Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pencarian Korban Hilang di Sungai Rokan Masuki Hari Keempat, Areal Pencarian Diperluas

Zulfadly • Selasa, 29 Juli 2025 | 20:43 WIB
Tim SAR Unit Bagansiapiapi saat menyisiri Sungai Rokan melakukan pencarian korban.
Tim SAR Unit Bagansiapiapi saat menyisiri Sungai Rokan melakukan pencarian korban.

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) - Tim gabungan yang melakukan pencarian Tarmisi (39), warga Kepenghuluan Labuhan Tangga Hilir, Bangko yang hilang di sungai Rokan memperluas areal pencarian dengan harapan dapat menemukan keberadaan korban. Hal itu dikatakan Kepala Unit SAR Bagansiapiapi, Dhoni, di Bagansiapiapi, Selasa (29/7/2025).

"Untuk areal pencarian telah diperluas, personel menyisiri sepanjang aliran Sungai Rokan yang dilakukan pada hari ini," ujar Dhoni.

Penyisiran dilakukan baik di tempat diduga berkaitan dengan kejadian hilangnya korban, terus ke aliran Sungai Rokan terutama di daerah berdekatan dengan Pulau Pedamaran-Sungai Rokan.

 Baca Juga: Terkait Aktivitas PETI, Bupati Suhardiman Amby Keluarkan Surat Edaran, Ini Poin-poinnya

Namun sejauh ini, terangnya, keberadaan korban tetap masih belum ditemukan. Baik Tim Gabungan bersama SAR Unit maupun masyarakat nelayan yang turut membantu pencarian, belum ada petunjuk sama sekali diduga keberadaan korban  di mana.

Dhoni menyebutkan pencarian itu merupakan upaya untuk memastikan mengenai korban yang hilang, namun jika melihat dari kondisi yang terjadi dirinya meyakini bahwa korban hilang karena diserang buaya.

"Ya, diyakini diserang buaya. Sebelum ini juga sudah beberapa kali kejadian orang diserang buaya pada saat beraktivitas di pinggiran Sungai Rokan," kata Dhoni.

 Baca Juga: Terkait PT DNP, Jawa Pos Nilai Klaim Nany Widjaja Tidak Berdasar dan Menyesatkan

Dengan pencarian yang dilakukan hari ini, maka pencarian telah masuk pada hari keempat.  Dhoni menyebutkan jika mengacu pada standar operasi pencarian, maka kegiatan berlangsung selama sekitar tujuh hari dan bisa diperpanjang dengan pertimbangan tertentu. Namun jika tidak, maka pencarian bila sampai sepekan tak menemukan keberadaan korban, atau petunjuk-petunjuk baru maka pencarian akan ditutup atau dihentikan.

Sebelumnya Tarmisi (39) warga Kepenghuluan Labuhan Tangga Hilir, Bangko pergi mencari udang di Sungai Rokan yang berada di daerah Batu 8, Kepenghuluan Bagan Punak Meranti, Bangko, Sabtu (26/7/2025). Salah seorang tetangga korban, Pandi merasa ada hal yang tak beres, setelah melihat korban tak kunjung pulang pada siang harinya. Pandi kemudian bersama sejumlah warga melakukan pencarian korban, yang pada saat pencarian mereka menemukan alat tangguk yang biasa dipergunakan korban tergeletak di tepian Sungai Rokan tersebut.

 Baca Juga: Raup Untung Ratusan Juta, Kualitas Beras yang Dioplos Jadi Premium Setara Pakan Ternak

Pandi secara terpisah mengungkapkan dirinya pun meyakini bahwa hilangnya korban besar kemungkinan karena diserang buaya.

"Beberapa tahun lalu juga pernah kejadian, ada warga yang mencari udang, diserang buaya," katanya. Kejadian itu terangnya lagi hampir sama dalam artian keberadaan korban tidak kunjung ditemukan. (fad)

 

 

 

Editor : Edwar Yaman
#Pencarian Korban Hilang #sungai rokan #Areal Pencarian Diperluas