BAGANSIAPIAPI (RP) - Tak dihadiri Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Bistamam maupun Wabup Jhony Charles, DPRD Rohil sepakat pelaksanaan rapat paripurna yang dijadwalkan berlangsung Senin (2/6/2025) akhirnya ditunda. Kepastian penundaan paripurna tersebut setelah tercapai kesepakatan kalangan dewan bersama perwakilan pemerintah daerah yang dihadiri Plh Sekdakab Drs H Ferry H Parya.
Selama rapat berlangsung, terjadi saling adu argumen dari anggota dewan menyikapi dilanjutkan atau kegiatan tersebut ditunda saja mengingat tidak hadirnya bupati dan wabup dalam waktu yang bersamaan. Anggota DPRD Fraksi Golkar, Darwis Syam mengungkapkan agar DPRD melayangkan surat ke Pemda terkait hal ini sehingga bisa ditindaklanjuti secepatnya.
"Perlu kiranya DPRD melayangkan surat ke pemerintah daerah untuk menyikapi hal ini," kata Darwis.
Diketahui ada tiga agenda dalam rapat paripurna yang sedianya digelar hari ini tersebut. Pertama, Penyampaian Rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Rohil tahun anggaran 2024 oleh Banggar DPRD.
Kedua, Penyampaian Laporan Akhir Pansus RPJPD Kabupaten Rohil 2025-2045 oleh pansus DPRD sekaligus pengambilan keputusan. Ketiga, Penyampaian Rancangan Awal (Ranwal) RPJMD Rohil 2025 2029.
Anggota DPRD Fraksi PKS, Herkoni mengharapkan agar kepala daerah bisa hadir dalam kegiatan paripurna.
"Harusnya hadir dan jika tidak bisa harusnya ada konfirmasi dari Pak Sekda, bukan hari ini alasannya disampaikan , apalagi suratnya menyusul," kata Herkoni.
Dirinya juga menegaskan bahwa fraksi mendorong agar dapat ditunda pelaksanaannya. Anggota dewan dari Demokrat, Jasrul turut menegaskan agar kegiatan paripurna dengan agenda tersebut dijadwalkan kembali.
"Kalau disusun lagi jadwalnya mohon disingkronkan , sehingga pada waktu pelaksanaanya agar dapat dihadiri bersama," tukasnya.
Anggota DPRD Amansyah secara khusus menyoroti agenda penyampaian laporan akhir pansus RPJPD Rohil 2025-2045 yang menurutnya belum melalui penyampaian pendapat fraksi-fraksi.
"Sehingga saya meminta dijadwalkan ulang untuk penyampaian pandangan, fraksi terlebih dahulu," katanya.
Sementara menyangkut agenda paripurna dirinya menyerahkan kepada keputusan dari pimpinan.
Plh sekdakab Rohil Drs Fery H Parya menyampaikan pihaknya akan berkomunikasi dengan Bupati dan Wabup Rohil untuk lebih lanjut sehingga tidak bisa memberikan kepastian mengenai kapan pelaksanaan paripurna nantinya bisa dihadiri bersama-sama.
"Saya tentunya sulit menetapkan tanggal berapa, mohon waktu untuk berkomunikasi terlebih dahulu sehingga nantinya ada bayangan kapan kira-kira bisa," katanya.
Dengan berbagai saran dan masukan yang berkembang, akhirnya Ketua DPRD Rohil menetapkan sidang paripurna dengan agenda yang ada akan digelar pekan depan.
"Saran teman teman diterima, kita jadwlakan kembali dan sekwan juga akan berkomunikasi lebih lanjut dengan bupati," kata Ilhammi.
Namun mengenai kepastian hari apa digelar, Ilhammi menyebutkan karena Senin pekan depan atau 9 Juni yang merupakan cuti bersama maka dijadwalkan paripurna pada Selasa (10/6/2025).
"Namun untuk kepastiannya, komunikasi terus dijalankan nantinya," kata Ilhammi.(fad)
Editor : Edwar Yaman