PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad saat ini memiliki brankar listrik untuk memobilisasi pasien dari Instalasi Gawat Darurat (IGD) menuju ruang rawat inap. Alat ini diklaim sebagai yang pertama di Sumatera.
Direktur RSUD Arifin Achmad, drg Yusi Prastiningsih mengatakan, pengadaan brankar listrik merupakan upaya meningkatkan layanan mobilisasi pasien.
"Brankar listrik ini adalah upaya kita dalam meningkatkan layanan terhadap mobilisasi pasien dari IGD ke ruangan rawat inap. Mengingat luas rumah sakit kita sekitar kurang lebih 8 hektare, sehingga jarak dari IGD ke ruang rawat inap itu cukup jauh," kata Yusi.
Baca Juga: Perkuat Tata Kelola dan Kepastian Hukum, BSP Gandeng Kejari Siak Lewat Kesepakatan Bersama
Dikatakan Yusi, selama ini, pengantaran pasien dilakukan dengan brankar manual yang didorong oleh pekarya. Dengan jumlah pasien yang banyak dan jumlah pekarya yang terbatas, proses tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama.
"Sehingga, kita upayakan untuk menyediakan brankar listrik yang lebih nyaman, lebih cepat dan bisa menghemat dana. Karena anggaran kali ini terbatas, kita berkolaborasi dengan pihak swasta, salah satunya perbankan. Dan BSI memberikan hibah berupa brankar listrik ini," ujarnya.
Yusi berharap kehadiran brankar listrik dapat memberikan kenyamanan bagi pasien dan mempercepat pengantaran pasien dari IGD menuju ruang rawat inap.
Baca Juga: Suhardirman Menolak Disumpah, Tak Kenal Ardiles dan Sebut Mobil LC Pinjaman
"Mudah-mudahan masyarakat terlayani dengan baik, memberikan kenyamanan bagi pasien di RSUD Arifin Achmad. Dan pengantaran pasien dari IGD menuju ruang rawat inap lebih cepat," katanya.
Ia menjelaskan keunggulan brankar listrik tersebut, yakni hanya membutuhkan satu orang sopir dan dapat menampung satu orang pasien beserta pendamping.
"Ini adalah pertama di Sumatera. Brankar ini hanya membutuhkan satu orang sopir, dan dapat menampung satu orang pasien dengan pendamping pasien. Jadi pendamping pasien tidak tertinggal," sebutnya.
Baca Juga: Jelang Akhir Tahun, Harga Emas Diprediksi Fluktuatif
Yusi juga menyampaikan terima kasih kepada pihak perbankan yakni Bank Syariah Indonesia (BSI) yang telah mendukung pelayanan di rumah sakit pemerintah tersebut.
"Terwujudnya fasilitas pendukung ini tidak terlepas dari dukungan dan bantuan BSI. Karena kolaborasi ini, kita dapat melangkah bersama untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang ramah, cepat, dan penuh rasa empati," pungkasnya.
Editor : Rinaldi