Tiga Guru Besar UIN Suska Riau Dikukuhkan, Berikut Nama-namanya

Herianto Baserah • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 00:12 WIB
Para pimpinan foto bersama usai pengukuhan guru besar UIN Suska Riau di Gedung Kegiatan Mahasiswa (PKM) UIN Suska Riau, Senin (5/10/2026).(Humas UIN Suska Riau untuk Riau Pos)
Para pimpinan foto bersama usai pengukuhan guru besar UIN Suska Riau di Gedung Kegiatan Mahasiswa (PKM) UIN Suska Riau, Senin (5/10/2026).(Humas UIN Suska Riau untuk Riau Pos)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -  Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau sukses menyelenggarakan Sidang Senat Terbuka dalam rangka Pengukuhan Tiga Guru Besar sekaligus memperingati Dies Natalis atau Milad yang ke-56.

Acara khidmat ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan Dies Natalis UIN Suska Riau yang digelar pada Senin (5/10/2026) di Gedung Kegiatan Mahasiswa (PKM) UIN Suska Riau. Sidang senat terbuka ini dipimpin langsung oleh Rektor UIN Suska Riau Prof Dr Hj Leny Nofianti MS SE MSi Ak CA dan dibuka secara resmi oleh Ketua Senat UIN Suska Riau, Prof Dr Hj Zaitun MAg.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran senat, wakil rektor I dan III, para Dekan, Direktur pascasarjana, serta sivitas akademika. Hadir pula Plt Gubernur Riau yang diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Riau H Zulkifli Syukur SAg MA MSi serta sejumlah tokoh dan tamu undangan penting.

Baca Juga: Replika Istana Raja Rambah Bakal Dibangun, Ini Pesan Bupati Rohul soal Tapak Asli dan Makam Raja

Di antaranya Drs H Syamsuar  MSi (Gubernur pada masanya), Prof Dr H Muhammad Nazir MA (Rektor pada masanya) Hj Azlaini Agus (Tokoh Masyarakat Riau), Dr H Saidul Amin MA (Rektor UMRI), Prof Dr H Sudirman M Johan MA (Ketua Senat pada masanya), Prof Dr H Mas'ud Zein MPd (Wakil Rektor dan Dekan pada masanya), Dr H Zul Ikromi Lc MA, Dr H Abu Anwar  MAg (Rektor IAIN Datuk Laksemana Bengkalis), dan Dr H A Munir MA (Kepala Biro UIN Suska Riau pada Masanya).

Dalam sidang senat tersebut, tiga guru besar dikukuhkan secara resmi dengan memaparkan pidato orasi ilmiah di bidang keahlian masing-masing: Pertama, Prof Dr Azni SAg MAg (Guru Besar dalam Bidang Fiqih). Judul Orasi: ‘’Rekonstruksi Maṣlaḥah dalam Hukum Perkawinan: Kritik Epistemologis dan Perspektif Maqāṣid al-Sharī‘ah terhadap Dispensasi Perkawinan di Indonesia’’. Kedua, Prof Dr Khairunnas Jamal MA (Guru Besar dalam Bidang Tafsir).  Judul Orasi: ‘’Tafsir Ekoteologi Al-Quran: Membangun Etika Qurani untuk Merawat Kehidupan dan Kelestarian Bumi’’.

Ketiga, Prof Dr Afrizal Nur MIS (Guru Besar dalam Bidang Tafsir Kontemporer). Judul Orasi: ‘’Dari Ekoteologi hingga Polyvalence Tafsir: Meneguhkan Khazanah Tafsir Kontemporer’’. Dalam sambutannya, Rektor UIN Suska Riau Prof Dr Hj Leny Nofianti MS SE MSi Ak CA menyampaikan bahwa gelar guru besar bukan sekadar pencapaian individu dalam perjalanan intelektual, melainkan milik bersama untuk berpikir, berkarya, mengabdi, dan mendedikasikan ilmu bagi masalah-masalah kemanusiaan. 

Baca Juga: KPK Apresiasi Vonis Banding Abdul Wahid, Dorong Perbaikan Tata Kelola Pemprov Riau

‘’Bagi sebuah perguruan tinggi Islam di bawah naungan Kementerian Agama, keilmuan agama harus mampu menjawab persoalan-persoalan sosial, mengembangkan ilmu pengetahuan untuk kemajuan, merespons persoalan lingkungan, ancaman terhadap kehidupan keluarga, serta berbagai persoalan kemanusiaan secara lebih mendalam dan relevan,’’ tegas Rektor.(nto/c)

Editor : Edwar Yaman
Dies Natalis UIN Suska Riau sidang senat terbuka uin suska riau guru besar