Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Kapal Karam di Selat Melaka, Lima Korban Ditemukan Selamat setelah Hanyut 10 Km

Hendrawan Kariman • Minggu, 4 Mei 2025 | 14:50 WIB
Tim SAR RB 218 melepas korban kapal karam Selat Melaka ke kapal kecil untuk berlabuh ke Panipahan, Rohil pada Ahad (4/5/2025).
Tim SAR RB 218 melepas korban kapal karam Selat Melaka ke kapal kecil untuk berlabuh ke Panipahan, Rohil pada Ahad (4/5/2025).

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Lima korban kapal karam akibat cuaca buruk di Selat Melaka, perairan Sinaboi, Rokan Hilir (Rohil) ditemukan selamat pada Ahad (4/5/2025) dini hari.

Kepala Kantor SAR Pekanbaru Budi Cahyadi melaporkan, para korban sempat hanyut 5,5 Nautical Mile (Nm) atau lebih dari 10 km (1 mil laut setara 1,85 km), sebelum ditemukan tim penyelamat.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, KM Ade Putra POB yang ditumpangi korban, karam pada titik 02°35'36"N 100°56'39"E di Selat Melaka, Perairan Sinaboy, Rokan Hilir (Rohil) pada Sabtu (3/5/2025). Kecelakaan laut ini, terjadi pada Pukul 19.35 WIB saat langit sudah gelap.

Sebelum kecelakaan terjadi kapal yang ditumpangi lima orang terombang ambing di hantam ombak Selat Melaka akibat angin kencang. Mereka kemudian terlempar ke laut dan hanyut dibawa arus.

Informasi yang didapat Kantor SAR Pekanbaru, ada lima orang di dalam kapal, yaitu Nahkoda bernama Muktari (48), Kepala Kamar Mesin Rinaldi (23) dan tiga kelasi masing-masing Sugianto (50), Kirmianto (50) dan Basri (37).

Tim Rescue Unit Siaga SAR Rohil sebanyak enam personel langsung diberangkatkan menuju ke Last Known Position (LKP), atau lokasi terakhir pada korban diketahui hanyut, yang berjarak 30 Nm atau setara 55,5 km. Tim ini berangkat pukul 21.25 WIB malam.

Sementara itu satu lainnya Rescue Boat (RB) 218 Dumai turut diberangkatkan melakukan pencarian dan penyelamatan dengan jarak LKP sekitar 65 Nm atau 120,3 km.

Kapten Kapal RB 218 Leni Tadika menjelaskan, para korban ditemukan sekitar pukul 1.20 WIB Ahad (4/5/2025) dini hari.

Mereka ditemukan pertama kali oleh Tim Rescue RB 218, dengan jarak cukup jauh dari LKP. Yaitu 5,5 Nm atau sekitar 10 km dari lokasi kecelakaan.

''Tim Rescue RB 218 berhasil menemukan para korban dalam keadaan selamat pada titik koordinat 02°34'31"N 101°2'1"E dengan jarak 5,5 Nm arah timur dari LKP,'' sebut Leni.

''Seluruhnya ditemukan dalam keadaan selamat, langsung kita evakuasi ke Panipahan. Para korban tiba di Panipahan sekitar pukul 5.20 WIB pagi,'' ujar Leni.

RB 218 yang berukuran cukup besar tidak bisa langsung melabuh ke Panipahan. Karena saat kapal tiba selepas subuh hari, air dalam keadaan dangkal. Hingga lima korban dibawa dengan kapal kecil ke pelabuhan.

Laporan Hendrawan Kariman (Pekanbaru)

Editor : M. Erizal
#kapal karam #perairan sinaboi #rokan hilir #perairan selat malaka