Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Korban Hilang Belum Ditemukan, Tim Sisir Tepian Sungai Rokan Kabupaten Rohil

Zulfadli • Kamis, 31 Juli 2025 | 21:25 WIB

 

Personil gabungan mengamati tepian Sungai Rokan dalam operasi pencarian korban yang diduga hilang di sungai Rokan, diduga diserang buaya, Kamis (31/7/2025).
Personil gabungan mengamati tepian Sungai Rokan dalam operasi pencarian korban yang diduga hilang di sungai Rokan, diduga diserang buaya, Kamis (31/7/2025).

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) - Operasi pencarian warga bernama Tarmisi (39) yang diduga hilang di Sungai Rokan, masih terus dijalankan oleh tim gabungan. Namun hasilnya masih sama seperti pada pencarian yang telah dilakukan sejak awal yakni keberadaan korban masih belum ditemukan.

"Hingga hari keenam pencarian koban masih nihil," kata Kepala Unit SAR Bagansiapiapi, Dhoni, Kamis (31/7/2025). Dhoni menerangkan upaya pencarian telah dijalankan selama beberapa hari secara berkelanjutan sejak hari perginya korban dan dinyatakan hilang.

Diimana korban dilaporkan hilang pada Jumat (26/7/2025). sebelumnya Tarmisi, warga Kepenghuluan Labuhan Tangga Hilir, Kecamatan Bangko tersebut pergi dari rumah untuk mencari udang mengunakan tangguk. Seorang tetangga korban, Pandi menyampaikan bahwa Tarmisi berangkat dari rumah untuk menangguk udang di sungai Rokan.

Diterangkan Dhoni pada kegiatan pencarian diawali dengan briefing, setelah itu dilanjutkan dengan penyisiran di Sungai Rokan. Pada awal pencarian, penyisiran dilakukan sejauh tiga Nautical Mile (NM) ke arah hulu dan hilir sungai dari Last Know Position (LKP), menggunakan KN 402 dan dua kapal nelayan.

"Pada awal pencarian hasilnya nihil sampai saat ini," kata Dhoni. Sementara terangnya untuk areal pencarian terus diperluas, yang sebelumnya lebih kurang tiga NM, diperluas menjadi lebih kurang lima NM dengan dibantu adanya armada dari kapal Polairud Polres Rohil. Begitu juga pada hari keempat, pencarian diperluas lebih dari 6 NM dari titik LKP.

Begitu juga untuk pencarian hari keenam pencarian dilakukan ke sejumlah titik, dengan areal pencarian diperluas. "Tidak hanya menyisiri sungai mengunakan armada laut, tim juga menyisir darat di tepian sungai," kata Dhoni.

Ia menegaskan meskipun upaya pencarian menjadi hal yang prioritas namun bagi tim yang bertugas tetap diingatkan agar berhati-hati pada saat melakukan penyisiran. Karena jika abai bisa saja bahaya mengintai sewaktu-waktu mengingat kerawanan terjadinya serangan buaya di daerah tersebut.

Dhoni menambahkan upaya pencarian sesuai dengan prosedur dilakukan selama tujuh hari, dan dapat diperpanjang jika diperlukan. "Jika tidak maka ops pencarian akan diakhiri," katanya.

Laporan : Zulfadhli (Bagansiapiapi)

Editor : M. Erizal
#korban hilang belum ditemukan #sungai rokan #pencarian korban #sar