Pemprov Riau Cairkan Bansos untuk 1.138 Mahasiswa, Total Anggaran Rp6,7 Miliar

Soleh Saputra • Dipublikasikan Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:30 WIB
Plt Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Yan Dharmadi.(Istimewa)
Plt Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Yan Dharmadi.(Istimewa)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah menyalurkan bantuan sosial (bansos) pendidikan bagi mahasiswa tidak mampu. Total mahasiswa yang menerima bantuan tersebut berjumlah 1.138 orang dengan total anggaran Rp6,7 miliar.

"Alhamdulillah, bantuan sosial pendidikan bagi mahasiswa tidak mampu Provinsi Riau Tahun 2026 tahap I telah disalurkan. Dana tersebut dikirim langsung ke rekening penerima," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Yan Dharmadi.

Lebih lanjut dikatakannya, sebanyak 1.138 mahasiswa tidak mampu tersebut tersebar di 54 perguruan singgi se-Provinsi Riau. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban biaya kuliah bagi mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa melanjutkan studi.

 Baca Juga: Muklisin Minta Revitalisasi SDN 002 Telukkuantan Ditambah, Empat Kelas Pernah Terbakar

"Proses penyaluran tidak berhenti di tahap I. Saat ini, Pemprov Riau juga tengah memproses penyaluran untuk tahap selanjutnya," ujarnya.

Selain itu, sebanyak 331 mahasiswa tidak mampu Provinsi Riau juga sedang berproses untuk pencairan pada tahap II. Yan menyebutkan, untuk menopang program kerakyatan di sektor pendidikan ini, Pemerintah Provinsi Riau pada APBD Tahun Anggaran 2026 telah mengalokasikan anggaran khusus.

"Pemerintah Provinsi Riau pada tahun 2026 menganggarkan untuk bantuan sosial pendidikan mahasiswa tidak mampu sejumlah Rp6.778.628.000," ungkap Yan.

 Baca Juga: Atasi Krisis Pangan, Warga Diajak Manfaatkan Pekarangan Rumah Tanam Aneka Sayuran

Yan menegaskan, program ini merupakan wujud kehadiran negara dan komitmen Gubernur Riau dalam memastikan tidak ada anak Riau yang putus kuliah hanya karena keterbatasan ekonomi.

"Bantuan ini bersifat stimulan untuk membantu biaya pendidikan, bukan hanya biaya SPP, tetapi juga untuk menunjang kebutuhan perkuliahan lainnya," ungkapnya.(sol)

Editor : Edwar Yaman
mahasiswa tidak mampu bansos pemprov riau