BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO)- BUPATI Rokan Hilir (Rohil) H Bistamam menghadiri acara high-level meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau di Balai Serindit Gedung Daerah, Pekanbaru, Selasa, (11/3).
Pertemuan tersebut bertujuan untuk menjaga stabilitas harga menjelang hari besar keagamaan nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri 2025.
Rapat koordinasi ini dibuka Gubernur Riau Abdul Wahid dan menyampaikan bahwa memang terdapat beberapa kenaikan harga, salah satunya adalah cabai. Namun, situasi ini masih bisa dikendalikan dan akan terus dipantau oleh pemerintah. Selain itu, pemerintah juga akan menggelar operasi pasar sebagai langkah antisipasi.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Rohil H Bistamam mengajukan tambahan kuota minyak solar untuk kebutuhan para nelayan Rohil.
Bupati menyebutkan, beberapa hal terkait kondisi di daerah terutama masalah kelangkaan solar sehingga para nelayan kesulitan mendapatkannya.
Hal tersebut disampaikan Bupati di hadapan pihak Pertamina yang turut hadir dalam rapat TPID tersebut.
’’Pada rapat TPID ini, dapat saya sampaikan beberapa hal terkait kondisi Rohil di antaranya permasalahan kelangkaan solar untuk kebutuhan para nelayan. Untuk itu kepada pihak Pertamina diharapkan dapat menambah kuota solar di Rohil,’’ kata Bistamam.
Selama ini, katanya, kalangan nelayan di Rohil masih mengalami adanya yang kekurangan pasokan solar.
Selain itu, Bupati juga menyampaikan secara umum kondisi ketahanan pangan di Rohil.
Ia mengatakan, saat ini untuk ketahanan pangan di Rohil selama bulan Ramadan hingga memasuki Idulfitri diprediksi masih mencukupi.
‘’Pemkab Rohil siap mendukung langkah-langkah yang dijalankan pemerintah guna antisipasi potensi masalah berkaitan dengan puasa dan Idulfitri,’’ ujar Bupati.(hen)
Editor : Arif Oktafian