Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Terjadi Lagi, Buaya Seret Warga di Rohil dan Menghilang Dalam Air, Saat Ditemukan Jasad Korban Penuh Luka Gigitan

Zulfadli • Kamis, 11 Desember 2025 | 19:05 WIB

Kondisi korban yang tewas diserang buaya, saat dievakuasi pihak medis, di wilayah kepenghuluan Labuhan Papan Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan (TPTM), Rabu (10/12/2025) malam.
Kondisi korban yang tewas diserang buaya, saat dievakuasi pihak medis, di wilayah kepenghuluan Labuhan Papan Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan (TPTM), Rabu (10/12/2025) malam.


TANJUNG MELAWAN (RIAUPOS.CO) – Peristiwa serangan buaya terhadap manusia kembali terjadi di Rokan Hilir (Rohil). Kali ini di wilayah perairan di Kepenghuluan Labuhan Papan Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan (TPTM).

Korban serangan buaya seorang petani bernama Darmen (30). “Kejadiannya di daerah Pertanahan, sebuah wilayah perkampungan trans, di Kepenghuluan Labuhan Papan,” kata seorang warga TPTM, Rahmad, Kamis (11/12/2025).

Kejadian yang menimpa korban terang Rahmad diketahui dari rekan korban yang saat kejadian bersama dengan korban.

Saat itu korban bersama temannya Azid dan Riki baru saja memanen sawit di kebun milik seseorang Bernama Nababan sampai tiba-tiba Darmen mengalami serangan secara mendadak.

Terpisah, Kapolsek TPTM Ipda Boni Sagala melalui Kanit Reskrim Aipda Joan Kurniawan SH menyebutkan kejadian yang menimpa korban berlangsung setelah memanen sawit.

“Setelah memanen mereka masuk ke parit untuk merendam berondolan TBS sawit,” ujar Aipda Joan, Kamis (11/12/2025).

Saat merendam itu, tak disangka ada buaya di dalam parit bekas galian alat berat atau parit bekoan itu pada Selasa (9/12/2025) sore. Menurut Aipda Joan, tak lama setelah masuk parit bekoan, tiba-tiba korban tak terlihat lagi.

“Kedua rekannya berusaha mencari namun tak menemukan korban di parit,” kata Aipda Joan.

Tak berapa lama, mereka justeru melihat korban sudah berada di seberang parit, sedang diseret oleh seekor buaya berukuran besar.

Melihat itu keduanya mengejar dan berusaha menarik tubuh korban tapi tak bisa mengalahkan kekuatan buaya, yang berhasil menyeret tubuh korban ke dalam air dan menghilang.

Kejadian itu dilaporkan ke pihak keluarga dan pihak terkait. Selanjutnya dilakukan pencarian melibatkan berbagai pihak, sampai akhirnya korban ditemukan dalam keadaan tewas, pada Rabu (10/12/2025) malam.

“Sekitar pukul 21.30 WIB, warga yang masih melakukan penyisiran menemukan jasad korban tak jauh dari lokasi awal kejadian,” kata Aipda Joan.

Kondisi tubuh korban didapati luka-luka akibat gigitan buaya yang terdapat di bagian paha, perut serta kepala. Jenazah kemudian dievakuasi menggunakan boat ke kawasan Pertanahan dekat rumah duka.

Terkait kejadian itu terang kanitreskrim, pihpak keluarga korban menolak dilakukan otopsi dan menerima bahwa korban meninggal akibat serangan hewan buas. Korban selanjutnya dibawa untuk dimakamkan di kampung halamannya di Kisaran, Sumut.

Kasus serangan buaya yang berujung dengan tewasnya korban ini, menambah panjang kejadian serupa di Rohil pada tahun 2025 ini.

Berdasarkan catatan Riau Pos, terdapat sejumlah kasus serangan buaya, dengan tingkat fatalitas berbeda mulai dari luka hingga berujung dengan kematian.

Diantaranya satu kasus menimpa seorang warga Kepenghuluan Labuhan Tangga Hilir, Bangko bernama Tarmisi (39) hilang diduga diserang buaya.

Upaya pencarian yang dilakukan tim gabungan tak membuahkan hasil. Korban diserang di sebuah tangkahan di daerah Batu Enam, Bagansiapiapi.

Selain itu ada kasus serangan dengan korban tewas, korban Supriadi, terjadi pada Maret 2025, selanjutnya seorang korban tewas Anuar (70) di daerah Bangko Kiri Kecamatan angko Pusako pada April 2025.

Kejadian lain di Kecamatan Kubu, pada Jumat (21/3/2025) dengan korban seorang anak Fi (10).

Selain itu terjadi serangan buaya terhadap korban Herianto alias Atan warga Kelurahan Teluk Pulau Hulu, Rimba Melintang tewas diserang buaya saat mencari ikan di aliran sungai Rokan Sabtu (29/3/2025).

Pada Ahad (2/3/2025) malam, seorang pelajar putri, Keysia (9) di serang buaya saat berjalan pulang ke rumahnya di Kelurahan Bangko Kiri, Kecamatan Bangko Pusako.beruntung korban berhasil selamat setelah ditolong ibunya.

Sebelumnya Kepala Unit SAR Rohil Dhoni menuturkan kejadian serangan buaya memang rawan di Rohil terutama di aliran Sungai Rokan.

Menurutnya hal itu perlu disikapi oleh masyarakat terutama nelayan yang melakukan aktifitas di perairan sungai tersebut. “Sebenarnya imbauan sudah sering dilakukan pihak-pihak terkait namun memang aktifitas masyarakat di sungai tetap ada,” katanya.

Interaksi masyarakat dengan sungai itu tidak terlepas dari ketergantungan baik untuk mobilitas transportasi, pengangkutan barang, maupun aktifitas melaut terutama mencari ikan dan udang. (fad)

Editor : M. Erizal
#tewas diterkam buaya #buaya rohil #diserang buaya #serangan buaya