Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Mual, Muntah, Pusing, dan Diare, Warga yang Diduga Keracunan Makanan Massal Dijenguk Bupati Rohil di Rumah Sakit

Zulfadli • Senin, 14 Juli 2025 | 19:00 WIB
Bupati Rohil H Bistamam membezuk warga Tanjung Medan yang dirawat di RSUD dr RM Pratomo Bagansiapiapi, Senin (14/7/2025).
Bupati Rohil H Bistamam membezuk warga Tanjung Medan yang dirawat di RSUD dr RM Pratomo Bagansiapiapi, Senin (14/7/2025).

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) - Sejumlah warga yang diduga mengalami keracunan di daerah Kecamatan Tanjung Medan, Rokan Hilir (Rohil) terpaksa dilarikan ke RS dr RM Pratomo Bagansiapiapi.

Senin (14/7/2025), beberapa pasien tersebut dirawat di rumah sakit plat merah tersebut. Mengetahui warganya dirawat, Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Bistamam, melakukan bezuk ke RSUD RM Pratomo, Bagansiapiapi.

Hal ini ini dilakukan sebagai respons cepat terhadap peristiwa dugaan keracunan massal yang menimpa puluhan warga, khususnya ibu-ibu pengajian di Kecamatan Tanjung Medan tersebut.

Bupati tetap menyempatkan diri menjenguk langsung para korban yang tengah menjalani perawatan medis intensif.

"Alhamdulillah, meski di tengah jadwal yang cukup padat, saya bisa menyempatkan waktu untuk menjenguk langsung para pasien yang dikabarkan mengalami dugaan keracunan makanan saat kegiatan wirid malam di Tanjung Medan," kata bupati.

Dalam kunjungan tersebut, bupati diterima hangat oleh pihak keluarga pasien dan tenaga kesehatan yang tengah bertugas.

Menurut keterangan pihak keluarga pasien, insiden dugaan keracunan makanan terjadi saat berlangsungnya acara pengajian rutin di rumah salah satu warga di Simpang Tugu, Desa Tanjung Medan Kecamatan Tanjung Medan.

Puluhan orang mulai dari anak-anak hingga orang tua mengalami gejala keracunan berupa mual, muntah, pusing, hingga diare.

"Kami turut prihatin atas kejadian ini dan telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan agar segera melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti penyebab keracunan. Jika terbukti berasal dari bahan makanan yang terkontaminasi, maka perlu ada tindakan preventif agar kejadian serupa tidak terulang,” kata Bupati Bistamam.

Sebagai bagian dari upaya penanganan krisis, Bupati Rohil juga menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan dan OPD terkait untuk segera membentuk tim tanggap darurat terpadu.

Tim ini bertugas tidak hanya untuk penanganan medis, tetapi juga untuk investigasi lapangan serta memberikan edukasi terkait keamanan pangan di lingkungan masyarakat.

Bupati juga berpesan kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang, tidak terpengaruh oleh informasi yang simpang siur, dan memercayakan proses penanganan kepada instansi resmi yang berwenang.

Ia menegaskan bahwa pemkab berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi krisis yang menyentuh aspek keselamatan publik.

“Kita tidak hanya menjenguk, tapi juga memastikan bahwa sistem penanganan berjalan dan korban benar-benar dilindungi. Tidak boleh ada warga yang terabaikan," katanya.

Laporan Zulfadhli (Bagansiapiapi)

Editor : M. Erizal
#keracunan makanan #bupati rohil #keracunan massal