PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Rumah Sakit Bhayangkara Biddokkes Polda Riau membuka lima posko layanan kesehatan di Kota Pekanbaru. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi dampak kesehatan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Provinsi Riau, khususnya Kota Pekanbaru.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto mengatakan, pembukaan posko kesehatan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan cepat kepada masyarakat yang terdampak asap.
"Pemprov Riau bersama RS Bhayangkara Biddokkes Polda Riau membuka lima posko layanan kesehatan di Kota Pekanbaru. Ini menjadi langkah antisipasi dampak kesehatan akibat kabut asap Karhutla," kata SF Hariyanto.
Baca Juga: Siswa SDN 044 Karya Indah Sempat Jalani Perawatan di UGD, SPPG Tunggu Hasil Lab Sampel MBG
SF Hariyanto menjelaskan, posko tersebut disiagakan di Pos Satlantas Gurindam yang merupakan titik strategis dan mudah diakses oleh masyarakat. Yang mana, pada setiap posko, masyarakat dapat melakukan pemeriksaan kesehatan gratis, konsultasi keluhan pernapasan, serta mendapatkan obat-obatan ringan dan masker gratis.
"Kita ingin masyarakat yang mulai merasakan gejala ISPA, iritasi mata dan kulit akibat asap bisa segera tertangani. Jangan sampai menunggu sakit berat baru berobat," pintanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Zulkifli menyebutkan lima titik posko kesehatan tersebut berada di Pos Lantas Gurindam 1 berada di Jalan Cut Nyak Dien, Pos Lantas Gurindam 2 (Simpang Jalan Tuanku Tambusai - Jenderal Sudirman) dan Pos Lantas Gurindam 3 (Simpang Bandara Sultan Syarif Kasim II).
Baca Juga: Juli-September, Polres Amankan 47 Tersangka dari 31 Kasus, Ada Sabu, Ganja dan Ekstasi
"Kemudian di Pos Lantas Gurindam 4 (Simpang Jalan Ronggowarsito) dan Pos Lantas Gurindam 5 yang berada di Simpang SKA. Kita memanfaatkan pos Lantas karena berada di titik keramaian dan mudah diakses oleh masyarakat," kata Zulkifli.
Zulkifli menyebutkan posko mulai digerakkan pada besok hari dengan waktu pelaksanaan awal selama 7 hari. Dimulai pukul 08.00 WIB - 16.00 WIB. Setiap posko akan disiagakan 1 orang dokter, 2 orang perawat, dan 1 orang driver ambulans beserta ambulansnya.
"Ini merupakan kegiatan kolaborasi antara Pemprov Riau, RS Bhayangkara, Satlantas Polresta dan Pemko Pekanbaru. Kita juga melibatkan 30 rumah sakit pemerintah dan swasta serta 4 perguruan tinggi dari Al Insyirah, Payung Negeri, Poltekkes, PMC dan Hang Tuah," ujarnya.
Editor : Rinaldi