PEKANBARU (ROAUPOS.CO) - Universitas Riau (Unri) kembali menunjukkan taringnya sebagai perguruan tinggi unggul. Lima guru besar dari berbagai bidang keilmuan resmi dikukuhkan, Rabu (14/10/2026) di Gedung Rektorat Unri.
Dengan pengukuhan ini, jumlah guru besar aktif di Unri kini mencapai 147 orang, sebuah capaian membanggakan yang memperkuat daya saing Unri di tingkat nasional maupun internasional.
Rektor Unri Prof Dr Sri Indarti SE MSi dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengukuhan guru besar merupakan pencapaian akademik tertinggi bagi seorang dosen, sekaligus pengakuan atas kompetensi, dedikasi, dan kontribusinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Baca Juga: Petenis Filipina Alex Eala Berupaya Memperbaiki Performanya di Tur Asia pada Ningbo Open
‘’Bertambahnya jumlah guru besar semakin memperkuat citra, reputasi, dan daya saing Unri di tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, guru besar ini diharapkan mampu menjadi jembatan kolaborasi lintas bidang ilmu, memperkuat jejaring riset dengan industri, pemerintah, dan lembaga internasional,’’ harapnya.
Adapun lima guru besar yang dikukuhkan adalah: 1. Prof Dr Eng Ir Rahmat Iman Mainil ST MT, Guru Besar Energi Baru dan Terbarukan, Fakultas Teknik. 2. Prof Dr Trisla Warningsih SPi MSi, Guru Besar Ekonomi Sumber Daya, Fakultas Perikanan dan Kelautan. 3. Prof Dr Indra Suharman SPi MSc, Guru Besar Nutrisi Ikan, Fakultas Perikanan dan Kelautan. 4. Prof Dr Emilda Firdaus SH MH, Guru Besar Hukum Gender, Fakultas Hukum. 5. Prof Yesi Mutia Basri SE MSi PhD, Guru Besar Akuntansi Manajemen (Social Enterprise Accounting), Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Keberagaman kepakaran ini menjadi peluang emas bagi Unri untuk memperkuat sinergi lintas disiplin, sehingga penelitian tidak hanya berorientasi publikasi, tetapi juga memberi solusi nyata bagi masyarakat. Pengukuhan ini menjadi momentum Unri membangun ekosistem akademik yang unggul, kolaboratif, dan berdampak bagi pembangunan berkelanjutan di Riau, nasional, dan internasional.(nto/c)
Baca Juga: HSN 2026 di Pekanbaru, PKB Tegaskan Kepedulian terhadap Korban Karhutla Tidak Bisa Ditawar
Editor : Edwar Yaman