BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) -- Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Rio Firdianto mengunjungi Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Selasa (5/8/2025). Wakil Bupati (Wabup) Rohil Jhonny Charles BBA MBA bersama dinas terkait dari pemerintah daerah turut menyambut kehadiran pangdam ke Negeri Seribu Kubah.
Kehadiran pangdam itu mendapatkan apresiasi dari wabup Jhony Charles. "Atas nama pemerintah daerah kami menyampaikan apresiasi dan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pangdam Mayjen TNI Rio Firdianto dan juga Danrem Brigjen Sugiyono ke Rohil. Ini merupakan bentuk perhatian yang diberikan bagi daerah ini," kata Jhony Charles.
Ia menilai, kehadiran pimpinan TNI di daerah merupakan bentuk nyata dukungan terhadap sinergi antara pemerintah daerah dan aparat dalam menjaga ketertiban serta memperkuat ketahanan wilayah.
Kunjungan tersebut juga menjadi momentum strategis untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan institusi TNI dalam mendukung pembangunan daerah, terutama di sektor pertahanan, keamanan, dan kemasyarakatan.
Selain menyambut kunjungan, Wabup Jhonny Charles, juga turut mendampingi kegiatan yang dilakukan jajaran TNI selama berada di Rohil termasuk peninjauan lokasi terjadinya karhutla dan berdialog dengan masyarakat.
"Pemerintah Kabupaten Rohil berharap sinergi ini dapat terus ditingkatkan guna mewujudkan stabilitas yang kondusif bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan," katanya.
Wabup juga menyampaikan bahwa peristiwa karhutla di Rohil memang tengah menjadi perhatian berbagai pihak. Hal itu dibuktikan dengan turunnya Menteri Lingkungan Hidup (LH) RI ke Rohil beberapa waktu lalu. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah telah mengambil langkah sesuai dengan prosedur yang diperlukan dalam menyikapi kejadian karhutla tersebut. "Kami tetap optimis seluruh kejadian karhutla dapat ditanggulangi," katanya.
Diketahui salah satu titik lokasi yang menjadi perhatian dari kunjungan pangdam adalah di wilayah Kecamatan Kubu Babussalam. Di Kubu Babussalam memang sempat terjadi peristiwa karhutla yang cukup luas, setidaknya lebih dari 100 hektare telah terbakar di wilayah tersebut.
Meskipun pada saat itu tidak ada lagi api yang menyala namun bekas-bekas sisa kebakaran masih jelas. Asap tipis masih menyebar, di tengah hembusan angin yang cukup kencang.
Pangdam menyempatkan diri melakukan aksi pemadaman, sebagai bentuk aksi nyata dan dukungan moril terhadap kegiatan pemadaman yang telah dilakukan dengan sungguh-sungguh oleh personel gabungan selama ini.
"Terkait kunjungan ini saya diperintah langsung dari Panglima TNI atas arahan presiden," kata pangdam kepada media. Ia menerangkan perintah panglima itu sesuai dengan arahan dari presiden, agar turun langsung ke lapangan dan memastikan bahwa penanganan karhutla di Riau telah berjalan baik.
Dalam rangkaian memastikan penanganan itu dirinya telah berkoordinasi dengan BNPB Pusat dan pihak terkait, menyikapi optimalisasi penanganan karhutla yang telah dan sedang dilakukan. Sehingga diharapkan dapat berjalan lebih optimal lagi. Dirinya menegaskan agar penanganan yang sedang dilakukan dapat berjalan dengan baik dan tuntas. Pangdam juga mengajak agar tidak ada lagi aksi pembakaran lahan.
Editor : Rinaldi