Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Kabut Asap Karhutla, Warga di Dusun Mekar Jaya, Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri Rohil Mengungsi

Zulfadli • Senin, 21 Juli 2025 | 17:05 WIB
Pj Penghulu Rantau Panjang Kiri, Jefrianto dan tim gabungan bersama dengan warga yang mengungsi karena dampak kabut asap di Dusun Mekar Jaya di sela penyerahan bantuan, Senin (21/7/2025).
Pj Penghulu Rantau Panjang Kiri, Jefrianto dan tim gabungan bersama dengan warga yang mengungsi karena dampak kabut asap di Dusun Mekar Jaya di sela penyerahan bantuan, Senin (21/7/2025).

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) - Kabut asap yang disebabkan dari peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai muncul menyelimuti wilayah Rokan Hilir (Rohil).

Dari pantauan yang dilakukan, Senin (21/7/2025), pemandangan di jalan-jalan, lingkungan tempat tinggal dan areal perkantoran di Batu Enam Bagansiapiapi diselimui kabut mulai dari pagi hingga siang ini.

Warga yang melintas di jalanan mulai ada yang memakai masker. Banyaknya warga yang terlihat memakai masker merupakan respons terhadap kehadiran kabut asap belakangan ini.

Salah seorang warga Bagansiapiapi, Rosna mengeluhkan kondisi kabut asap dan bau udara yang tercium seperti bau abu atau bekas terbakar.

"Dalam sehari ini udaranya sudah bau, bau bekas kebakaran gitu, sudah menganggu pernapasan," kata Rosna. Dirinya mengkhawatirkan kondisi itu akan berdampak lebih buruk bagi kesehatan masyarakat terutama bagi anak-anak dan balita.

"Kami harap pemadaman kebakarannya dapat diselesaikan agar tidak ada kabut asap lagi," keluhnya.

Warga lainnya Hendri juga mengaku khawatir dengan kondisi yang tengah terjadi di Rohil pada saat ini.

"Ini alamat kalau tak hujan, semakin parah nanti kabutnya," kata Hendri.

Terpisah informasi diperoleh kabut asap menimbulkan dampak dengan terjadinya warga yang mengungsi di wilayah kecamatan Kubu.

Hal ini dibenarkan Pj Penghulu Rantau Panjang Kiri, Kubu, Jefrianto, Senin (21/7/2025).

"Ada lima KK warga kami yang berada di Dusun Mekar Jaya, Rantau Panjang Kiri yang memilih mengungsi," kata Jefrianto.

Lima KK tersebut terangnya tinggal di lingkungan ladang yang dekat dengan sebaran asap sehingga khawatir dengan keselamatannya, warga memilih mengungsi ke tempat kerabatnya masing-masing.

"Memang kabut asap cukup tebal, dan sejauh ini tidak ada korban tapi sudah ada warga yang terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih nyaman," kata Jefrianto.

Menyikapi kondisi yang terjadi tambahnya pihak kepenghuluan juga melakukan aksi pembagian masker bagi masyarakat.

Begitu juga pemberian bantuan sembako bagi yang terdampak, dan untuk warga yang mengungsi terangnya juga telah diberikan sembako tersebut.

Ia menerangkan kejadian karhutla sendiri umunya sudah padam tapi dampak asap yang timbul mulai menyulitkan warga untuk melakukan aktifitas dengan baik, diperparah dengan kondisi cuaca yang sedang panas pada saat ini.

"Upaya dari TNI, Polri dan lain-lain terus berjalan ya begitu juga dari pemerintahan kepenghuluan, kami mengajak mari bersama berdoa supaya cepat turun hujan karena jarak pandang menjadi terganggu karena kabut asap ini," katanya.

Laporan : Zulfadhli (Bagansiapiapi)

Editor : M. Erizal
#karhutla rohil #kabut Asap #warga mengungsi #rohil