.

 Baca Juga: SPLP Perkuat Pengawasan Deforestasi di Siak dan Pelalawan Lewat Teknologi Digital

"Para mahasiswa wajib memahami terhadap energi nasional," sebutnya.(ilo)

 

Editor : Edwar Yaman
DEN Kebijakan Energi Nasional Sri Indarti dewan energi nasional