PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Tongkat kepemimpinan Polda Riau berganti. Irjen Pol Arman Achdiat ditunjuk sebagai Kapolda Riau menggantikan Irjen Pol Herry Heryawan yang mendapat promosi sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri.
Penunjukan Arman Achdiat tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Dalam telegram tersebut, Arman Achdiat yang sebelumnya merupakan Pati Baintelkam Polri dalam penugasan pada Badan Intelijen Negara (BIN), dipercaya menduduki jabatan Kapolda Riau.
Arman Achdiat merupakan perwira tinggi Polri lulusan Akpol 1992. Ia juga tercatat menempuh pendidikan PTIK pada 2001 dan Sespim pada 2008.
Baca Juga: Melihat Kreativitas Batik Mandau dan Dumai Kemandirian Ekonomi yang Dilukis dalam Helai Pelestarian
Karier Arman banyak bersentuhan dengan bidang lalu lintas. Pada 2017, ia dipercaya menduduki posisi Direktur Lalu Lintas Polda NTB. Penunjukan tersebut merupakan bagian dari mutasi sejumlah pejabat Dirlantas di lingkungan Polri. Sebelum ditugaskan ke NTB, Arman menjabat Kasiagops A Rodalops Sops Polri.
Saat memimpin Ditlantas Polda NTB, Arman mendorong peningkatan pelayanan dan inovasi di bidang lalu lintas. Dua program yang pernah disebut sebagai program unggulan Ditlantas Polda NTB saat itu adalah Program Pahala dan Program Trampolin.
Arman juga mengembangkan pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan lalu lintas. Dokumen Standar Operasional Prosedur Regional Traffic Management Center (RTMC) Ditlantas Polda NTB tahun 2017 mencatat RTMC sebagai pusat komando, koordinasi, komunikasi dan informasi lalu lintas di wilayah NTB. Dokumen tersebut ditandatangani Arman dalam kapasitasnya sebagai Dirlantas Polda NTB.
Baca Juga: Menjaga Asa Peradilan Bersama Dharmayukti Karini
Setelah bertugas di NTB, karier Arman berlanjut di Korps Lalu Lintas Polri. Pada 2021 hingga 2023, ia tercatat sebagai Kasubdit Dikmas Ditkamsel Korlantas Polri dengan pangkat Kombes Pol. Dalam posisi tersebut, ia banyak terlibat dalam program pendidikan dan keselamatan berlalu lintas.
Salah satu program yang menjadi perhatian Arman ketika bertugas di Korlantas adalah Kampung Tertib Lalu Lintas. Program tersebut diarahkan untuk membangun kesadaran berlalu lintas mulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat. Pada 2022, Arman turut meninjau dan meresmikan Kampung Tertib Lalu Lintas di Desa Padarek, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.
Ia juga mendorong pendidikan keselamatan berlalu lintas sejak usia dini. Dalam kegiatan Korlantas Polri, Arman terlibat dalam program integrasi pendidikan lalu lintas ke mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Pendekatan tersebut diarahkan untuk membentuk budaya tertib berlalu lintas sejak lingkungan pendidikan.
Pada 2024, Arman masuk dalam daftar kandidat seleksi terbuka jabatan Direktur Strategi dan Kerja Sama Dalam Negeri di Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Dokumen PPATK mencatat jabatan Arman saat itu sebagai Kasubdit Dikmas Ditkamsel Korlantas Polri.
Baca Juga: Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan Promosi Jadi Kabaharkam, Posisinya Digantikan Irjen Arman Achdiat
Setahun kemudian, karier Arman bergerak ke tingkat perwira tinggi. Dalam upacara kenaikan pangkat 22 perwira tinggi Polri pada 2025, Arman tercatat naik pangkat menjadi Brigjen Pol dan ditempatkan sebagai Pati Korlantas Polri dengan penugasan pada BIN.
Penugasan di BIN menjadi bagian penting dalam perjalanan karier Arman sebelum akhirnya dipercaya memimpin Polda Riau. Pengalaman di bidang lalu lintas yang cukup panjang kemudian dipadukan dengan pengalaman penugasan pada bidang intelijen.
Kini, dengan pangkat Inspektur Jenderal Polisi atau Irjen Pol, Arman Achdiat mendapat amanah baru sebagai Kapolda Riau. Ia akan memimpin Polda Riau menggantikan Herry Heryawan yang mendapat promosi sebagai Kabaharkam Polri.
Penunjukan tersebut menjadi babak baru bagi Polda Riau. Dengan latar belakang panjang di bidang lalu lintas serta pengalaman penugasan pada BIN, Arman Achdiat akan menghadapi kompleksitas persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Riau yang memiliki karakteristik geografis, ekonomi, dan sosial yang beragam.(nda)
Editor : Edwar Yaman