Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Rohil Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi

Zulfadli • Senin, 8 Desember 2025 | 16:35 WIB
Bupati Rohil H Bistamam didampingi Sekdakab H Fauzi Efrizal MSi.
Bupati Rohil H Bistamam didampingi Sekdakab H Fauzi Efrizal MSi.

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Menyikapi kondisi kerawanan bencana yang terjadi di sejumlah daerah di tanah air, khususnya di Sumatera, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) resmi menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi.

“Ya sesuai dengan SK Bupati Nomor 751/BPD/205, tentang Penetapan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi,” kata Bupati Rohil H Bistamam pada saat rapat Pemprov Riau dan bupati/walikota se-Riau, Senin (8/12/2025).

Ia menerangkan dengan penetapan itu maka diharapkan sebagai upaya strategis, menyikapi langkah-langkah dan kesiapan penangganan bencana yang rawan terjadi.

Dirinya menyebutkan, perlunya langkah yang komprehensif terkait kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

Selain itu, pemerintah daerah juga telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 162 Tahun 2025 mengenai upaya antisipatif terhadap potensi banjir.

"Peningkatan debit air di wilayah hulu, khususnya di Kabupaten Rokan Hulu, telah terkonfirmasi melalui koordinasi dengan perangkat daerah setempat. Kenaikan permukaan air di hulu, akan berdampak langsung pada wilayah hilir sehingga membutuhkan kewaspadaan dan kesiapan maksimal dari seluruh pemangku kepentingan di Rohil," katanya.

Bupati turut menyoroti kondisi meteorologis di wilayah pesisir yang mengalami intensitas angin kencang dan hujan lebat.

Untuk menghindari risiko keselamatan, pemerintah daerah telah mengimbau seluruh nelayan agar menunda aktivitas melaut hingga akhir Desember.

Ia menambahkan dalam rangka memastikan terpenuhinya kebutuhan bagi para nelayan selama masa pembatasan aktivitas tersebut, Pemkab Rohil telah menyalurkan bantuan paket sembako bagi masyarakat nelayan.

Diketahui wilayah Rohil cukup terdampak dari bencana hidrometeorologi, atau yang terjadi akibat interaksi faktor cuaca (meteorologi) dan air (hidrologi) tersebut.

Dimana sempat terjadi, kasus nelayan hilang kontak saat melaut di perairan Rohil. Terdapat sembilan nelayan yang dilaporkan hilang dan berhasil ditemukan dalam keadaan selamat semuanya.

Selain itu juga ada kasus dua nelayan asal Bagansiapiapi yang hilang dan sampai sekarang tidak ditemukan sementara operasi pencarian yang telah berlangsung sepekan akhirnya dihentikan.

Ada pula kejadian ditemukannya sejumlah mayat yang mengapung di perairan Panipahan, yang diduga merupakan korban hanyut dari wilayah bencana di propinsi Sumut atau Aceh. (fad)

Editor : M. Erizal
#pemkab rohil #Bencana hidrometeorologi #Status Siaga Darurat Bencana #Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi